Minggu, 16 Januari 2022

KAPOLRESTA SAMARINDA MENINJAU LANGSUNG PELAKSANAAN VAKSINASI UMUM DAN LANSIA YANG DI GELAR DI MAHA VIHARA SEJAHTERA MAITREYA BUDDHIST CENTRE

 


Polresta Samarinda - Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, S.I.K.,M.H.,M.Si meninjau langsung pelaksanaan Vaksinasi Umum dan Lansia yang di gelar di  Maha Vihara Sejahtera Maitreya Buddhist Centre Kalimantan Timur, JL. D.I Panjaitan Samarinda. Minggu ( 16/01/2022).


Dalam Kegiatan ini Kapolresta Samarinda didampingi beberapa Pejabat Utama,kegiatan ini bekerja sama dengan Yayasan Paramita foundation sebagai penyedia tempat untuk di gelarnya vaksinasi tersebut.


Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, S.I.K.,M.H.,M.Si mengatakan, kegiatan vaksinasi ini sudah berjalan sebelumnya, terutama pada lansia, meskipun untuk wilayah kota samarinda sudah memenuhi target 60% vaksinasi pada lansia kami akan terus melaksanakan vaksinasi khusus untuk lansia melalui progam Cari Jemput Antar “ CETAR” Polresta Samarinda.


“ Saat ini Kami Mengadakan Progaram CETAR yaitu kami akan menjemput  para lansia dan anak-anak yang belum melaksanakan vaksinasi dan mengantar nya ke lokasi vaksinasi untuk memudahkan para lansia dan anak-anak untuk melaksanakan vaksinasi, terutama bagi kelompok lansia karna paling rawan jika terjangkit virus maka dari itu kita beri perhatian khusus’.


“ Saya mengucapkan terimakasih kepada Yayasan Paramita Foundation yang sudah membantu untuk berjalannya kegiatan vaksinasi massal ini,Selain itu saya juga berterimakasih kepada para nakes yang sudah bekerja secara optimal untuk kegiatan vaksinasi di kota samarinda selama ini” ucap kapolresta Samarinda.


Kapolresta Samarinda Juga menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya kota samarinda Untuk Tetap mentaati Protokol Kesehatan dimana pun berada.


Selain para lansia, dalam kegiatan ini para personel juga memfasilitasi vaksinasi untuk anak-anak dan masyarakat umum, Sebanyak 1900 dosis vaksin yang akan di berikan kepada lansia, anak-anak dan juga masyarakat pada kegiatan vaksinasi tersebut.

JAGA SAMARINDA, KAPOLRESTA SAMARINDA PIMPIN LANGSUNG APEL CIPTA KONDISI OLEH TIM GABUNGAN DI LAPANGAN APEL MAPOLRESTA SAMARINDA

SAMARINDA – Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Ary Fadli, S.I.K., M.H. M.Si. memimpin langsung Apel Ops Cipta Kondisi yang digelar Polresta Samarinda Bersama Kodim 0901/SMD, Satpol PP Kota Samarinda dan Relawan Inafis Polresta Samarinda.


Apel Gabungan tersebut dilaksanakan di Lapangan Apel Mapolresta Samarinda, Jln. Slamet Riyadi, Kel. Karang Asam Ulu, Kec. Sungai Kunjang, pada Sabtu malam (15/01/2022).


Dalam arahannya Kapolresta Samarinda menyampaikan bahwa kegiatan cipkon malam ini dilaksanakan dalam rangka untuk mengantisipasi dan mengingatkan kepada seluruh masyarakat bahwa saat ini masih status pandemi covid-19. "Maka dari itu masyarakat wajib untuk mematuhi prokes yang sudah ditetapkan," ujar Kombes Pol. Ary.


"Ini juga dibarengi dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Polresta Samarinda untuk cipta kondisi sehingga situasi kamtibmas dapat terjaga aman dan kondusif," Tambahnya.


Pada hari Jumat lalu, tanggal 14 Januari 2022, ada salah seorang warga Samarinda yang meninggal dunia karena covid-19. "Ini perlu kita antisipasi dengan melakukan cipkon pada malam ini," tuturnya.


