Rabu, 17 Maret 2021

POLSEK SAMARINDA KOTA GELAR PRESS RELEASE TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG DAN PERLINDUNGAN ANAK

Polsek Samarinda Kota Rabu 17 03 2021, Kasus Tindak Pidana Perdangang Orang dan Perlindungan Anak berhasil diungkap oleh Tim Beruang Tanah Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota pada tanggal 15 Maret 2021  Pukul 21.30 Wita di salah satu Kamar Hotel yang ada di Wilayah Hukum Polsek Samarinda Kota.



Dalam kasus tersebut ada Satu pria inisial EP (28 Thn)  yang diamankan sebagai pemegang Akun Michat dengan Fhoto Wanita Sexy Separuh Badan dengan tanpa wajah dan berperan Sebagai Mucikari. 


Tersangka memiliki peran dalam kasus tindak pidana perdagangan orang tersebut dimana tersangka EP alias A  membuat akun dan menggunakannya di akun media sosial MiChat  dengan memasang foto wanita seksi separuh Badan tanpa tanpa wajah. 


Dari akun tersebut akan masuk pesan pribadi dari pengguna akun MeChat dengan menyapa akun pelaku, selanjutnya pelaku mengirimkan pesan “OPEN BO”, bila ada pelanggan yang mau maka akan ditawarkan wanita dengan mengirimkan foto korban beserta tarif, untuk tarif Rp. 250.000,- s/d 1.000.000,-. 


Setelah sepakat dengan pelanggan mengenai tarif maka untuk tempat bisa dilakukan di Kamar kost yang sudah disediakan pelaku di salah satu Kost wilayah samarinda, namun bila ada pelanggan yang mau memilih tempat maka pelaku akan mengantar korban menuju tempat yang ditentukan oleh pelanggan. 


Untuk Sistem pembayaran dilakukan secara Cash langsung kepada korban sebelum melakukan hubungan, setiap orderan yang berhasil dilakukan pelaku, pelaku mendapatkan bagian Rp. 50.000,-, 100.000,- , kata PS Kapolsek Samarinda Kota AKP M Aldy Harjasatya SE, S. Ik , Saat memberikan press release.


Dalam kasus ini barang bukti yang berhasil diamankan Berupa :  1 (satu) unit HP mekh XIOMI Redmi Note 7 warna Biru Android yang  handphone tersebut milik Tersangka digunakan pelaku untuk melakukannya aksinya menggunakan aplikasi Mi Chat, Uang Tunai Sebesar Rp. 700.000,- Dan pasal yang disangkakan yakni Pasal 2 ayat 2 UU RI Nomor 21 tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Jo Pasal 76f Jo Pasal 83 UURI Nomor 35 Tahun 2014 dan Tentang Perlindungan anak. 

Menurut Keterangan tersangka menjelaskan bahwa dikaranakan belum memiliki pekerjaan tetap dan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tersangka melakukan hal tersebut yakni menjadi mucikari melalui media sosial Mi Chat. 


.

“ Saat ini kasus ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Tim Beruang Tanah Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota, Ujar Ps Kapolsek.

Tidak ada komentar:

TIM SATGAS COVID-19 POLSEK SAMARINDA KOTA BAGIKAN MASKER GRATIS KEPADA PELANGGAR PROKES

  Giatkan Ops Yustisi Di wilayah Samarinda Ilir, Polsek Samarinda Kota dan Kelurahan Sidomulyo Sinergis Pendisiplinan Prokes Dan Berikan Mas...