Sabtu, 31 Juli 2021

30 Tahun Mengabdi, Alumni Akpol 91 dan Mahasiswa Gencarkan Vaksinasi Percepat Herd Immunity

 

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi mahasiswa yang ikut berperan aktif dalam mendukung target Pemerintah dalam melakukan percepatan Herd Immunity dan pengendalian terhadap Covid-19 yang salah satunya melalui vaksinasi. 


Hal tersebut disampaikan Sigit saat meninjau vaksinasi massal yang dilaksanakan atas kolaborasi Polri dalam rangka bakti 30 tahun pengabdian alumni Akpol 1991 atau Batalion Bhara Daksa, bersama BEM Nusantara, BEM Seluruh Indonesia, DEMA Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, BEM PTMI, DEMA PTAI, Permikomnas, serta Aliansi Mahasiswa dan Aktivis Nasional Indonesia di Universitas Bhayangkara, Kota Bekasi, Sabtu (31/7/2021).


"Tentunya sangat mengapresiasi kerjasama dari rekan-rekan yang tergabung dalam aliansi BEM, dan khususnya rekan-rekan yang tergabung dalam Batalion Bhara Daksa yang hari ini telah membantu melaksanakan dan prakarsai akselerasi terkait kegiatan vaksinasi massal yang merupakan salah satu program strategis Pemerintah dalam rangka melakukan upaya percepatan Herd Immunity," kata Sigit dalam sambutannya. 


Selain itu, Sigit juga meninjau vaksinasi massal yang diselenggarakan oleh DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia

(GMNI) Jakarta Timur berkolaborasi dengan alumni Akpol 1991, di GOR Pulogadung. 


Mantan Kapolda Banten ini berharap, sinergitas Polri dengan elemen pemuda ataupun mahasiswa dalam penanganan Pandemi Covid-19, kedepannya harus dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia. 


Menurut Sigit, untuk menekan laju pertumbuhan virus corona di Indonesia, diperlukan sinergitas dan kerjasama yang kuat antara Pemerintah dengan seluruh elemen masyarakat. 


"Oleh karena itu tentunya kami, tentunya sangat senang bahwa kolaborasi bisa dilaksanakan dan ini tidak berhenti sampai disini, akan dilaksanakan terus di wilayah.  Kami tentunya sangat senang melihat adik-adik mahasiswa siap dan mau jadi relawan dengan kemampuan yang dimiliki. Semuanya ternyata ikut didalam kegiatan tersebut," ujar mantan Kabareskrim Polri ini. 


Disisi lain, Sigit juga mengapresiasi Batalion Bhara Daksa yang mau menggelar vaksinasi massal bersama dengan mahasiswa. Menurutnya, bentuk pengabdian saat ini adalah dengan melakukan akselerasi target kekebalan kelompok. 


"Seluruh rekan-rekan Batalon Bhara Daksa terima kasih di hari ulang tahun ke-30 ini rekan-rekan mengisi dengan kegiatan yang betul-betul ditunggu oleh seluruh masyarakat.  Dimana kita bisa menghadapi Pandemi Covid-19 ini dengan baik," ucap Sigit. 


Sementara itu, Sigit tetap mengingatkan kepada seluruh mahasiswa maupun peserta vaksinasi, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-hari, meskipun sudah disuntik vaksin. 


"Rekan-rekan mahasiswa yang telah vaksinasi, saya selalu ingatkan tetap laksanakan protokol kesehatan. Karena kita harus tetap menjaga baik diri kita, untuk tidak menularkan ataupun tertular, karena itu protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan. Walaupun kita semua sudah vaksinasi," tutur Sigit. 


Untuk diketahui, vaksinasi massal yang digelar bersama aliansi BEM  di Universitas Bhayangkara, Bekasi, menargetkan 1.100 orang disuntik vaksin jenis Sinovac. Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 81 orang, yang terdiri dari 60 orang vaksinator Dinkes, 10 orang relawan, dan 11 vaksinator Polri.


Sementara, vaksinasi massal yang diselenggarakan GMNI bersama Polri di GOR Pulogadung, Jakarta Timur, menargetkan 1.000 orang disuntik vaksin. Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 39 orang, yang terdiri dari 14 orang vaksinator Polri dan 25 orang relawan.


Selain vaksinasi massal, dalam dua kegiatan tersebut, Kapolri juga memberikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat. Tujuannya untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak perekonomiannya di saat Pandemi Covid-19.

POLSEK SUNGAI PINANG GENCAR PERIKSA KENDARAAN DARI LUAR KOTA SAMARINDA DI POS PENYEKATAN

 

Polsek Sungai Pinang - Untuk mencegah masuknya Virus Korona ke Kota Samarinda. Petugas gabungan yang bertugas di Pos penyekatan yang berdiri di depan Bandara Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (APT Pranoto) Samarinda yang terletak di Jalan Poros Samarinda-Bontang, Kelurahan Sungai Siring, Kecamatan Samarinda Utara, Sabtu (31/7) gencar melakukan pemeriksaan kendaraan dari luar Kota Samarinda.


Dalam giat penyekatan pada hari ini, petugas gabungan menjaring 40 unit roda empat dan 15 unit kendaraan roda dua mulai pukul 08.00 Wita hingga pukul 11.00 Wita. Seluruh pengendara maupun penumpang diperiksa kartu Identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) kemudian dilakukan pengecekan suhu tubuh dengan menggunakan thermo gun. 


Dari hasil pengecekan, seluruh pengendara dan penumpang rata-rata bersuhu tubuh antara 34-36 derajat celsius “Sekitar 70 warga yang melintas kami periksa. 10 orang diantaranya kami minta untuk menjalani swab antigen karena berasal dari luar Samarinda berdasarkan dari KTPnya,” Ujar Iptu Subagyo Padal Pos Penyekatan.


Hasil swab antigen yang dilakukan pada belasan orang ini menunjukkan 14 orang yang diperiksa negatif, sehingga diperbolehkan untuk meneruskan perjalanan.


Sementara, Kapolsek Sungai Pinang Kompol Muhammad Jufri Rana, S.H. mengatakan “Pentingnya bagi kita semua mengetahui kondisi kesehatan kita saat akan berpergian, jangan sampai kita acuh pada diri sendiri maupun orang lain, sehingga tanpa disadari kita menularkan virus Korona kepada orang lain,” Ungkap Kapolsek


“Untuk itu, Petugas Posko Penyekatan berjibaku dalam melakukan pemeriksaan dan penyekatan, dengan tujuan mencegah semakin meningkatnya penyebaran Covid-19 di Kota Samarinda serta melindungi segenap masyarakat Kota Tepian yang sama-sama kita cintai ini,” Pungkas Kompol Jufri.

POLSEK SAMARINDA SEBERANG CEK DOKUMEN KESEHATAN DAN PROKES DI POS PPKM

Bertindak sesuai aturan, personil posko penyekatan lakukan pemeriksaan, tak punya dokumen perjalanan terpaksa kembali


Selama berlaku nya PPKM level IV, Polsek Samarinda Seberang mendirikan Pos Penyekatan wilayah kecamatan Loa Janan Ilir dengan personil jaga yang merupakan tim gabungan dari Polresta Samarinda, Polsek Samarinda Seberang, Koramil Samarinda Seberang, Dishub, Satpol-PP, Dinas Kesehatan, personil kecamatan, BPBD hingga relawan yang melakukan penyekatan terhadap semua kendaraan yang akan memasuki Kota Samarinda melalui kecamatan Loa Janan Ilir.


