Sabtu, 22 Oktober 2022

CEGAH AGAR KEJADIAN TIDAK TERULANG, POLSEK SAMARINDA SEBERANG AWASI PENJUALAN OBAT-OBATAN YANG DITARIK OLEH PEMERINTAH


Berdasarkan informasi dan data yang beredar diberbagai media saat ini, Wakil menteri kesehatan Dante Saksono mengatakan penghentian peredaran obat sirup ini dilakukan sampai investigasi risiko infeksi terkait kasus gangguan ginjal akut pada anak selesai.


“Kami masih menginvestigasi dan mengidentifikasi kelainan ginjal akut pada anak, salah satu penyebabnya dari obat sirup,” kata Dante.


Saat ini obat sirup tersebut sedang diperiksa di laboratorium pusat forensik untuk diidentifikasi lagi mana yang menyebabkan kelainan ginjal.


Dante menegaskan Pemerintah tidak melarang paracetamol, tetapi obat-obatan yang berbentuk sirup dan dicurigai mengandung Dietilen Glikol (DEG) maupun Etilen Glikol (EG).


Menyikapi hal tersebut, Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Anton Saman, SH, MM secara langsung menurunkan personilnya untuk melaksanakan pemantauan sekaligus pengecekan di seluruh apotik yang terdapat di wilayah kecamatan Samarinda Seberang dan Loa Janan Ilir.


Pengecekan dan sekaligus pemantauan tentang ketersediaan apotik dalam menjual obat-obatan yang telah ditarik peredaran nya oleh Pemerintah karena dianggap berbahaya.


"Menurut data yang kami peroleh, sampai dengan tanggal 18 Oktober 2022, Kemenkes RI telah mencatat sebanyak 206 anak di 20 provinsi mengalami gagal ginjal akut dan sebanyak 99 anak meninggal dunia, yang dugaan sementara akibat menggunakan obat sirup. Selain itu, BPOM juga telah menarik peredaran merk paracetamol sirup yaitu:


1. Termorex Sirup (obat demam), produksi PT. Konimex dengan nomor izin edar DBL7813003537A1, kemasan dus, botol plastik @60 ml.


2. Flurin DMP Sirup (obat batuk dan flu), produksi PT. Yarindo Farmatama dengan nomor izin edar DTL0332708637A1, kemasan dus, botol plastik @60 ml;


3. Unibebi Cough Sirup (obat batuk dan flu), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DTL7226303037A1, kemasan Dus, Botol Plastik @ 60 ml;


4. Unibebi Demam Sirup (obat demam), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DBL8726301237A1, kemasan Dus, Botol @ 60 ml;


5. Unibebi Demam Drops (obat demam), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DBL1926303336A1, kemasan Dus, Botol @ 15 ml.

Tidak ada komentar:

TRUCK CONTAINER MOGOK POLSEK SUNGAI KUNJANG RESPON LANGSUNG PENGATURAN LALU LINTAS

Anggota Polsek Sungai Kunjang, Polresta Samarinda, Polda Kaltim,  melaksanakan pengaturan arus lalu lintas membantu evakuasi kendaraan Konta...