Bahwa Varian covid-19 jenis Omicron memiliki penularan cukup cepat, maka dengan melaksanakan cipkon malam ini untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut. 


"Dengan catatan bahwa dalam pelaksanaanya perlu diperhatikan cara menyampaikan kepada masyarakat secara humanis sehingga masyarakat dapat mengerti dan menerima dengan baik," tegas Kapolresta Samarinda 


Dapat dilihat disekeliling kita kehidupan masyarakat saat ini sudah hampir kembali normal. "Namun sesuai kesepakatan kita kegiatan masyarakat bisa berjalan dengan baik namun prokes harus dipahami dan dipatuhi masyarakat," ucap Kombes Pol. Ary.

 

Indonesia telah menduduki peringkat ke 2 di Asia tenggara terbanyak kasus omicron, Prediksi bulan Februari akan terjadi lonjakan. "Maka tugas kita menyampaikan prokes kepada masyarakat maupun penyedia tempat keramaian untuk disiplin menerapkannya," pungkasnya.


"Untuk sasaran pelaksanaan cipkon malam ini, kita Patroli ke beberapa tempat hiburan malam di Kota Samarinda untuk memastikan pelaksanaan Prokes sudah dijalankan dengan baik apa belum oleh penyedia tempat maupun masyarakat," terangnya.


Lebih lanjut Kapolresta Samarinda mengatakan, di Inmendagri Nomor 66 sudah diatur, beberapa tempat yang harus melaksanakan SOP yaitu akses masuk dan keluar dengan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. Yang kedua, jumlah masyarakat yang datang juga sebanyak 50% dari kapasitas tempatnya, dan sudah menerima vaksin.




"Jadi kegiatan ini bertujuan untuk mengecek apakah penyedia tempat hiburan tersebut sudah menggunakan akses masuk dan keluar pengunjung dengan aplikasi Peduli Lindungi dan melihat langsung Penerapan Protokol Kesehatan juga harus dijalankan dengan baik dan benar oleh Penyedia tempat maupun pengunjung," bebernya.

Sabtu, 15 Januari 2022

POLSEK PALARAN KEMBALI CETARKAN LANSIA KE MAKO BRIMOB KOMPI B SAMARINDA SEBERANG

 


Palaran-- Untuk mensukseskan program Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadly,S.I.K,MH,M.Si dalam percepatan pencapaian vaksinasi guna peningkatan Herd immunity lansia secara merata, Bhabinkamtibmas Polsek Palaran terus menjalankan program tersebut dengan mencari, menjemput dan mengantar para lansia untuk mengikuti vaksinasi di Mako Brimob kompi B Samarinda seberang jalan S.Hasanuddin Kelurahan Baqa.sabtu(15/01/21)


Kapolsek Palaran Kompol Roganda,S.H. Menuturkan jika Polri dalam hal ini Polsek Palaran terus menjalankan program Kapolresta Samarinda untuk mencari, menjemput dan mengantar (CETAR) para lansia untuk di vaksin,pada kesempatan ini warga lansia di bawa ke Mako Brimob kompi B Samarinda seberang untuk mengikuti vaksinasi secara masal yang di selenggarakan oleh Sat Brimob Polda Kaltim.


"Hari ini kami bawa tujuh orang lansia dari Palaran untuk di vaksin di Mako Brimob dan salah satunya diantaranya berusia 99 tahun" ucapnya


Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Andi Rifai,S.I.K,MSi mengatakan jika antusias warga untuk mengikuti vaksinasi secara masal sangatlah tinggi.

Pada kegiatan vaksin tersebut bukan hanya untuk lansia,namun juga untuk semua warga.

"Kami siapkan 2000 dosis untuk umum dan 500 dosis untuk lansia" jelasnya 


Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadly,S.I.K,MH,MSi. Yang juga hadir dalam kegiatan vaksinasi masal tersebut sangat mengapresiasi pelaksanaan vaksin masal tersebut.