Salah satu pos penyekatan Samarinda terletak di Jln. HM. Rifaddin kelurahan Harapan Baru kecamatan Loa Janan Ilir tepatnya di area halaman kantor OJK yang merupakan perbatasan antara wilayah Samarinda dengan Kutai Kartanegara.


Sabtu, 31 Juli 2021 Jalan HM  Rifaddin terpantau lancar dan tidak terjadi antrean kendaraan.

Sementara itu, untuk volume kendaraan juga terlihat menurun yang bisa diartikan bahwa masyarakat sudah mengetahui adanya penyekatan atau penutupan jalan di Jalan HM. Rifaddin.


Mekanisme pelaksanaan pada pos penyekatan, petugas memberhentikan kendaraan yang hendak memasuki Kota Samarinda seraya memeriksa surat-surat yang diperlukan, seperti surat tugas dari kantor dan surat registrasi pekerja beserta surat kesehatan. Jika para pengendara tidak membawa atau tidak bisa menunjukkan persyaratan yang dibutuhkan, petugas akan memutarbalikkan kendaraan tersebut dan hal tersebut telah di buktikan oleh 3 pengemudi asal Balikpapan tadi pagi. Saat dimintai untuk memperlihatkan dokumen perjalanan dan surat kesehatan, mereka tidak dapat menunjukkan nya dan mereka juga tidak bersedia untuk diperiksa kesehatannya.


Hal ini kami lakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona yang kian memperlihatkan peningkatan yang drastis.

Untuk itu kami mohon kerjasamanya demi kebaikan kita semua.

KANIT BINMAS POLSEK PALARAN PIMPIN PENYEKATAN DI DEPAN JEMBATAN ACHMAD AMIN

 

Palaran--Kanit binmas Polsek Palaran IPDA Sugondo memimpin kegiatan penyekatan di depan jembatan Achmad amin bersama TNI, Satpol-PP, BPBD dan juga dishub kota Samarinda. Sabtu (31/07/21)


Kegiatan pendekatan yang dilakukan di depan jembatan Ahmad Amin bertujuan untuk mencegah terjadinya penyebaran wabah covid 19 yang semakin hari semakin meningkat jumlah orang yang terpapar virus tersebut.


Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut sekitar 4 unit kendaraan roda empat yang berasal dari Samarinda dengan tujuan Balikpapan yang tidak dilengkapi dengan surat kesehatan seperti antigen ataupun PCR yang kemudian kendaraan tersebut diminta untuk memutar arah balik kendaraannya.


Selain roda empat juga terdapat roda dua yang tidak mentaati prokes dan juga diminta untuk memutar balik arah kendaraan tersebut.


Himbauan dan peringatan juga disampaikan oleh Kanit binmas Polsek Palaran ipda Sugondo dengan menyampaikan kepada pengendara kendaraan agar tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan juga membatasi mobilitas.


Terpisah Kapolsek Palaran AKP Roganda.SH menuturkan kegiatan penyekatan terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI Polri, satpol PP, BPBD kota Samarinda dan juga Dishub kota Samarinda dengan tujuan untuk mencegah warga luar dari Palaran yang hendak masuk ke Palaran mengingat Palaran saat ini sudah menjadi zona merah.

Jumat, 30 Juli 2021

PEMILIK KAFE YANG SEMPAT VIRAL DI MEDSOS, SORE TADI MENDATANGI POLRESTA SAMARINDA UNTUK BERI KETERANGAN DAN MENGAKU BERSALAH

 

SAMARINDA - Masih ingat kafe yang berada di Jalan Lai Kelurahan Gunung Kelua Samarinda Ulu, yang biasa disebut Vorvo, yang ditegur oleh tim Satgas Covid-19, karena kafe tersebut buka lebih dari waktu yang telah ditentukan tentang aturan PPKM level 4 di Kota Samarinda yakni pukul 21.00 WITA, sementara kafe tersebut masih buka hingga pukul 22.00 WITA pada Selasa (27/7/2021) lalu. 


Pada saat patroli malam kafe tersebut terlihat ramai pengunjung, sehingga, tim Satgas Covid-19 pun, langsung menegur dan memberikan himbauan terkait aturan di PPKM Level 4 ini. 


Tetapi, saat pemilik kafe tersebut diberikan himbauan salah satu pemuda tersebut bersikap biasa saja, namun malah justru sempat mengacungkan jari tengah ke arah petugas.


Atas perbuatanya itu, pemilik kafe tersebut pun yang bernama Muhammad Daffa Fakhruroji (19) dengan didampingi saudaranya, sang ayah serta Kasat Pol PP Kaltim Gede Yusa mendatangi Mako Polresta Samarinda pada Jumat (30/7/2021) sore tadi, untuk memberikan keterangan dan pemuda tersebut mengaku bersalah karena akibat expresi secara reflek jari tengah tersebut menjadi gaduh di media sosial dan pelaku akan meminta maaf kepada pihak yang merasa di rugikan lalu membuat surat pernyataan.

Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman,SIK.M.Si melalui Kasat Reskrim Kompol Andika Dharma Sena,SIK.,M.H saat dikonfirmasi mengatakan benar, pemilik kafe datang ke Mako Polresta Samarinda sore tadi. 


"Iya benar, yang bersangkutan sudah meminta maaf dan membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan/mengulangi perbuatannya lagi," singkatnya.

PEDULI TERHADAP WARGANYA YANG TERDAMPAK COVID-19, BHABINKAMTIBMAS SIMPANG PASIR BAGIKAN SEMBAKO

Palaran-- sejak virus covid-19 mau apa di Indonesia banyak sekali warga yang terdampak, sebagai wujud kepedulian terhadap warganya yang terdampak virus covid-19 Bhabinkamtibmas Kelurahan Simpang pasir membagikan paket sembako. Jumat(30/07/21)


Pembagian paket sembako tersebut dilakukan oleh bhabinkamtibmas Kelurahan Simpang pasir Bripka Slamet Tri dengan cara door to door atau secara langsung menyambangi warganya yang dianggapnya kurang mampu yang terdampak virus covid 19.


Selain membagikan paket sembako tersebut secara langsung bhabinkamtibmas menyambangi warganya dengan tujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Polri dengan masyarakat.


Bripka Selamet menuturkan paket sembako yang diberikan tersebut adalah wujud kepedulian Polri terhadap sesama yang terdampak virus covid-19.


Sejak virus covid-19 mewabah di Indonesia khususnya Palaran,banyak warga yang kehilangan mata pencariannya,semoga dengan bantuan yang diberikan oleh polri dapat membantu meringankan beban warganya.ucap selamet.


Selamet juga mengatakan,warga yang di beri bantuan tersebut sangat gembira dan berterima kasih atas kepedulian Polri terhadap warga yang kurang mampu dan terdampak covid-19.

