Sabtu, 10 Desember 2022

Waspada munculnya paham radikalisme di masyarakat, Aiptu Nurhadis ajak warga berperan aktif dalam mencegah nya



Aiptu Nurhadis yang merupakan Babinkamtibmas Polsek Samarinda Seberang Polresta Samarinda Polda Kaltim kelurahan Harapan Baru kecamatan Loa Janan Ilir pada kesempatan sambang kunjung menjalin silaturahmi membuka komunikasi.


Pada silaturahmi tersebut Aiptu Nurhadis sengaja membentangkan komunikasi seluas-luasnya demi menggali informasi sebesar-besarnya dalam upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Hal ini digelar terkait dengan aksi terorisme yang terjadi di Polsek Astanaanyar Polrestabes Bandung.


Setidaknya dalam sambang kunjung tersebut ada 4 poin utama yang disampaikan kepada warga masyarakat yaitu mengutuk keras dan mengecam setiap aksi terorisme bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astanaanyar Polrestabes Bandung beberapa waktu yang lalu.


Kedua, Untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya kepada aparat Kepolisian dalam penanganannya


Ketiga, Tekad kebersamaan terus merawat kerukunan demi tegaknya persatuan dan kesatuan bangsa


Keempat, sepakat menolak segala bentuk isu SARA, intoleransi, radikalisme dan terorisme.


"peristiwa bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar Polrestabes Bandung termasuk perilaku biadab yang sangat menciderai persatuan dan kesatuan bangsa di Indonesia. Oleh karena itu kita harus bersatu bekerjasama dalam mewujudkan kedamaian di Negara,” kata Nurhadis.


Dalam kesempatan itu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan kejadian di Polsek Astanaanyar Polrestabes Bandung, harus mampu untuk menahan diri dan menjaga keluarga, lingkungan, bangsa agar tidak terjangkit pengaruh atau paham radikalisme yang sangat membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa kedepannya", tutur Nurhadis.


“untuk itu kita harus lebih selektif dan berhati-hati terhadap aliran atau paham yang ada sehingga tidak ikut terjerumus,” pintanya.


"Kita harus peduli terhadap lingkungan bahkan sesama. Open lah dengan lingkungan.

Peduli, setidaknya tahu siapa saja yang tinggal di sekitar. Termasuk di kanan dan kirinya, sehingga pada saat muncul kecurigaan mudah diantisipasi dengan cepat. Makanya, kita sudah harus menjadi Polisi bagi diri sendiri,” tambahnya.

Tidak ada komentar:

Di Balik Ketangguhan Brimob Kaltim Dalam Operasi Damai Cartenz Papua

Patroli Naik Turun Gunung, Mengendap di Hutan, Pastikan Keamanan Masyarakat BALIKPAPAN - Para ksatria itu tiap hari berpatroli sekaligus men...