Kapolresta juga menyempatkan diri untuk  berbincang-bincang dengan para lansia yang mengikuti vaksinasi.


Usai mengikuti vaksin,para lansia di beri bingkisan yang langsung diserahkan oleh Kapolresta Samarinda bersama Dan Sat Brimob Polda Kaltim sebagai wujud kepedulian kepolisian terhadap masyarakatnya dalam masa pandemi Covid-19.


"Kami sangat berharap pemerataan Herd immunity di Samarinda dapat tercapai melalui program CETAR ini, khususnya para lansia" ucap Kapolresta

POLSEK SAMARINDA ULU MELAKSANAKAN CETAR DAN MONITORING KEGIATAN VAKSINASI MASSAL

 

Polsek Samarinda Ulu - Sabtu, Tanggal 15 Januari 2022 Pukul 08.00 Wita bertempat di Folder Air Hitam Kec. Samarinda Ulu Kota Samarinda telah berlangsung *Vaksinasi Massal Covid - 19 Dosis 1 & 2 untuk Umum & Lansia dengan jenis Vaksin Sinovac, Astrazeneca dan Pfizer yang diselenggarakan oleh Kodim 0901/Smd*


Kapolsek Samarinda Ulu Akp Zainal Arifin, SH., Memerintahkan Jajaran Bhabinkamtibmas dan Personil Polsek Samarinda Ulu untuk mencari Lansia yang dimana wilayah nya belum mendapatkan Vaksinasi dengan adanya Program CETAR (Cari Jemput Antar) Anak dan Lansia diharapkan Vaksinasi di Kota Samarinda terpenuhi. 


Dimana pada Hari ini di Folder Air Hitam Kec. Samarinda Ulu Kota Samarinda telah berlangsung *Vaksinasi Massal Covid - 19 Dosis 1 & 2 untuk Umum & Lansia dengan jenis Vaksin Sinovac, Astrazeneca dan Pfizer yang diselenggarakan oleh Kodim 0901/Smd*, Bhabinkamtibmas Air Hitam dan Piket Intel langsung melaksanakan Pengamanan guna mencegah GK (Gangguan Kamtibmas) dan Memberikan Himbauan Prokes (Protokol Kesehatan) selama proses Vaksinasi bersama Personil Kodim 0901/Smd.


Adapun petugas vaksinator dari Nakes RS. T dan Dinas Kesehatan Samarinda, Personil Polsek Samarinda Ulu yang membawa warga Lansia dalam Program Cetar (Cari Jemput Antar) dari rumah sampai tempat Vaksinasi. 


Kapolsek Samarinda Ulu Akp Zainal Arifin, SH., mengatakan Kegiatan Monitoring Kegiatan Vaksinasi Massal Covid-19 Dosis 1 & 2 untuk Umum & Lansia di Folder Air Hitam, berjalan dengan aman dan lancar, tutupnya. 


*HUMAS POLSEK SAMARINDA ULU*

PELAJAR SENANG BISA BELAJAR TATAP MUKA, KAPOLRI: FOKUS GAPAI CITA-CITA AGAR JADI KEBANGGAAN KELUARGA

 


Bali - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melihat penerapan penegakan protokol kesehatan (prokes) proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMP Kristen 1 Harapan, Kota Denpasar, Bali. Hal itu dilakukan untuk memastikan, para siswa dan pengajar terlindungi dari paparan Covid-19 serta tidak terjadi transmisi saat kembali ke keluarga. 


Dalam tinjauannya, Sigit menyempatkan untuk berdialog dengan para siswa. Ia mendengarkan perasaan siswa tersebut terkait dengan kebijakan pembelajaran tatap muka. 


Sigit mendengarkan secara langsung bahwa pelajar tersebut merasa senang bisa kembali mengenyam bangku pendidikan dengan hadir secara fisik. Alasannya karena suasana belajar lebih baik dan dapat bertemu dengan kawan-kawan lainnya. 