GELAR YUSTISI GABUNGAN POLSEK SUNGAI PINANG BAGI MASKER DAN HIMBAU WARGA DISIPLIN PROKES

 

Polsek Sungai Pinang - Kepatuhan pengendara motor terhadap protokol kesehatan saat berkendara di Jalan Gerilya, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang masih minim. Pasalnya, sebagian besar pemotor tidak menggunakan masker. 


Melihat hal itu, tim satgas kecamatan yang menggelar razia yustisi prokes mengadang pengendara dan diminta untuk menepi. Tanpa berlama-lama petugas memberikan arahan sekaligus hukuman pembinaan berupa push-up lantaran pengendara dengan sengaja melanggar aturan pemerintah tersebut. 


Camat Sungai Pinang, Siti Hasanah menegaskan, razia yustisi Covid-19 bertujuan mengingatkan warga bahwa bahaya virus ini masih ada dan nyata. Bahkan dalam dua pekan saja terjadi peningkatan kasus hingga berujung kematian.


Kecamatan Sungai Pinang sendiri saat ini masih di zona merah dengan kasus covid-19 terkonfirmasi sebanyak 271 orang. Hal ini membuat semua harus waspada dan wajib patuh pada prokes demi keselamatan bersama. 


“Tidak ada alasan apapun. Warga yang beraktivitas wajib menggunakan masker dan jaga jarak. Ini mencegah penularan virus yang bisa terjadi pada siapa saja dan dimana saja,” ungkap Siti. 


Ketegasan yang dilakukan merupakan wujud kepedulian petugas dan bukan semata-mata hanya karena ingin menjatuhkan sanksi atau hukuman kepada pelanggar prokes. Lebih dari tim ingin adaptasi baru ini menjadi kebiasaan dalan keseharian di tengah masyarakat. 


“Masker saat ini menjadi kewajiban sekaligus kebutuhan. Untuk itu, harus dibiasakan sehingga warga akan ingat saat keluar rumah untuk memakai masker,” kata Siti. 


Sementara itu,  Kapolsek Sungai Pinang, Kompol Muhammad Jufri Rana, S.H. mengatakan, salah satu penyebab cepatnya penyebaran virus korona dimulai dari abainya warga mentaati prokes. Warga kebanyakan menganggap enteng lantaran secara kasat mata tidak pernah melihat wujud virus korona.“Virus ini bukan perkara nampak atau tidak, tapi dampak yang ditimbulkan jelas nyata. Sudah banyak yang terkena hingga meninggal dunia. Dan kami dari TNI-Polri senantiasa mengingatkan warga untuk menjaga diri dan keluarga agar tidak terpapar virus korona,” Ucap Kompol Jufri.


Bagi warga yang tidak patuh, hukuman dijatuhkan sebagai bentuk pendekatan dan pembinaan. Sehingga dikemudian hari warga bisa mengikuti arahan pemerintah demi kebaikan bersama. 


“Jangan merasa diri tidak akan kena virus korona. Sebab kita sama-sama tidak tahu virus ini sudah menempel pada diri kita atau tidak. Mencegah lebih baik dari pada mengobati,” Pungkas Kompol Jufri.

PPKM MASIH BERLANGSUNG POLSEK SAMARINDA ULU INTENSIFKAN PEMERIKSAAN DI POS PENYEKATAN

Polsek Samarinda Ulu - Sinergitas 3 Pilar Kembali melaksanakan Giat Penyekatan PPKM Mikro sesuai Sprin Kapolresta Samarinda, terhitung mulai Tanggal 6 s/d 31 Juli 2021, Jum'at (30/7). 


Kegiatan di Pimpin AKP Yunus Kello, SH. (Waka Polsek Smda Ulu), Ipda Nurdiansyah (Padal), 6 (Enam) Pers Polsek Smda Ulu, 2 (Dua) Pers Satu Lantas Polres, 3 ( tiga ) Personil Brimob Samarinda, 1 ( satu ) Pers Koramil Smda Ulu, 5 ( Lima ) Pers Satpol-pp Kec. Smda Ulu, 2 ( Dua ) Pers BPBD Kota Samarinda, 2 ( Dua ) Pers Puskesmas Air Putih dan 1 (Satu) Pers Relawan Polsek Ulu. 


Kegiatan Pos Penyekatan Bukit Pinang Smd Ulu melaksanakan giat Pemeriksaan pengguna jalan R2 ,R4 dan R6 terhadap masyarakat dari luar daerah yang melintas masuk Kedalam Kota Samarinda, memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap mentaati Protokol Kesehatan 5M : Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, Membatasi mobilisasi dan interaksi.


Kapolsek Samarinda Ulu Akp Zainal Arifin, SH., mengatakan dalam pelaksanaan tugas Selalu waspada terhadap orang-orang melintas keselamatan "PRIORITAS" dan selalu menerapkan Prokes, serta memeriksa serta Memutar balik kendaraan Plat Luar Daerah yang tidak dilengkapi dengan Surat Keterangan Hasil Swab Antigen dan MELAKUKAN SWAB ANTIGEN GRATIS : 15 (Lima Belas) Orang dengan Hasil Non Reaktif 13 (Tiga belas) Orang dan 2 (Dua) Orang Reaktif diarahkan melakukan Swab PCR. 


Dalam giat tersebut sekaligus Mensosialisasikan Protokol Kesehatan dan Perwali Kota Samarinda No. 13 tahun 2021, dan Hasil giat Operasi Penyekatan Penindakan sebanyak 3 (Tiga) Orang yang tidak menggunakan masker dengan memberikan Sanksi Sosial Mengucapkan Pancasila, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan memberikan masker bagi pelanggar yang tidak memiliki masker dan memberikan himbauan pentingnya penggunaan masker.


Tinjau Vaksinasi Buruh, Kapolri Harap Pertumbuhan Ekonomi Membaik

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi massal para pekerja atau buruh pada hari ini, Kamis (29/7). Vaksinasi massal ini diselenggarakan oleh PT. Ching Luh bekerja sama dengan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Polri mulai tanggal 28 Juli hingga 4 Agustus 2021.


Kapolri menyampaikan para pekerja atau buruh yang tergabung dalam perusahaan sektor esensial dan kritikal diberi kesempatan tetap melakukan produksi, dengan catatan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).


Untuk memaksimalkan kegiatan produksi tersebut, Kapolri menuturkan bahwa perlunya program vaksinasi untuk memperkuat proteksi para pekerja dan buruh agar tak terpapar virus COVID-19.


"Kita tahu bahwa saat ini rekan-rekan buruh khususnya yang tergabung dalam perusahaan ekspor diberi kesempatan melakukan produksinya dengan mengikuti prokes. Salah satu upaya lain kegiatan agar maksimal dengan melaksanakan program vaksinasi dan diharapkan rekan-rekan memiliki tingkat kekebalan yang lebih tinggi terharap serangan COVID," kata Kapolri.


Menurut Kapolri, peran buruh sangat diperlukan untuk sama-sama menanggulangi Pandemi Covid-19 di Indonesia, sebagaimana kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah. Mengingat, dalam memerangi virus corona dewasa ini diperlukan sinergitas dan saling bergandengan tangan dengan seluruh stakeholder. 


Disisi lain, kata Kapolri, untuk mencegah dan menekan laju pertumbuhan Covid-19, seluruh elemen termasuk buruh juga harus melaksanakan protokol kesehatan dengan sangat disiplin. Misalnya seperti 5M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi).


