Selasa, 02 Agustus 2022

PELAKU PENCURI TAS MILIK KORBAN KECELAKAAN YANG SEMPAT VIRAL BERHASIL DI TANGKAP, PELAKU : SAYA KHILAF PAK SAYA MINTA MAAF

 


SAMARINDA – Pelaku pencurian tas milik Safrudin Sarwani (57) korban kecelakaan yang tewas di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Termindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, pada Rabu (27/7/2022) lalu sekitar pukul 07.17 WITA, berhasil diringkus polisi.

Seperti diketahui kecelakaan tersebut sempat terekam kamera pengintai di sekitar lokasi kejadian, dimana terlihat jelas seorang pria berhelem menggunakan baju kaos dan celana pendek serta bertas selempang mendekati TKP, dan menunduk mengambil sesuatu, dimana warga lainnya sedang membantu membalikkan mobil yang rebah pasca menabrak pemotor tersebut hingga tewas.

“Ini kan sempat viral di medsos, seorang laki-laki mengambil kesempatan milik korban yang mengalami kecelakaan, sehingga Polsek Sungai Pinang langsung melakukan penyelidikan, berdasarkan rekaman CCTV tersebut,” ungkap Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli dalam rilis Selasa (2/8/2022) hari ini.

Diketahui pelaku bernama Mahrudi (49) warga Jalan Pemuda, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, dimana saat itu pelaku sedang makan di sebuah warung dan bertepatan ada kejadian tersebut.

“Awalnya dia niat mau membantu, tetapi saat melihat ada tas, ada kesempatan langsung mengambil dan pergi,” tuturnya.

Dan pasca mengambil mengambil tas tersebut ternyata pelaku tersebut membuang tas berisi identitas korban di sebuh SPBU di Jalan Kesuma Bangsa, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota, tepatnya dalam tong sampah toilet, yang pertama kali ditemukan oleh karyawan SPBU, pada Jumat (29/7/2022) lalu malam dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga korban.

“Iya berdasarkan itu berdasarkan rekaman CCTV di SPBU kami berhasil mengamankan pelaku tersebut, diamana waktu itu dia perjalanan pulang dari Bulungan untuk mengantar unit truk dan pulang menggunakan travel, saat itu petugas kami langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga, hingga akhirnya kami amankan di kawasan Jalan DI Panjaitan pada Sabtu (30/7/2022) sekitar pukul 17.20 WITA,” tandasnya.

Sementara, Mahrudi mengatakan saat diwawancara awak media yang didampingi oleh Kapolresta Samarinda mengaku memang saat itu hendak menolong, tetapi setelah melihat tas tersebut, terlintas dibenaknya untuk mengambil tas tersebut.

“Iya saya khilaf pak, spontan saja saya ambil, tetapi saya hanya ambil handphonenya saja,” tuturnya.

Saat kejadian itu ia mengaku sedang mengantre untuk foto kopi. Dan dalam kesempatan itu pun ia mengaku menyesal dan meminta maaf kepada pihak aparat serta keluarga korban atas perbuatannya tersebut.

“Saya mohon maaf atas kekhilafan saya, karena ini sebenarnya bukan kerjaan saya dan saya bekerja free lans mengantarkan truk ke Bulungan kalau diminta, juga kepada semua masyarakat Samarinda karena membuat malu, saya mohon maaf sebesar-besarnya,” tandas Mahrudi yang menunjukkan raut penyesalan sambil berderai air mata,” tandasnya.2

Tidak ada komentar:

SATUAN RESERSE NARKOBA MENGUNGKAP PELAKU PENYALAHGUNAAN NARKOBA JENIS SABU

   Dalam proses observasi ke lokasi-lokasi yang kerap dijadikan tempat transaksi Narkoba, Satresnarkoba Polresta Samarinda mendapatkan dua t...