"Semuanya sehat ya, bagaimana perasaannya bisa langsung tatap muka," tanya Sigit di dalam ruangan kelas SMP Kristen 1 Harapan, Kota Denpasar, Bali, Sabtu (15/1/2022).


"Senang sekali pak. Karena belajar dan ketemu teman-teman," jawab serempak para siswa SMP tersebut di hadapan Kapolri dan Gubernur Bali I Wayan Koster. 


Pada kesempatan itu, Sigit juga merasa bahagia, bahwa para pelajar SMP tersebut telah melaksanakan vaksinasi dosis II. Menurutnya, hal itu mencegah kekhawatiran terjadinya penyebaran virus corona. 


"Semua sehat ya, sudah vaksin dua kali atau satu kali," kata Sigit. 


"Sudah vaksin dua kali, pak," ujar pelajar SMP yang disambut dengan tepuk tangan. 


Tak lupa, Sigit mengingatkan kepada para pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa, untuk terus menjadikan momentum pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini sebagai semangat dan keseriusan untuk meraih pendidikan yang lebih baik lagi. Agar cita-cita para siswa dapat terwujud. 


"Semua cita-cita kalian bagus yang penting fokus belajarnya untuk bisa menggapai cita-cita, biar bisa menjadi kebanggaan keluarga, orang tua. Selamat belajar semuanya," ujar mantan Kapolda Banten itu. 


Terkait PTM, Sigit sebelumnya telah memaparkan soal syarat wajib untuk mendukung kebijakan Pemerintah Indonesia soal pembelajaran tatap muka secara langsung. Menurut Sigit, setidaknya ada dua yang harus dipenuhi untuk mengimplementasikan kebijakan itu, yakni, target vaksinasi masyarakat umum harus 70 persen dan kelompok lanjut usia (lansia) wajib 60 persen. 


"Pemerintah saat ini telah memberikan kebijakan PTM 100 persen, dimana tentunya untuk melaksanakan PTM 100 persen dan vaksinasi anak, maka target pencapaian vaksinasi masyarakat umum 70 persen dan lansia 60 persen harus terpenuhi," ucap Sigit.


Mantan Kabareskrim Polri ini menjelaskan, proses belajar mengajar anak secara tatap muka langsung merupakan hal yang sangat penting. Mengingat, hampir dua tahun semenjak Pandemi Covid-19, generasi bangsa kehilangan momentum tersebut. 


Namun disisi lain, Sigit menyatakan, guna mewujudkan pembelajaran secara tatap muka langsung, harus ada jaminan kesehatan dan imunitas terhadap anak dari bahaya paparan virus corona. Salah satunya adalah dengan memberikan suntikan vaksin. 


Penguatan imunitas terhadap anak, kata Sigit juga akan memberikan jaminan kesehatan kepada orang tua dan orang-orang yang ada di dalam lingkungan keluarganya. Sehingga, tidak perlu ada rasa khawatir munculnya klaster keluarga ketika PTM 100 persen diberlakukan. 


"Kita ingin anak-anak kita segera melaksanakan tatap muka. Namun disisi lain, kita harus yakin anak-anak kita sudah dibekali vaksinasi atau imunisasi. Sehingga memiliki imunitas dan kekebalan. Sehingga saat melaksanakan aktivitas aman tidak menjadi carrier karena saat kembali biasanya bertemu orang tua, nenek atau kakek. Dan juga memiliki posisi rentan apabila tidak diberikan imunisasi atau vaksinasi," tutup Sigit.

Tinjau Pelabuhan Benoa, Kapolri Minta Proses Prokes Hingga Karantina PPLN Diperketat

Bali - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung Pelabuhan Benoa, Bali untuk memastikan proses penegakan protokol kesehatan (prokes) hingga pelaksanaan masa karantina, bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang masuk ke Indonesia, untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 varian Omicron. 


Sigit meminta kepada Forkopimda Bali, untuk terus melakukan penguatan juga pengetatan proses pemeriksaan prokes hingga menuju ke tahapan karantina terhadap PPLN. Baik Anak Buah Kapal (ABK) usai bekerja di luar negeri, maupun wisatawan asing, yang masuk ke Indonesia melalui Pelabuhan Benoa, Bali ini. 