Dengan adanya program vaksinasi para buruh ini, mantan Kabareskrim Polri ini berharap para pekerja atau buruh dapat bekerja secara maksimal, sehingga pertumbuhan ekonomi semakin membaik.


"Program ini kita sesuaikan tidak hanya di sini tapi di daerah juga untuk sama-sama melaksanakan akselerasi vaksinasi rekan buruh dan kita harapkan rekan buruh bisa bekerja optimal dan pertumbuhan ekonomi semakin baik," ujarnya.


Meskipun sudah divaksin, Kapolri tetap meminta para pekerja atau buruh mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.


Sementara itu Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengucapkan terima kasih kepada Polri atas kerja sama program vaksinasi. Ia pun menyampaikan program vaksinasi ini akan dilakukan di daerah-daerah lainnya.


"Terima kasih pak Kapolri. Program ini akan dilakukan di beberapa daerah. Vaksin presisi ini sangat membentuk herd immunity. Salut untuk Polri," katanya.


Adapun total target vaksinasi sebanyak 14.600 orang dengan target vaksinasi harian sebanyak 1.250 orang yang berasal dari masyarakat umum, karyawan PT Victory Ching Luh Pasar Kemis, dan anggota KSPSI.


Total vaksin yang dipersiapkan dalam kegiatan ini sebanyak 19.500 dosis jenis Sinovac yang berasal dari Biddokes Polda Metro Jaya 5.000 dosis, Mabes Polri 5.000 dosis, Pemda Kabupaten Tanggerang 9.500 dosis.


Jumlah vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 57 orang yang terdiri dari Polri sebanyak 25 vaksinator dan relawan sebanyak 32 vaksinator. Dalam kegiatan ini juga disalurkan bantuan sosial sebanyak 2.500 paket kepada pekerja atau buruh serta masyarakat umum.

TINJAU PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19 POLSEK DAN KORAMIL SAMARINDA SEBERANG LAKUKAN PENGAMANAN

Dalam rangka memberikan rasa nyaman dan aman pelaksanaan vaksinasi, jajaran personel Polsek Samarinda Seberang melaksanakan pengamanan vaksinasi pada lima lokasi yaitu,: Puskesmas Baqa, Puskesmas Mangkupalas, Puskesmas Harapan Baru, Puskesmas Trauma Center, Poltekkes Kemenkes Kaltim.


Pengamanan kegiatan vaksinasi dilakukan oleh Babinkamtibmas masing-masing kecamatan yang di awasi oleh Kanit Binmas Ipda Taufik Hidayat dengan penanggung jawabnya adalah Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Made Anwara SH.


Hari ini, kamis (29/07/21) pelaksanaan vaksinasi berada di lima lokasi. Puskesmas Baqa, Puskesmas Mangkupalas, Puskesmas Harapan Baru, Puskesmas Trauma Center dan Poltekkes Kemenkes Kaltim.


Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Made Anwara SH melalui Kanit Binmas Ipda Taufik Hidayat mengatakan, pengamanan ini dilakukan dalam rangka mencegah timbulnya gangguan kamtibmas. Sehingga dapat memberikan kenyamanan warga masyarakat dan tenaga medis serta warga disekitar lokasi pelaksanaan vaksinasi.


“Sampai berakhirnya pelaksanaan vaksinasi, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat aman, damai, dan lancar serta kondusif,” kata nya.


Selain pengamanan, kata Kompol Made Anwara SH, personel juga melaksanakan upaya pencegahan penyebaran covid-19. Yakni berupa mengajak warga untuk menjaga dan menghimbau agar tidak berkerumun dan selalu menggunakan masker.


“Kami mengajak semua tenaga kesehatan dan para Lansia untuk menjadi agen kampanye protokol kesehatan 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan. Kedisiplinan menjadi kunci bersama memutus rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.


Selama pelaksanaan vaksinasi, baik peserta maupun pihak penyelenggara hingga pengamanan tetap selalu mempedomani protokol kesehatan. Seperti selalu menggunakan masker, menjaga jarak sosial hingga menghindari kerumunan:


1. Lokasi vaksinasi : 

> Puskesmas Baqa

> Puskesmas Mangkupalas

> Puskesmas Harapan Baru

> Puskesmas Trauma Center

> Poltekkes Kemenkes Kaltim


2. Merk vaksin yg disuntikan : Sinovac


3. Jumlah vaksin yg di Suntikan sebanyak 24 vial terdiri dari :

> Puskesmas Baqa : 2 vial

> Puskesmas Mangkupalas : 3 vial

> Puskesmas Harapan Baru : 2 vial

> Puskesmas Trauma Center : 5 vial

> Poltekkes Kemenkes Kaltim : 12 vial


4. Jumlah masyarakat yang di vaksin sebanyak 240 orang terdiri dari :

> Puskesmas Baqa : 18 orang

> Puskesmas Mangkupalas : 30 orang

> Puskesmas Harapan Baru : 22 orang

> Puskesmas Trauma Center : 50 orang

> Poltekkes Kemenkes Kaltim : 120 orang


5. Jumlah Tenaga Kesehatan :

> Puskesmas Baqa : 7 orang

> Puskesmas Mangkupalas : 7 orang

> Puskesmas Harapan Baru : 7 orang

> Puskesmas Trauma Center : 7 orang

> Poltekkes Kemenkes Kaltim : 10 orang


6. Sisa Stok Vaksin :

- Puskesmas Baqa : 17 vial

- Puskesmas Mangkupalas : 1 vial

- Puskesmas Harapan Baru : 32 vial

- Puskesmas Trauma Center : 4 vial

- Poltekkes Kemenkes Kaltim : 55 vial


7. Personel Pengamanan Polri : 5 orang

Kamis, 29 Juli 2021

Tinjau Posko Pasar Modern BSD, Kapolri Ingin Prokes Ditegakan Guna Menurunkan Level PPKM

 

JAKARTA - Pemerintah telah memutuskan memperpanjang PPKM Level 4, dengan memberikan kelonggaran terhadap pusat perekonomian masyarakat seperti pasar agar tetap beroperasi dengan protokol kesehatan yang ketat. 


Begitu yang disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau Posko PPKM di Pasar Modern BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (29/7/2021). 


“Oleh karena itu tadi kami meninjau langsung untuk memastikan bahwa terkait dengan beraktivitasnya pasar, tentunya pengaturan terkait protokol kesehatan harus dilaksanakan,” kata Sigit. 


Sigit menekankan sebagaimana Instruksi Mendagri No 24/2021 terdapat Level dalam penerapan PPKM mulai dari 1-4, yang dimana setiap level berebeda aturan pengetatannya. Untuk itu, Sigit mengingatkan penurunan Level dalam penerapan PPKM merupakan tanggung jawab bersama antara Pemerintah dan masyarakat dengan tetap menegakan protokol kesehatan. 


“Ini adalah kesempatan untuk kita semua bagaimana seluruh wilayah bisa menurunkan level. Dengan menurunkan level otomatis akan ada peningkatan pelonggaran sehingga aktivitas ekonomi bisa lebih baik di level yang diturunkan,” tekan mantan Kapolda Banten ini. 


