Kamis, 23 Januari 2020

Konferensi Pers Terkait Perkembangan Kasus Balita Yusuf



Wakapolresta Samarinda AKBP Dedi Agustono S.I.K., M.H., Kasat Reskrim Kompol Damus Asa S.H., S.I.K., dan Dokter Forensik RSUD A.W. Syahranie Dr. Kristina melaksanakan konferensi pers terkait perkembangan kasus balita Yusuf di ruang vicon Polresta Samarinda.



Hasil perkembangan kasus Balita Yusuf, Polresta Samarinda saat ini telah menetapkan 2 orang tersangka yaitu M dan TS setelah hasil tes DNA memastikan bahwa korban adalah Ahmad Yusuf Gozali. M dan TS merupakan pengasuh di Yayasan tempat Yusuf dititipkan kemudian ditetapkan sebagai tersangka karena kelalaiannya dalam menjaga Yusuf sehingga menyebabkan korban hilang dan ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

M dan TS disangkakan melanggar pasal 359 KUHP "Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun.”



Dr. Kristina menyampaikan hasil pemeriksaan visum yang telah dilakukan tidak menunjukan adanya luka - luka maupun tanda - tanda kekerasan. " Pemeriksaan dari awal yang saya lakukan pada tanggal 8 Desember 2019, memang dari tulang leher pertama dari bagian paling atas sampai ke ruas - ruas itu tidak ditemukan adanya patahan tulang maupun bekas tulang yang dipatahkan", jelas Dr. Kristina

Dari pemeriksaan DNA, hasilnya memang identik bahwa jenazah yang diperiksa itu adalah Ahmad Yusuf Gozali putra dari Bapak Bambang Sulistyo. Dari hasil pemeriksaan jenazah juga ditemukan benda - benda seperti pasir, daun, ranting pohon dan ditemukan sisik hewan reptil di paha sebelah kanan. Namun Dr. Kristina tidak dapat memastikan apakah jenazah tercabik karena kondisi jenazah yang sudah membusuk dan jaringan - jaringannya sudah hancur.

"Dari hasil tes DNA, hasil gelar perkara dan pemeriksaan saksi - saksi, Polresta Samarinda menetapkan tersangka karena kelalaian petugas yang ada ditempat penitipan tersebut", jelas Wakapolresta Samarinda



Wakapolresta Samarinda juga menjelaskan meskipun saat ini telah ditetapkan 2 orang tersangka namun kasus ini belum ditutup dan masih terus dikembangkan. "Apabila dari masyarakat memiliki informasi terkait kasus ini tolong disampaikan kepada kami sambil kita mencari fakta - fakta terbaru". Tutup Wakapolresta Samarinda

Polisi Sahabat Anak Sat Lantas Polresta Samarinda


Anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus dibekali kedisiplinan dan juga pengetahuan untuk menjadi bekal dalam menempuh masa depan. Polri yang bertugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat juga memiliki andil dalam menumbuhkan kedisiplinan kepada anak sejak usia dini.

Polresta Samarinda melalui Satuan Lalulintas dengan program Polisi Sahabat Anak yang aktif memberikan edukasi tentang lalulintas dan keselamatan berkendara kepada anak - anak usia dini. Edukasi ini bisa diberikan langsung kepada siswa siswi yang berkunjung ke Polresta Samarinda maupun dari Satuan Lalulintas yang berkunjung ke sekolah - sekolah.



Pagi tadi, Kamis (23/01/2020) Satlantas Polresta Samarinda dipimpin Kanit Laka Lantas Ipda Henny Merdekawati melaksanakan kunjungan ke TK Fastabiqhul Khairat Jl A. Wahab Syahranie Kota Samarinda, Kalimantan  Timur. Wajah ceria anak anak TK terlihat jelas menyambut kedatangan Bapak dan Ibu Polisi yang datang menggunakan motor Patroli dan Mobil Patroli Lalulintas.


Anak-anak di TK Fastabiqhul Khairat diajarkan bagaimana berkendara yang baik dan benar serta menaati rambu-rambu lalu lintas seperti tanda parkir, berhenti, tidak boleh putar balik dan lain lain. Para anak - anak TK ini kemudian mempraktekannya secara langsung dengan mengendarai sepedanya masing-masing mengelilingi lapangan TK, kemudian personel menunjukkan berbagai rambu - rambu lalulintas dan menunjukkan fungsi rambu tersebut.

“Sedari kecil mereka harus ditanamkan sifat patuh dan disiplin, melalui kegiatan ini juga diharapkan mereka dapat mengenal dan mengetahui rambu lalulintas dan keselamatan berkendara”. Ungkap Ipda Henny.

Polsek Sungai Pinang Berhasil Ungkap Kasus Curanmor di Bengkuring


Unit Reskrim Polsek Sungai Pinang berhasil mengamankan tersangka pencurian motor yang beraksi di Bengkuring pada tanggal 6 Desember 2019  lalu. Personel mengamankan tersangka AS dan DD beserta barang bukti 1 unit sepeda motor Yamaha Lexy.

Tersangka AS dan DD mengambil sepeda motor milik Korban Abdul Rasyid yang diparkirkan di depan Ruko Bangunan CV. Permai Jaya kurang dari 10 menit setelah korban masuk kedalam ruko. Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian sebesar Rp. 20.000.000,-.