"Baru saja kita melaksanakan pengecekan secara langsung untuk mengetahui bagaimana alur, masuknya ABK. Dan juga ada beberapa wisatawan yang menggunakan Yacht yang masuk lewat Pelabuhan Benoa. Jadi dari proses masuknya kita ingin mengetahui bagaimana proses pemeriksaan khususnya terkait dengan masalah prokes. Karena memang kita harus betul-betul ketat dalam pengawasan titik-titik yang digunakan untuk pintu masuk PPLN," kata Sigit usai meninjau Pelabuhan Benoa, Bali, Sabtu (15/1/2022).


Dalam peninjauannya, Sigit menyebut, petugas akan melakukan tes Swab antigen ke ABK dan wisatawan asing di atas kapal sebelum dilanjutkan ke proses karantina. Demi memperkuat pengawasan, Sigit juga mengimbau untuk para PPLN tersebut mengunduh aplikasi Aplikasi Monitoring Karantina Presisi. 


Pada proses selanjutnya, Sigit mengungkapkan, para PPLN juga akan dilakukan Swab RT-PCR dan pemeriksaan kesehatan di ruang khusus yang disiapkan. Setelah itu, para PPLN akan di bawa ke Rumah Sakit (RS) rujukan ataupun tempat karantina yang telah disiapkan pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. 


"Kemudian tadi ada beberapa penyesuaian kita minta untuk pada saat sebelum turun kemudian mengunduh aplikasi Karantina Monitoring Presisi. Demikian juga bagi wisatawan ataupun ABK yang sudah laksanakan Swab PCR. Selanjutnya dibawa ke tempat karantina yang sudah dipersiapkan oleh Bapak Gubernur," ujar mantan Kapolda Banten itu.


Dari tinjauannya secara langsung, Sigit mengakui proses penegakan prokes hingga karantina sudah berjalan dengan baik. Walaupun, kata Sigit, tetap harus ada penyesuaian dan penyempurnaan lagi kedepannya. 


"Saya kira beberapa hal itu yang tentunya kedepan akan terus kita perbaiki dan kita sempurnakan," ucap eks Kabareskrim Polri tersebut. 


Menurut Sigit, perkembangan varian Omicron di Indonesia saat ini didominasi oleh penyebaran Imported Case yang masuk melalui Bandara Soekarno Hatta (Soetta). Sebab itu, Sigit menekankan pentingnya penegakan prokes dan karantina di Pelabuhan Benoa, yang notabene menjadi salah satu pintu masuk Indonesia. 


"Karena itu kita juga menjaga yang melalui Pelabuhan Benoa juga dalam kondisi melalui standar operasional prosedur yang sama. Terkait dengan proses prokes sebelum masuk ke karantina," tutur Sigit.


Sigit menyebut, dengan diterapkannya aplikasi Monitoring Karantina Presisi di Pelabuhan Benoa, maka pengawasan PPLN yang melakukan karantina akan semakin kuat. Lantaran, lanjut Sigit, hal itu bisa mencegah adanya potensi PPLN yang tidak menjalani karantina. 


"Kita juga tempatkan petugas aplikasi yang bisa memonitor bagi masyarakat ataupun wisatawan dan ABK yang di karantina. Dan bila kemudian kabur maka dengan aplikasi kita persiapkan akan berikan notifikasi. Sehingga kemudian, kita bisa segera melakukan pencarian dan membawa kembali masuk. Saya kira rangkaian dari bagaimana laksanakan prokes hingga pengawasan karantina dan memastikan pelaksanaan karantina bisa dilaksanakan secara disiplin ini tentu menjadi bagian yang terus kita awasi," papar Sigit.


Disisi lain, Sigit mengapresiasi Forkopimda Bali yang telah bekerja keras memastikan seluruh rangkaian protokol kesehatan dan karantina bagi PPLN berjalan dengan baik. Menurutnya, semua ini dilakukan untuk menjaga masyarakat serta tetap bisa mengendalikan laju pertumbuhan Covid-19 saat ini. 