Nantinya, lanjut Sigit, akan ada asesment setiap minggunya oleh Kementerian Kesehatan bagi wilayah yang memang memenuhi syarat untuk diturunkan level PPKM-nya. Oleh karena itu, Sigit mendorong agar masyarakat dan Pemda dengan dikawal TNI-Polri, untuk memastikan kepatuhan protokol kesehatan yang kuat, seperti memakai masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun. 


"Dengan prokes yang kuat tentunya akan menurunkan angka positif harian dan mingguan atau positivity rate, menurunkan angka kematian, meningkatkan angka kesembuhan, menurunkan BOR rumah sakit," kata Sigit.


Menurut Sigit, apabila penegakan protokol kesehatan dilakukan secara disiplin, hal itu akan menurunkan tingkat level PPKM. Dengan begitu, pembatasan berkurang dan perekonomian masyarakat akan kembali bergerak. 


"Dengan posisi begitu maka suatu wilayah akan turun level, dan saat turun level maka pembatasan juga akan berkurang disesuaikan dengan level yang baru, artinya pergerakan disektor ekonomi untuk pedagang dan kelompok yang ditentukan juga akan semakin meningkat karena adanya kurangnya pembatasan sesuai dengan level," ucap Sigit. 

Sigit menyebut, untuk menurunkan level PPKM tersebut diperlukan kerjasama seluruh stakeholder masyarakat dengan Satgas Covid-19 Pemda, TNI dan Polri. 


"Ini perlu kerjasama antara masyarakat dan seluruh stakeholder terkait, Pemda di backup satgas, TNI-Polri, dan lainnya, sehingga angka covid menurun dan kegiatan perekonomian meningkat," tutur Sigit.


Dalam asesmen mingguan, di seluruh Provinsi Indonesia masih berada di level 3 dan 4. Atau dengan kata lain, penerapan protokol kesehatan masih harus terus dilaksanakan secara disiplin dan ketat. Penentuan asesmen situasi sendiri menggunakan dua perbandingan yakni, indikator transmisi komunitas dan indikator kapasitas respon. 


Pada penentuan tingkat transmisi komunitas, menggunakan jumlah kasus, jumlah kasus rawat, dan jumlah kematian yang dihitung per 100 ribu penduduk per minggu sebagai indikator utama. Pemerintah telah menetapkan nilai-nilai ambang untuk masing-masing indikator sehingga dapat membagi indikator ke dalam tingkat transmisi tertentu.


Misalnya, kasus konfirmasi di bawah 20/100.000 penduduk/minggu dikategorikan sebagai transmisi komunitas tingkat 1. Sedangkan kematian di atas 5/100.000 penduduk/minggu dikategorikan sebagai transmisi komunitas tingkat 4. Kesimpulan tentang tingkat transmisi komunitas diambil berdasarkan indikator dengan tingkat transmisi tertinggi.


Sementara untuk kapasitas respons kesehatan dikategorikan memadai, sedang, atau terbatas berdasarkan tiga indikator, yakni positivity rate dari testing dengan mempertimbangkan rasio testing, rasio kontak erat yang dilacak untuk setiap kasus, dan keterisian tempat tidur perawatan. 


Oleh sebab itu, Sigit menekankan soal kepatuhan terhadap protokol kesehatan di Pasar Modern BSD tetap dipertahankan. Pelonggaran terhadap sektor perekonomian masyarakat ini, menurut Sigit harus dipertanggungjawabkan secara bersama-sama dengan betul-betul memperhatikan kapasitas pengunjung pasar yang diperbolehkan hanya 50 persen dan mengatur alur masuk pengunjung. 


Dalam tinjauannya, Sigit juga menyempatkan berinteraksi pemilik tempat pangkas rambut atau Barber Shop. Ia menyosialisasikan soal pentingnya protokol kesehatan agar pengelola dan pengunjung aman dari virus corona. 


"Nanti yang potong rambut harus pakai APD ya. Ada APD nya kan. Karena kan yang dipotong dibuka tuh. Biar aman semuanya ya," kata Sigit saat beriteraksi dengan pemilik Barber Shop.


Selanjutnya, Sigit juga menyapa para pedagang di Pasar Modern BSD. Warga yang berjualan pun menyampaikan ke Sigit bahwa penghasilannya sedikit berkurang, namun tetap bersyukur saat ini diperbolehkan untuk kembali beraktivitas. 


"Sedikit ya. Tapi alhamdulillah yang penting sekarang masih bisa kerja ya, terima kasih," ujar Sigit. 


Dalam kesempatan yang sama, Sigit menyalurkan bantuan sosial PPKM Level 4 kepada pengelola pasar dan masyarakat lainnya. Hal itu dilakukan untuk mengurangi beban di tengah Pandemi Covid-19.


Diketahui, posko PPKM di pasar terdapat vaksinasi mobile dalam rangka percepatan pembentukan Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap Covid-19 yang target sasaranya pengunjung pasar dan pedagang dengan kuota 50 orang perhari. 


Posko PPKM di pasar itu nantinya juga menyiapkan bantuan sosial (bansos) PPKM level 4 dari pemerintah. Pembentukan posko PPKM di pasar itu mulai dilakukan pada Selasa (27/7). Tercatat, sudah ada 9.213 posko PPKM di seluruh Indonesia. Jumlah itu berasal dari unsur TNI, Polri dan relawan.

AKIBAT TERDAMPAK PPKM MIKRO, POLSEK PALARAN BERI BANTUAN PAKET SEMBAKO KEPADA PEDAGANG KECIL


Palaran-- Wabah virus covid-19 belum juga berakhir dan pemberlakuan PPKM mikro pun membuat para pedagang kecil terdampak,polri dalam hal ini Polsek Palaran mewujudkan kepeduliannya melalui Wakapolsek Palaran IPTU A.Baihaki.SH,MH bersaman Camat Palaran Bapak Suwarso.A.Ks,M.Si dan Koramil Palaran membagikan paket sembako kepada para pedagang kecil. Kamis (29/07/21)

Sebelum pelaksanaan kegiatan pembagian paket sembako tersebut TNI-Polri dan muspika kecamatan Palaran telah berkoordinasi dan melakukan pemantauan terhadap para pedagang kecil yang ada di kecamatan Palaran.

Melihat banyaknya para pedagang kecil yang terdampak wabah virus covid-19 menimbulkan keprihatinan tersendiri sehingga TNI-POLRI dan Muspika Kecamatan Palaran mewujudkannya dengan memberikan bantuan berupa paket sembako kepada para pedagang kecil tersebut.

Camat Palaran menerangkan jika dengan adanya wabah virus covid-19 ini banyak warga terutama para pedagang kecil yang terdampak.

Camat juga menyebutkan selain para pedagang bantuan juga di berikan kepada warga yang kurang mampu termasuk yang lansia dan juga yang sedang isolasi mandiri.

Kapolsek Palaran AKP Roganda SH saat di temui juga membenarkan kegiatan yang dilangsungkan berupa pemberian bantuan paket sembako kepada para pedagang kecil dengan tujuan untuk membantu sesama.

Tak lupa Kapolsek juga berpesan kepada warga untuk selalu mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus covid-19, yang mana saat ini Palaran sudah menjadi Zona merah.

