Senin, 17 Mei 2021

POLSEK SUNGAI PINANG AMANKAN GIAT PENERTIBAN PEDAGANG PASAR TUMPAH DI GUNUNG LINGAI

 

Polsek Sungai Pinang - Belasan Lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di bahu jalan di Jalan Gunung Lingai, PM Noor dan DI Panjaitan, Kelurahan Gunung Lingai, Kecamatan Sungai Pinang dibongkar oleh petugas gabungan dari Satpol PP Kota Samarinda, Dinas Lingkungan hidup, Dinas Pasar, Dinas Perhubungan, TNI-Polri, Kecamatan dan Kelurahan, Senin (17/05) sekitar pukul 09.00 Wita


Puluhan petugas gabungan yang turun, membuat para pedagang tak bisa berbuat banyak. Mereka pasrah saat petugas mengeluarkan satu demi satu barang dagangan dan membongkar lapaknya.


Penertiban sendiri berkaitan keluhan warga dan pengendara sebab lokasi yang digunakan merupakan akses jalan umum untul kendaraan dan setiap hari terjadi kemacetan akibat banyaknya pedagang dan pembeli di lokasi tersebut. Kondisi ini menyebabkan rawan terjadi kecelakaan hingga tindak kejahatan serta menimbulkan kesan kumuh.


Camat Sumgai Pinang, Hj. Siti Hasanah menyebut, terdapat beberapa lapak yang ditertibkan petugas. Penertiban sendiri sudah melalui tahapan sehingga pelaksanaan pembongkaran sudah melalui mekanisme yang ada.


Penertiban dilaksanakan berdasar hasil rapat bersama antara Pengelola Pasar Arum, Para Pedagang Pasar Tumpah, Beserta Unsur Muspika Sungai Pinang Pada 03 Mei 2012.


“Keberadaan pasar tumpah kerap menimbulkan kemacetan, maka diminta pindah di Pasar Arum. Namun Pedagang meminta waktu tenggang sampai selesai Lebaran.” Ucap Camat Sungai Pinang Tersebut.


Setelah ditertibkan pihaknya akan memantau keberadaan pedagang pasar tumpah tersebut. Para pedagang yang ditertibkan selanjutnya disiapkan lokasi atau lapak di dalam pasar arum dengan harga terjangkau.


“Pengelola pasar arum, telah menyediakan lapak untuk berdagang, sebanyak 50 petak dengan sewa kisaran Rp 250-300 ribu per Bulan di Luar air listrik bagi pedagang pasar tumpah ini. Dan harapan kami para pedagang bisa kooperatif,” pinta Camat


“Dan memang yang menjadi fokus kami saat ini adalah wilayah pasar tumpah, perlu penanganan khusus tapi memang secara prioritas yang kelihatan sangat kumuh dan membuat lemactean,” imbuh Siti.


Siti berharap, warga mendukung program kerja pemerintah ini. Terutama para pedagang untuk tidak membuka lapak di bahu jalan atau di atas parit.


“Setelah dibongkar dan ditertibkan. Kami berharap ada tindak lanjut berupa pengawasan dari berbagai instansi. Sebab, biasanya jika tidak diawasi bisa saja pedagang dan parkir liar ini kembali lagi,” pungkas Siti. 


Kapolsek Sungai Pinang, Kompol Muhammad Jufri Rana, S.H. menambahkan, pihak Polsek membackup kegiatan penertiban pedagang di pasar timpah tersebut. Hingga pukul 09.30 Wita kegiatan berjalan aman tanpa ada gesekan atau perlawanan dari pedagang. “Semua berjalan aman dan kondusif, pedagang menyadari dan ikut membongkar lapaknya. Namun demkian kami tetap akan membantu kembali jika dibutuhkan nantinya,” Pungkas Kompol Muhammad Jufri Rana.

Tidak ada komentar:

POLRESTA SAMARINDA SALURKAN BANTUAN TUNAI KEPADA PKL DAN WARUNG DI WILAYAH KOTA SAMARINDA

  Polresta Samarinda– Kepolisian Resor Kota Samarinda menyalurkan Bantuan Tunai untuk pedagang kaki lima dan warung, yang dilaksanakan di Lo...