Kemudian, Sigit menjelaskan, upaya secara optimal yang dilakukan ini juga sebagai antisipasi pencegahan semakin meluasnya penyebaran virus Covid-19 varian Omicron di Indonesia. 


"Ini butuh sinergitas, soliditas dari seluruh stakeholder, dan masyarakat untuk kemudian kembali waspada walapun sudah vaksin dua kali. Tetap laksanakan prokes. Pemerintah juga sudah berikan ruang untuk booster terhadap yang sudah vaksin lebih dari enam bulan agar  dimanfaatkan. Sehingga kita yakin seluruh masyarakat terjaga imunitas dan kekebalannya dari ancaman terhadap varian baru ataupun lama. Karena kondisi dari imunitasnya yang mungkin tentu harus diperkuat kembali dengan booster," kata Sigit.


Sebelum meninjau penegakan protokol kesehatan dan proses karantina di Pelabuhan Benoa, Sigit beserta rombongan juga menyempatkan melihat secara langsung pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMP Kristen 1 Harapan, Kota Denpasar, Bali.

TINJAUAN GERAI VAKSINASI PRESISI DI MAKO BRIMOB, DANSAT BRIMOB POLDA KALTIM DAN KAPOLRESTA SAMARINDA KOMBES "MASYARAKAT SANGAT ANTUSIAS"

 


polrestasamarinda.com - Bertempat Di Mako Brimob Den B Pelopor Samarinda Seberang, Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Andy Rifai S.I.K.,M.H., Dan Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, S.I.K.,M.H.,M.Si meninjau langsung pelaksanaan Vaksinasi Umum dan Lansia, Sabtu ( 15/01/2022).


Kapolresta Samarinda didampingi beberapa Pejabat Utama dan Personel lainnya untuk mengamankan kegiatan vaksinasi, kegiatan ini bekerja sama dengan Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Kota Samarinda, Kamar Dagang dan Industri Kota Samarinda dan Satuan Brimob Polda Kaltim Batalyon B Pelopor.



Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, S.I.K.,M.H.,M.Si mengatakan, kegiatan vaksinasi ini sudah berjalan sebelumnya, terutama pada lansia, masih jauh dari target. Sehingga kita yang harus jemput bola ke lokasi tempat tinggal warga.


" Kelompok lansia ini kan yang paling rawan jika terjangkit virus. Untuk itu kita harus aktif turun ke bawah untuk melakukan vaksinasi terhadap warga lansia yang belum mendapatkan pelayanan vaksinasi Covid-19." 


" Peran masyarakat untuk dapat memutus mata rantai penularan Covid-19 ( resiko tertular dan menularkan) harus dilakukan dengan vaksinasi karena dengan vaksin akan terbentuk kekuatan imum untuk melawan virus disamping  menerapkan protokol kesehatan." tuturnya.


Selain para lansia, dalam kegiatan ini para personel juga memfasilitasi para penyandang disabilitas atau warga yang berkebutuhan khusus agar mendapatkan pelayanan vaksinasi, ini bertujuan agar target tercapai.Dikonfirmasi secara terpisah, Gerai Vaksinasi Presisi ini sebanyak 2500 dosis, dengan rincian, 2000 dosis untuk umum dan 500 dosis untuk lansia.



Jumat, 14 Januari 2022

Tinjau Vaksinasi se-Indonesia, Kapolri Saksikan Gubernur Maluku Utara Divaksin

 


Maluku Utara - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau akselerasi percepatan vaksinasi Covid-19 yang digelar di 34 Provinsi Indonesia dengan menghadiri secara langsung di Pantai Sulamadaha, Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (14/1/2022).


Dalam tinjauannya kali ini, Sigit mengapresiasi Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba yang ikut dalam proses vaksinasi tersebut. Menurut Sigit, hal itu merupakan wujud untuk mendukung akselerasi percepatan vaksinasi. 