KAPOLSEK SUNGAI PINANG PANTAU DAH PERIKSA KENDARAAN YANG LEWAT DI POS PPKM SUNGAI SIRING

 

Polsek Sungai Pinang - Untuk memastikan Kepatuhan masyarakat terhadap imbauan protokol kesehatan (prokes) terlebih saat ini Samarinda menerapkan PPKM Level 4. Camat Samarinda Utara, Syamsu Alam bersama Kapolsek Sungai Pinang, Kompol Muhammad Jufri Rana, S.H. turun ke lapangan memantau jalannya pemeriksaan kendaraan yang melintas di depan Bandara Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (APT Pranoto) Samarinda yang terletak di Jalan Poros Samarinda-Bontang, Kelurahan Sungai Siring, Kecamatan Samarinda Utara, Kamis (29/7). 


Pemeriksaan di pos penyekatan dari unsur gabungan dari Polsek Sungai Pinang, Koramil 0901-02/Sungai Pinang, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda semakin intens dilakukan menyusul semakin meningkatnya kasus terkonfirmasi positif hingga meninggalnya warga akibat virus korona di Kota Tepian. 


Pos penyekatan yang dibuka sejak pukul 08.00 hingga 11.00 Wita ini bakal memeriksa semua jenis kendaraan yang melintas menuju Samarinda dari arah Bontang. Dari identitas, suhu tubuh hingga penerapan protokol kesehatan (Prokes) utamanya penggunaan masker. 


“Pada hari ini kami memeriksa sedikitnya 65 mobil dan 30 motor yang masuk Samarinda. Rata-rata memililiki suhu tubuh normal dan memiliki kartu Identitas Samarinda. Sehingga 95 kendaraan ini kami persilahkan melanjutkan perjalanan,” kata Kapolsek Sungai Pinang, Kompol Muhammad Jufri Rana, S.H.


Sementara, bagi pengendara maupun penumpang yang memiliki identitas luar Samarinda, maka diwajibkan mengikuti swab antigen yang disiapkan di pos penyekatan. 


“Ada 14 orang beridentitas luar Samarinda mengikuti swab antigen. Selang 15 menit hasil menunjukkan dia orang positif covid-19,” ungkap  Kompol Jufri.


Bagi dua warga yang hasil swab antigen positif maka diminta kembali ke daerah asal dan diminta untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. 


“Kami tidak mempersulit tapi ini bentuk antisipasi. Toh hanya sebentar saja. Jika hasil negatif silahkan lanjutkan perjalanan. Kalau hasil positif silahkan memeriksakan kesehatannya dulu,” tutur Kapolsek. 


Sementara, Camat Samarinda Utara, Syamsu Alam menegaskan jika pemeriksaan di pos penyekatan bertujuan untuk men screening dan tracking warga pendatang yang masuk Samarinda. Upaya ini diharapkan mampu mencegah masuknya virus korona dari luar Samarinda. 


“Tujuan pemerintah agar warganya selalu terlindungi. Namun demikian kepatuhan prokes ini yang menjadi pilihan utama agar warga terhindar dari virus korona,” singkat Syamsu.

POLSEK SAMARINDA KOTA LAKUKAN PATROLI GABUNGAN TINJAU PUSAT PERBELANJAAN DAN HIMBAU PPKM

Patroli Gabungan Kembali Di Gelar Dalam Rangka Peneggakan Instruksi Walikota Samarinda, 3 Pilar Berikan Teguran Dan Bagikan Instruksi Walikota Samarinda Kepada Pelakunya Usaha Yang Berada Diwilayah Kecamatan Samarinda Kota

       

Samarinda Kota,- Meski tak kunjung lepas dari zona merah. Satgas Covid-19 Kecamatan Samarinda Kota bersama Polsekta Samarinda Kota Dan Koramil Samarinda Ilir tetap semangat melaksanakan operasi yustisi Covid-19 di berbagai lokasi keramaian utamanya kafe, warung makan serta Pusat Pusat Perbelanjaan dan Sejenisnya yang dapat Menimbulkan Keramaian, 29/07/2021.


Petugas gabungan menyasar warung makan, Cafe, Rumah makan, Mall dan Tempat usaha yang bisa menimbulkan keramaian yang ada di Jalan P. Diponegoro, Jln. Mulawarman, Jln. Hidayatullah, Jln. Awang Long, Jln. Muso Salim dan Jln. Basuki Rahmad dan Seputaran Pasar Pagi Darat Kecamatan Samarinda Kota sekitar pukul 11.00 Wita hingga pukul 13.30 Wita. Hasilnya, masih ada pelanggaran ditemukan terutama jaga jarak dan kurangnya penerapan ketat Protokol Kesehatan di tempat usaha tersebut. 


Hal ini tidak sesuai dengan Instruksi Wali Kota No 4 Tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat Level 4 Covid-19 di kota Samarinda yang Pemberlakuannya dimulai sejak 26 Juli sampai 2 Agustus mendatang, 

Secara umum terdapat sejumlah poin kelonggaran dibandingkan dengan PPKM Mikro diperketat. Jika pada PPKM Mikro cafe, Rumah makan,restoran dan sejenisnya dapat beroperasi dengan bersifat take away atau tidak menerima layanan makan ditempat, namun pada PPKM Level 4 ini cafe, warung makan dan restoran tetap dapat beroperasi dan menerima layanan makan ditempat dengan batasan waktu 20 menit. “Untuk kapasitas yang dibuka 25 persen dengan protokol kesehatan yang ketat,”


Selain itu Petugas Gabungan Juga memberikan himbauan kepada pengelola pusat perbelanjaan untuk mengikuti Instruksi menteri dalam negeri No 15 tahun 2021 tanggal 2 Juli tentang PPKM Dan Instruksi Gubernur Kaltim No. 14 Tahun 2021 tanggal 21 tentang PPKM Darurat. 


Camat Samarinda Kota Anis Siswantini, S. Kom, M. Si menjelaskan saat ini Pemerintah Kota Samarinda telah menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Masyarakat (PPKM) Level 4 di kota Samarinda. 


Para pengusaha kafe, warung makan  Serta restaurant dan pengelola pusat perbelanjaan serta sejenisnya, sebagian sudah ada yang memahami dan mengetahui instruksi Mendagri, Gubernur Kaltim dan Wali Kota Samarinda, Namun karena kurangnya kesadaran sehingga terjadi pelanggaran Protokol kesehatan pada pelaksanaannya. 


“Bagi yang melanggar ini kami beri peringatan agar kedepannya lebih memperketat Protokol kesehatan pada pelaksanaannya sesuai dengan instruksi Walikota Samarinda No 04 Tahun 2021 Tentang PPKM Level 4.


Selain itu, personil gabungan juga memberikan kembali surat Instruksi Wali Kota sehingga tidak ada alasan lagi bagi pengusaha kafe, warung makan dan Pengelola pusat perbelanjaan maupun sejenisnya untuk tidak mentaati nya, Jika terjadi pelanggaran berikutnya maka akan ditindak tegas. 


“Bisa kami tutup sesuai dengan kewenangan yang diberikan dari tim gugus tugas Covid-19 Kota Samarinda Untuk itu kami mohon kerjasamanya,” pinta Camat. 


