Sabtu, 15 Januari 2022

TINJAUAN GERAI VAKSINASI PRESISI DI MAKO BRIMOB, DANSAT BRIMOB POLDA KALTIM DAN KAPOLRESTA SAMARINDA KOMBES "MASYARAKAT SANGAT ANTUSIAS"

 


polrestasamarinda.com - Bertempat Di Mako Brimob Den B Pelopor Samarinda Seberang, Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Andy Rifai S.I.K.,M.H., Dan Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, S.I.K.,M.H.,M.Si meninjau langsung pelaksanaan Vaksinasi Umum dan Lansia, Sabtu ( 15/01/2022).


Kapolresta Samarinda didampingi beberapa Pejabat Utama dan Personel lainnya untuk mengamankan kegiatan vaksinasi, kegiatan ini bekerja sama dengan Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Kota Samarinda, Kamar Dagang dan Industri Kota Samarinda dan Satuan Brimob Polda Kaltim Batalyon B Pelopor.



Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, S.I.K.,M.H.,M.Si mengatakan, kegiatan vaksinasi ini sudah berjalan sebelumnya, terutama pada lansia, masih jauh dari target. Sehingga kita yang harus jemput bola ke lokasi tempat tinggal warga.


" Kelompok lansia ini kan yang paling rawan jika terjangkit virus. Untuk itu kita harus aktif turun ke bawah untuk melakukan vaksinasi terhadap warga lansia yang belum mendapatkan pelayanan vaksinasi Covid-19." 


" Peran masyarakat untuk dapat memutus mata rantai penularan Covid-19 ( resiko tertular dan menularkan) harus dilakukan dengan vaksinasi karena dengan vaksin akan terbentuk kekuatan imum untuk melawan virus disamping  menerapkan protokol kesehatan." tuturnya.


Selain para lansia, dalam kegiatan ini para personel juga memfasilitasi para penyandang disabilitas atau warga yang berkebutuhan khusus agar mendapatkan pelayanan vaksinasi, ini bertujuan agar target tercapai.Dikonfirmasi secara terpisah, Gerai Vaksinasi Presisi ini sebanyak 2500 dosis, dengan rincian, 2000 dosis untuk umum dan 500 dosis untuk lansia.



Tidak ada komentar:

POLISI SEGERA TETAPKAN TERSANGKA KASUS DUGAAN KEKERASAN SEKSUAL BOCAH 10 TAHUN DI MANADO

  Polisi masih menyelidiki kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa bocah 10 tahun berinsial CT di Manado, Sulawesi Utara. Dalam kasus in...