"Alhamdulilah yang sangat membahagiakan bahwa hari ini pak Gubernur juga bersama-sama kita saksikan mengikuti vaksin. Alhamdulillah ini akan mempercepat dan mengakselerasi vaksinasi yang ada di wilayah Maluku Utara khususnya," kata Sigit.


Dalam paparannya, mantan Kabareskrim Polri ini menyampaikan capaian vaksinasi di wilayah Maluku Utara sudah mencapai 74 persen. Sigit menyarankan, hal itu harus ditingkatkan lagi kedepannya, sebagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran varian baru Covid-19 Omicron. 


"Mau tak mau seluruh masyarakat yang belum vaksin harus segera vaksin karena yang sudah vaksin pun bisa tertular varian baru, dimana memiliki kecepatan lima kali lebih cepat, dalam waktu lima menit bisa menular sehingga kita semua harus waspada," ujar Sigit.


Mantan Kapolda Banten ini mengatakan, salah satu yang harus dilakukan menghadapi varian Omicron adalah mengejar wilayah-wilayah yang pencapaian vaksinasinya belum 70 persen. Meskipun, Sigit menyadari, setiap provinsi di Indonesia memiliki tantangan tersendiri dalam hal tersebut. 


Tapi, kata Sigit, percepatan vaksinasi mau tidak mau harus dilaksanakan dengan maksimal. Karena itu, ia mengimbau untuk seluruh Forkopimda Maluku Utara terus bersinergi dan bahu membahu guna meringankan tantangan serta hambatan yang ada.


"Kita memahami berbagai macam masalah kendala yang dihadapi mulai dari faktor cuaca, geografi kemudian aktivitas dan masyarakat di beberapa wilayah masih sulit tentu butuh kerja keras," ucap Sigit.


Oleh sebab itu, Sigit menekankan, pentingnya seluruh stakeholder dan masyarakat untuk bekerja sama dan bekerja keras untuk menghadapi varian Omicron agar Indonesia tetap dapat mengendalikan laju Covid-19 dengan baik.


Pengendalian laju Covid-19, kata Sigit, penting dilakukan agar seluruh aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat berjalan dan tumbuh.


"Ini butuh kerja keras dan  kerja sama. Jaga prokes dan yang belum vaksin ayo vaksin," tutur Sigit.


Tak hanya itu, Sigit juga mengimbau masyarakat yang tak punya keperluan mendesak ke luar negeri untuk tak bepergian ke luar negeri. Sebab, banyak penyebaran varian Omicron berasal dari pelaku perjalanan luar negeri.


Kalaupun terpaksa bepergian ke luar negeri, mantan Kadiv Propam Polri ini meminta peraturan karantina ditaati dengan baik agar menjaga seluruh masyarakat tak tertular varian Omicron.


"Masyarakat yang berpergian keluar negeri kalau tak ada hal urgent kita sarankan menghindari berpergian ke luar negeri. Dan bagi yang pulang dari luar negeri tolong kewajiban karantina dilaksanakan dengan baik sehingga kita bisa menjaga seluruh masyarakat tidak tertular," tutup Sigit.


Selain meninjau vaksinasi massal, Sigit juga mengecek kepastian penerapan standar protokol kesehatan di Pantai Sulamadaha yang merupakan objek wisata di Maluku Utara. 


Sigit juga menyempatkan dialog interaktif dengan sejumlah provinsi secara virtual. Diantaranya adalah, Aceh, Papua Barat, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, NTT, dan DKI Jakarta. Ia menekankan untuk terus mempercepat vaksinasi demi terwujudnya kekebalan komunal dan meningkatkan imunitas masyarakat dari paparan virus Covid-19.

POLSEK PALARAN MELAKUKAN CETAR VAKSINASI ANAK DAN LANSIA UNTUK MENGIKUTI VAKSIN

Palaran--Pelaksanaan Program CETAR terus di galakkan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Palaran dengan memberikan pelayanan antar jemput warga lansia menuju lokasi vaksin Covid-19 di Puskesmas yang ada di kelurahan Bantuas wilayah kecamatan Palaran,Jumat(14/01/22)


Para Bhabinkamtibmas tersebut menggunakan kendaraan roda 4 untuk melakukan antar jemput warganya yang lansia untuk di vaksin di Puskesmas bantuas.


