Senin, 03 Januari 2022

POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA GELAR VAKSINASI MASSAL, POLSEK SAMARINDA SEBERANG BERIKAN PENGAMANAN

Pelaksanaan vaksinasi hasil dari kolaborasi Universitas Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), Dinas Kesehatan, Polri dan mahasiswa dalam rangka penanggulangan penanganan covid-19 secara Nasional dilaksanakan di Kampus Politeknik Negeri Samarinda, Jln. Cipto Mangunkusumo Kelurahan Gunung Panjang Kecamatan Samarinda Seberang, pada Senin, 03/01/22 berjalan dengan lancar.


Pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan secara massal sebagai upaya percepatan penanggulangan penyebaran virus corona.


Kapolsek Samarinda Seberang Kompol M. Jufri Rana, SH, mengatakan, kegiatan vaksinasi merupakan salah satu prioritas dari Pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona (covid-19), sebagai upaya penguatan kekebalan tubuh.


Kapolsek mengungkapkan, proses vaksinasi melalui beberapa urutan dalam pelaksanaannya.

Mulai dari registrasi, pendataan riwayat kesehatan (Screning) dan Tensi.

Bagi peserta yang telah lolos screening atau memenuhi syarat, imbuhnya, langsung menuju ruang pemberian vaksin.

Dan setelah mendapatkan vaksin, dilakukan evaluasi selama 30 menit untuk menilai apakah ada keluhan.


“Kami mengimbau kepada masyarakat dan adik-adik mahasiswa yang ingin divaksin, agar sarapan terlebih dahulu sebelum mendatangi tempat pelaksanaan vaksin,” ujarnya.


Lebih lanjut dikatakan, pada setiap pelaksanaan vaksinsi pihaknya melakukan pendampingan dan pengawalan dengan tujuannya untuk memberikan rasa aman selama pelaksanaan vaksinasi.


“Harapan kami kegiatan vaksinasi masal bisa berjalan dengan aman dan kondusif,” tandasnya.


Untuk di Politeknik Negeri Samarinda menggunakan vaksin jenis Astrazeneca dosis pertama dan kedua dengan petugas vaksinisator berasal dari :

1. Puskesmas Baqa : 30 orang

2. Puskesmas Makroman : 10 orang

3. Puskesmas Sungai Siring : 10 orang

4. Puskesmas Pasundan : 10 orang

5. Puskesmas Sungai Kapih : 10 orang

Dengan jumlah peserta vaksinasi sebanyak 1300 orang.

Tidak ada komentar:

POLISI SEGERA TETAPKAN TERSANGKA KASUS DUGAAN KEKERASAN SEKSUAL BOCAH 10 TAHUN DI MANADO

  Polisi masih menyelidiki kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa bocah 10 tahun berinsial CT di Manado, Sulawesi Utara. Dalam kasus in...