Kedua tersangka disangkakan melanggar Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan diancam hukuman pidana penjara maksimal 7 tahun.

Rabu, 22 Januari 2020

Kapolresta Samarinda Mengikuti Rapat Koordinasi yang dipimpin Kepala BNPB di Kantor Gubernur



Rabu (22/1/2020), Usai melaksanakan peninjauan langsung ke lokasi banjir , Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman S.I.K., M.Si mengikuti rapat koordinasi yang dipimpin Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo dan Gubenur Kaltim H. Isran Noor di ruang Tepian 1 Kantor Gubernur Kaltim.



Kepala BNPB mengucapkan Terimakasih kepada Provinsi Kalimantan Timur saat musim kemarau bisa mencegah kebakaran yang besar padahal Provinsi Kaltim merupakan daerah yang rawan kebakaran. Kedatangan tim BNPB juga dalam rangka mengecek kesiapan Kaltim  dalam menyambut Ibu Kota Negara, apa yang menjadi ancaman atau bencana rawan di calon Ibu Kota dapat kita pelajari sehingga nanti dapat kita cegah bersama.



Selanjutnya Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo memberikan bantuan berupa dana siap pakai penanganan darurat bencana sebesar Rp. 500.000.000,- kepada Walikota Samarinda H. Syaharie Jaang secara simbolik setelah rapat.



Kapolresta Samarinda Dampingi Kepala BNPB Tinjau Dampak Banjir di Sambutan



Rabu (22/1/2020), Kepala BNPB RI  Letjen TNI Doni Manardo beserta rombongan tiba di Bandara Temindung.  Dengan di dampingi Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman, Gubernur Kaltim, Walikota Samarinda , Danrem 091/ASN , Dandim 0901/SMD dan Kepala BPBD Provinsi Kaltim  melakukan peninjauan dampak banjir yang menyebabkan gagalnya panen di jalan Pelita 6 Sambutan .



Untuk luas lahan yang mengalami gagal panen yaitu milik kelompok tani berkat usaha 20 hektar Bina usaha 15 hektar, Pelita Berkat Mandiri 14 hektar , Rachmat Abadi 16 hektar, dan Agro wisata 16 hektar jadi total keseluruhan ada 81 hektar. 

Dalam kesempatan ini Kepala BNPB langsung mengecek lokasi dan menemui warga kelurahan Sambutan yang terdampak banjir. " kehadiran saya disini untuk memastikan negara hadir , ketika warga Indonesia menjadi korban bencana alam  dan harus memberikan perhatian penuh", ucap Kepala BNPB 

Kepala BNPB juga menghimbau masyarakat untuk bersama menjaga lingkungan dan alam. " Jika kita menjaga alam, Insha ALLAH Alam akan menjaga kita", pesan Kepala BNPB.







RAPAT PARIPURNA DRPD KE 1 TAHUN 2020 TERBUKA DIKANTOR DRPD KOTA SAMARINDA



Bertempat di Gedung DPRD Kota Samarinda Lantai II Jl. Basuki Rahmat Samarinda Kota telah berlangsung Rapat Paripurna DPRD Kota Samarinda Masa Persidangan 1 tahun 2020 dengan agenda  hari jadi kota Samarinda ke 352 dan HUT Pemkot Samarinda ke 60 dengan Tema “Bersama Membangun Samarinda Menyongsong Ibu Kota Negara melalui Sumber Daya Manusia Unggul dan Maju” 


Yang Hadir dalam Rapat tersebut Forkopimda Kota Samarinda, Asisten 1 Prov Kaltim, Anggota DPRD Provinsi Kaltim , 45 Anggota DPRD Kota Samarinda, perwakilan Tamu undangan DPRD Kutim, Bontang, Paser, Kutai Barat, Berau, Balikpapan, Mahakam Hulu, Panajem Paser utara, Para Asiten Pemkot Samarinda, Para Kadis Pemkot Samarinda, dan Para Camat Se Kota Samarinda Serta para tamu undangan peserta sidang Terbuka Rapat Paripurna sidang ke 1 DPRD Kota Samarinda kurang lebih 600 orang


Rapat Paripurna Sidang terbuka selesai pukul 12.55 Wita  dengan situasi berjalan tertib, aman terkendali.


Polsek Samarinda Kota Berhasil Ungkap Kasus Curanmor



Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota menindaklanjuti laporan pencurian yang dialami korban Rahman Sagaga, warga Perumahan Pelita 7 Kec. Sambutan. Korban melaporkan bahwa motornya diparkir di teras rumah dalam keadaan terkunci stang dan sudah tidak ada ditempat sekitar pukul 15.30 hari Sabtu kemarin (20/1).

Dari hasil penyelidikan, personel berhasil mengamankan tersangka MS dengan barang bukti 1 unit sepeda motor Honda Scoopy. Saat melakukan penangkapan terhadap tersangka, personel juga mengamankan 1 unit sepeda motor Honda Vario yang merupakan hasil curian di wilayah Kabupaten Berau.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka MS mengaku telah beberapa kali menjual hasil curiannya ke wilayah kec. Muara Badak. Saat ini personel masih berkoordinasi dan melakukan pendalaman lebih lanjut.

Konferensi Pers Terkait Perkembangan Kasus Balita Yusuf Wakapolresta Samarinda AKBP Dedi Agustono S.I.K., M.H., Kasat Reskrim Kom...