Kapolsek Palaran Kompol Roganda S.H. Mengatakan para lansia ini memang sangat tidak memungkinkan untuk berjalan sendiri karena faktor kesehatan, Terlebih, jarak antara rumah dan tempat vaksin cukup jauh untuk di jangkau.


Kondisi seperti ini yang tidak memungkinkan untuk dijangkau, terlebih ada lansia yang bertempat tinggal dengan akses jalan yang susah di lalui, Tak sekadar itu saja, personil bhabinkamtibmas juga harus ‘membujuk’ warga lansia itu terlebih dahulu agar mau diajak vaksin.


Lebih lanjut, Kapolsek menerangkan pelaksanaan vaksinasi bukan hanya di Puskesmas bantuas akan tetapi juga di Puskesmas Bukuan dan juga Rawamakmur yang sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh tiap-tiap puskesmas.


"Ada tiga puskesmas yang melayani vaksin setiap hari,namun semuanya terjadwal dari masing-masing pukesmas tersebut" terangnya


Kapolsek menyampaikan dengan adanya Program Kapolresta Samarinda yang di namakan CETAR ( Cari, Jemput, Antar) ini akan memprioritaskan kelompok lansia dan anak yang mengikuti kegiatan percepatan pencapaian vaksinasi.


“semoga pencapaian vaksinasi untuj para lansia dapat tercapai sehingga pemerataan Herd immunity dapat di wujudkan" tutupnya

CETAR (CARI, JEMPUT, ANTAR) LANSIA BHABINKAMTIBMAS POLSEK SUNGAI KUNJANG ANTAR JEMPUT LANSIA UNTUK MELAKSANAKAN VAKSINASI

 


Personil Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Kunjang memberikan pelayanan antar jemput warga lansia menuju lokasi vaksin Covid-19 di Puskesmas yang ada di wilayah kecamatan sungai Kunjang, Kota Samarinda, Jumat, (14/1/22)


Para Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Kunjang ini menggunakan kendaraan roda 4 melakukan antar jemput warga peserta vaksinasi dari kalangan lansia agar mereka bersedia divaksin.


Menurut Kapolsek Sungai Kunjang Kompol Made Anwara, SH,.  Banyak lansia memang sangat tidak memungkinkan untuk berjalan sendiri karena faktor kesehatan, Terlebih, jarak antara rumah dan tempat vaksin cukup jauh.


Kondisi seperti ini yang tidak memungkinkan untuk dijangkau, terlebih ada lansia yang bertempat tinggal dengan akses jalan yang susah di lalui, Tak sekadar itu saja, personil bhabinkamtibmas juga harus ‘merayu’ warga lansia itu terlebih dahulu agar mau diajak vaksin,” kata Kompol Made Anwara, SH.


Kapolsek menambahkan dengan adanya Program Kapolresta Samarinda yang di namakan CETAR ( Cari, Jemput, Antar) ini akan memprioritaskan kelompok lansia yang mengikuti kegiatan percepatan vaksinasi.


“Dalam kegiatan tersebut kami menugaskan personil apabila ada lansia maupun kaum difabel agar segera dibantu serta mempercepat prosesnya sehingga selama pelaksanaan vaksinasi kaum tersebut tidak perlu menunggu lama,” setelah warga lansia melaksanakan vaksinasi kami langsung memberikan bingkisan berupa sembako, ucap Kompol Made Anwara, SH.

KAPOLRESTA SAMARINDA MENINJAU LANGSUNG PELAKSANAAN VAKSINASI UMUM DAN LANSIA YANG DI GELAR DI MAHA VIHARA SEJAHTERA MAITREYA BUDDHIST CENTRE

  Polresta Samarinda - Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, S.I.K.,M.H.,M.Si meninjau langsung pelaksanaan Vaksinasi Umum dan Lansia y...