Di lain pihak, Kapolsek Samarinda Kota AKP Creato Sonitehe Gulo SH, S. IK mengatakan bahwa kebiasaan hidup baru dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) harus terus di tekankan kepada masyarakat. Sebab, dengan prokes itulah bisa membentengi diri dari virus Corona yang kian mengganas akhir-akhir ini."Kalau masyarakat kita tidak kompak akan sulit lepas dari pandemi ini. Untuk itu kami pun selalu gencar melakukan imbauan hingga penindakan bagi pelanggar prokes ini,” ucap Kapolsek. 


Kapolsek pun meminta kepada pengusaha kafe, warung makan maupun pengelola tempat usaha dan sejenisnya untuk bersama mengajak dan memberikan pemahaman kepada pelanggan bahwa aturan makan ditempat sudah berlaku namun  dibatasi hanya untuk 25 persen konsumen yang bisa berbelanja maupun makan ditempat sesuai dengan kapasitas daya tampung Cafe , Rumah Makan, Warung Makan, Dan Restaurant dan 20 Menit batasan layanan makan ditempat agar pelanggan nantinya tidak kaget namun tetap bisa terlayani dengan baik. 


“Usaha tetap bisa jalan namun harus taat aturan dengan Penerapan Protokol Kesehatan Yang ketat” tutup Kapolsek.

POLSEK SAMRINDA KOTA HIMBAU PROKES DAN BAGIKAN MASKER KEPADA WARGA DI PASAR SEGIRI

Polsek Samarinda Ulu - Bhabinkamtibmas Kelurahan Sidodadi Aiptu I Wayan Seden Bersinergi dengan Instansi-instansi Pemerintah dalam Kegiatan Penjagaan Pasar Tangguh Satgas COVID-19 di Pasar Segiri Jl. Pahlawan Kel. Sidodadi dalam Rangka PPKM Level 4 Wilkum Polsek Samarinda Ulu. Kamis (29/7). 


Adapun Dasar Surat Perintah Kapolresta Samarinda nomor Sprin/636/Vll/Huk.6.6/2021 tgl 28 Juli 2021. Dengan itu Personel Polsek Samarinda Ulu melaksanakan Giat sesuai Sprin Kapolresta Samarinda. 


Kapolsek Samarinda Ulu Akp Zainal Arifin, SH., memerintahkan anggota yang terlibat dalam Kegiatan Penjagaan Pasar Tangguh Satgas COVID-19 , benar-benar melaksanakan dengan penuh rasa tanggungjawab dikarenakan lokasi tersebut masuk Wilayah Hukum Polsek Samarinda Ulu. 


Adapun Personel yang telibat dalam kegiatan tersebut diantarannya Satpol PP Kota Samarinda sebanyak 4 Personel, Polsek Samarinda Ulu 1 org (Bhabinkamtibmas Sidodadi Aiptu I Wayan Seden) dan Dinas perdagangan Samarinda 1 org. 


Dalam kegiatan tersebut Team Satgas Covid-19, Mensosialisasikan Perwali Kota Samarinda No.13 Tahun 2021 Tentang Pendisiplinan Dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19 di Kota Samarinda dan terapkan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi) kepada para pedagang dan pembeli di Pasar Segiri. 


Kapolsek Samarinda Ulu Akp Zainal Arifin, SH., mengatakan Kegiatan ini terus-menerus dilakukan Bhabinkamtibmas dan Jajaran Polsek Samarinda Ulu, menghimbuan dan mensosialisasikan Protokol Kesehatan,  Pencegahan Memutus Rantai Penyebaran Covid-19 di Wilkum Polsek Samarinda Ulu, Ucap Akp Zainal Arifin, SH.


POLSEK PALARAN SALURKAN BANTUAN SOSIAL SERENTAK MEMBANTU WARGA TERDAMPAK COVID-19

 

Palaran-- Penyaluran bantuan sosial dalam rangka membantu warga yang terdampak virus covid-19 terus bergulir, seperti yang disalurkan oleh Jajaran Polsek Palaran bersama TNI, Muspika Kecamatan Palaran serta Relawan dan mahasiswa KKN. Kamis (29/07/21)


Bantuas berupa paket sembako tersebut secara langsung diberikan kepada warga yang kurang mampu dan juga yang sedang isolasi mandiri.


Lurah Bantuas bapak Suyatno.Sos yang ikut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut mengatakan bantuan yang di berikan dari Polri sangat membantu sekali keadaan warganya yang terdampak virus covid-19.


Kapolsek Palaran AKP Roganda SH secara terpisah mengatakan penyaluran bantuan berupa paket sembako tersebut merupakan wujud kepedulian Polri dalam hal ini Polsek Palaran kepada warga yang terdampak wabah virus covid-19.


Bantuan paket sembako memang sengaja di salurkan secara langsung setelah berkoordinasi dengan pihak muspika kecamatan Palaran agar tepat sasaran.ucap Kapolsek


Warga sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh polri,dimasa pandemi covid-19 ini bantuan berupa paket sembako sangat berguna sekali untuk kelangsungan hidup.


Kapolsek Palaran melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Bantuas Bripka Puguh juga berpesan kepada warga untuk tetap menjaga kesehatan dan juga menjalankan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penyebaran virus covid-19.

"Kami minta warga tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari" ucapnya

POLSEK SAMARINDA KOTA GELAR OPS YUSTISI TERTIBKAN PELANGGAR PROKES TAK PAKAI MASKER

Samarinda Kota, - Polsek Samarinda Kota melakukan Operasi Yustisi dalam rangka Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan, di Jalan Bhayangkara (Depan Mapolsek Samarinda Kota) Kel. Bugis Kota Samarinda, 29/07/2021.

 

Operasi ini, dipimpin Wakapolsek Samarinda Kota Akp Tawang P bersama personel Polsek Samarinda Kota. 

 

“Kami terus melakukan Operasi Yustisi dalam rangka Penerapan Disiplin dan Penegakan Protokol Kesehatan, sehingga nantinya masyarakat terhindar dari Covid 19,” ujar Wakapolsek. 

 

Dalam operasi Yustisi ini pelanggar Prokes yang terjaring adalah masyarakat yang tidak memakai masker. Selanjutnya, Pelanggar diberikan sanksi berupa teguran tertulis maupun lisan  dan kami berikan masker gratis. 

 

Tujuan operasi ini, guna meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan dalam masa Pandemi Covid – 19, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Wilayah hukum Polsek Samarinda Kota, Tutup Wakapolsek

POLRESTA SAMARINDA GELAR VAKSINASI UNTUK KALANGAN MAHASISWA, KAPOLRESTA SAMARINDA HARAP MAHASISWA JADI TELADAN PROKES

SAMARINDA – Sejumlah mahasiswa di Kota Samarinda mengikuti vaksinasi massal di gerai vaksin presisi yang digelar di Polresta Samarinda. Vaksinasi bagi mahasiswa ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian jajaran Kepolisian terhadap kalangan mahasiswa.


Pelaksanaan vaksinasi tersebut dilaksanakan pada Kamis (29/7/2021) hari ini, di dua titik yakni Aula Wira Pratama Lantai II dan Klinik Mako Polresta Samarinda Jalan Slamet Riyadi Kelurahan Karang Asam Ulu Kecamatan Sungai Kunjang. 


