Senin, 21 November 2022

CEGAH MASUKNYA PAHAM INTOLERANSI & RADIKALISME, POLSEK SUNGAI PINANG KEDEPANKAN BHABINKAMTIBMAS AJAK PERAN SERTA KETUA RT & WARGA MASYARAKAT


Polsek Sungai Pinang terus berupaya dalam menciptakan suasana kamtibmas yang aman serta kondusif, di seluruh wilayah hukumnya.


Salah satu upayanya adalah mencegah masuknya paham intoleransi dan radikalisme dengan mengedepankan Bhabinkamtibmas untuk mengajak peran serta para Ketua RT dan warga masyarakat di masing-masing wilayah binaannya.


Tak terkecuali Aiptu Teguh Dwi Kurniawan yang merupakan Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanah Merah, dimana dalam kesempatan sambangnya ia turut mengajak Ketua RT. 10 serta warganya untuk bersama mencegah masuknya paham intoleransi dan radikalisme.


Aiptu Teguh mengatakan peran serta para Ketua RT menurutnya sangatlah penting, dimana jika ada warga baru atau pendatang, maka para Ketua RT wajib pro aktif melakukan pendataan, tentunya dengan berkoordinasi bersama Bhabinkamtibmas jika mengalami hambatan.


Hal ini bertujuan untuk mengetahui dari mana warga tersebut berasal, dan apa tujuannya untuk bermukim di wilayah Kelurahan Tanah Merah, apakah sementara atau menetap, dan peran warga masyarakat adalah bersinergi bersama Bhabinkamtibmas melakukan pengawasan.


Aiptu Teguh meminta Ketua RT dan warganya agar segera melaporkan kepada dirinya, jika menemui atau mengetahui adanya warga yang tidak bersosialisasi dengan warga yang lain serta cenderung menutup diri, dikarenakan kedua perilaku tersebut adalah ciri dari warga yang terpapar oleh paham intoleransi dan radikalisme.


“Dan kami selaku Bhabinkamtibmas menambahkan serta mengimbau agar warga tidak mudah terpengaruh oleh ajakan-ajakan baik secara langsung maupun melalui media sosial dimana ajakan tersebut menjurus kepada intoleransi serta radikalisme,” Ujar Aiptu Teguh.


Sementara, di tempat terpisah Kapolsek Sungai Pinang AKP Noor Dhianto, S.H. mengungkapkan upaya Polri terhadap pencegahan masuknya paham intoleransi dan radikalisme akan terus dilakukan.


“Mengingat bahaya dan dampak yang ditimbulkan oleh Paham Intoleransi dan Radikalisme, dimana selain dapat merusak keharmonisan serta kerukunan antar warga masyarakat, keduanya dapat mengakibatkan pecahnya nilai Persatuan Dan Kesatuan serta rasa Cinta Tanah Air, bahkan dapat menimbulkan konflik horizontal antar masyarakat dengan skala besar,” Ungkapnya 


Untuk itulah pentingnya kerjasama antar Polri dan masyarakat dalam mencegah masuknya Paham Intoleransi dan Radikalisme mulai lingkup terkecil yang ada di masyarakat melalui peran para Bhabinkamtibmas,” Tegas AKP Noor Dhianto, S.H.

Tidak ada komentar:

KAPOLRESTA SAMARINDA BESERTA STAF DAN BHAYANGKARI MENGUCAPKAN DIRGAHAYU KORPS POLAIRUD

Polairud Yang Presisi Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural Untuk Mewujudkan Indonesia Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat