Selasa, 13 April 2021

PRESS RELEASE POLSEK SAMARINDA KOTA TANGKAP DUA ORANG JUKIR TERSANGKA PENCURIAN

Di Jalan KH Abul Hasan Kelurahan Pasar Pagi Kecamatan Samarinda Kota, tepatnya di salah satu toko bangunan, dua juru parkir (jukir) di kawasan Abul Hasan diringkus saat nongkrong


Bermula ketika kedua pelaku ini pada Jumat (2/4/2021) lalu sekitar pukul 18.30 WITA, kedua pelaku yakni RK (29) dan AR (38) sedang berjalan-jalan, kemudian melihat, ventilasi toko bangunan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dimaksud terbuka, saat itu keduanya memang terlilit hutang kepada seseorang, sehingga melihat ada kesempatan mereka langsung masuk melalui ventilasi tersebut. 


Setelah berhasil masuk, keduanya langsung menuju meja kasir dan mengambil uang tunai sebesar Rp 30.250.000 di dalam plastik warna hitam, yang tergantung di pegangan laci kasir, kemudian langsung pergi. 

Mengetahui uang miliknya telah raib, pemilik toko tersebut pun langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Samarinda Kota untuk di proses lebih lanjut. 


"Saat kami mendapatkan laporan dari korbannya, anggota kami langsung menuju TKP, untuk mencari bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi," ungkap Kapolsek Samarinda Kota AKP Creato Sonitehe Gulo, SH .S.ik saat rilis Di Mapolsek Samarinda Kota (13/4/2021) hari ini. 


"Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, Anggota Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota berhasil mengidentifikasi para pelaku, melalui rekaman CCTV, baik dari wajah maupun pakaian mereka,"ungkap Kapolsek. 


Dan pada Selasa (6/4/2021) Tim Beruang Tanah Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota berhasil mengamanakan keduanya, yang saat itu tengah nongkrong di kawasan Abul Hasan tidak jauh dari TKP dan tempat mereka biasa jukir," imbuhnya. 


Kapolsek Mengatakan berdasarkan pengakuan tersangka ini, uang hasil curian mereka ini digunakan untuk membayar hutang, judi online dan membeli satu unit sepeda motor. 


"Jadi, uangnya itu mereka bagi dua masing-masing Rp 15.125.000. Yang membeli motor itu pelaku berinisial RK," terangnya. 


Dari hasil penyelidikan juga, ternyata keduanya merupakan seorang residivis, dengan kasus yang sama. 


Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.

Tidak ada komentar:

POLRESTA SAMARINDA SALURKAN BANTUAN TUNAI KEPADA PKL DAN WARUNG DI WILAYAH KOTA SAMARINDA

  Polresta Samarinda– Kepolisian Resor Kota Samarinda menyalurkan Bantuan Tunai untuk pedagang kaki lima dan warung, yang dilaksanakan di Lo...