Sebanyak 500 dosis yang disiapkan untuk para mahasiswa dari puluhan universitas. Nah, dosis yang diberikan tersebut diberikan oleh Markas Besar (Mabes) Kepolisian Republik Indonesia (Polri). 


Hal ini diungkapkan Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman, SIK.,M.Si. saat meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi tersebut mengatakan.


"Iya ini untuk mahasiswa, dan vaksinnya di droping dari mabes, untuk 500 orang, karena kuotanya memang terbatas dan ini dosis pertama yang di lakukan secara bertahap," ungkapnya. 


Ia menambahkan berdasarkan data dan mahasiswa yang mendaftar untuk divaksin, total keseluruhan yakni 487 orang. 


"Untuk data keseluruhan mahasiswa yang mendaftaftar ada 487 orang," terangnya. 

Dengan adanya vaksin ini diharapkan dapat membantu program pemerintah yakni vaksinasi bagi masyarakat dan tujuan dari vaksinasi ini pada dasarnya agar para generasi millenial memiliki ketahanan tubuh yang kuat terhadap paparan Covid-19. Termasuk diantaranya adalah kalangan mahasiswa.


"Mudahan ini bisa membantu program pemerintah, terkait vaksinasi dan ini khusus mahasiswa, dan ini juga untuk Herd Immunity," pungkasnya.


Pihaknya juga berharap mahasiswa dapat menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan serta bersama-sama mewujudkan Kota Samarinda yang kondusif dan status yang saat ini masih zona merah dapat segera beralih ke zona oranya, kuning bahkan hijau.

POLSEK DAN KORAMIL SAMARINDA SEBERANG GENCAR LAKSANAKAN YUSTISI UPAYA CEGAH PENYEBARAN COVID-19

Diiringi Senyum, Sapa dan Salam, Polsek dan Koramil Samarinda Seberang melaksanakan operasi yustisi covid-19


Slogan Senyum, Sapa dan Salam dalam memberi pelayan kepada masyarakat ataupun melaksanakan kegiatan Kepolisian bukan hanya sekedar cerita semata bagi Kapolsek Samarinda Seberang, Komisaris Polisi Made Anwara, SH beserta jajarannya.


Dalam setiap arahan sebelum melaksanakan tugas, Kompol Made Anwara SH berulang kali menekankan bahwa 3 S harus selalu di tampilkan dalam setiap kegiatan.


Hal tersebut di buktikan oleh personilnya pada pelaksanaan operasi yustisi covid-19 yang kembali di gelar di Jln. Sultan Hasanuddin, Samarinda Seberang pada Kamis pagi (29/07/21). Dengan senyuman yang khas, namun tidak mengurangi wibawa seorang pimpinan, beliau tampilkan untuk menyapa pengendara yang terjaring dalam Operasi Yustisi Covid-19.


Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Made Anwara SH beserta jajarannya menghampiri para pelanggar yang terjaring dan memberikan himbauan untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan sebagaimana anjuran dari Pemerintah dalam prilaku sehari-hari demi kebaikan bersama.

Penyampaian himbauan tersebut tetap dilakukan secara humanis dan santun namun tetap tegas.


Ungkapan terimakasih dengan tulus keluar dari mulut si pengendara yang terjaring tersebut atas pemberian masker dan di pakaikan langsung oleh Kapolsek serta jajaran nya.

BHABINKAMTIBMAS POLSEK SUNGAI KUNJANG TINJAU GIAT VAKSINASI MASSAL DI PUSKESMAS LOA BAKUNG

Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Kunjang Kelurahan Loa Bakung Aipda Jumiarto melaksanakan kegiatan pengamanan sekaligus monitoring kegiatan penyuntikan Vaksin Covid-19 kepada lansia dan warga umum di puskesmas Loa Bakung jalan Jakarta kelurahan Loa Bakung, kecamatan Sungai Kunjang, Kamis 29/7/2021. 


“Pengamanan pemberian Vaksin ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga masyarakat sekaligus untuk memonitor pelaksanaan Vaksinasi,” tutur Aipda Jumiarto.


 Kegiatan Vaksinasi ini di laksanakan oleh petugas vaksinator dari Puskesmas Loa Bakung, Sesuai data dari Puskesmas, bahwa hari ini Kamis (29/07/2021) sebanyak 60 orang yang terdiri dari Lansia dan masyarakat umum akan menjalani Vaksinasi.


Sebelum divaksin, para penerima vaksin melaksanakan beberapa proses atau tahapan diantaranya, terlebih dahulu melaksanakan pendaftaran, dilanjutkan dengan pemeriksaan screening, kemudian dilakukan penyuntikan vaksin.


“Pelaksanaan kegiatan Vaksinasi kepada masyarakat umum serta Lansia hari ini berjalan dengan aman dan lancar.” katanya.


Di kesempatan itu, Aipda Jumiarto tak lupa untuk terus mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Caranya dengan tetap menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir serta menjaga jarak dan mematuhi peraturan Daerah tentang penanggulangan penyakit menular.


“Dengan mematuhi protokol kesehatan. Kita bersama-sama menekan penyebaran Covid-19,” tutupnya.

Rabu, 28 Juli 2021

POLSEK SAMARINDA ULU LAKUKAN PENYEKATAN DAN PERIKSA KENDARAAN MASUK WILAYAH SAMARINDA

 

Polsek Samarinda Ulu - Sinergitas 3 Pilar Kembali melaksanakan Giat Penyekatan PPKM Mikro sesuai Sprin Kapolresta Samarinda, terhitung mulai Tanggal 6 s/d 31 Juli 2021, Rabu (28/7). 


Kegiatan di Pimpin AKP Yunus Kello, SH. (Waka Polsek Smda Ulu), Ipda Khaelani (Panit 1 Intel), Ipda Nurdiansyah (Padal), 6 (Enam) Pers Polsek Smda Ulu, 2 (Dua) Pers Satu Lantas Polres, 3 ( tiga ) Personil Brimob Samarinda, 1 ( satu ) Pers Koramil Smda Ulu, 5 ( Lima ) Pers Satpol-pp Kec. Smda Ulu, 2 ( Dua ) Pers BPBD Kota Samarinda, 2 ( Dua ) Pers Puskesmas Air Putih dan 1 (Satu) Pers Relawan Polsek Ulu. 


Kegiatan Pos Penyekatan Bukit Pinang Smd Ulu melaksanakan giat Pemeriksaan pengguna jalan R2 ,R4 dan R6 terhadap masyarakat dari luar daerah yang melintas masuk Kedalam Kota Samarinda, memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap mentaati Protokol Kesehatan 5M : Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, Membatasi mobilisasi dan interaksi.


Kapolsek Samarinda Ulu Akp Zainal Arifin, SH., mengatakan dalam pelaksanaan tugas Selalu waspada terhadap orang-orang melintas keselamatan "PRIORITAS" dan selalu menerapkan Prokes, serta memeriksa serta Memutar balik kendaraan Plat Luar Daerah yang tidak dilengkapi dengan Surat Keterangan Hasil Swab Antigen dan MELAKUKAN SWAB ANTIGEN GRATIS : 15 (Lima Belas) Orang dengan Hasil Non Reaktif 13 (Tiga belas) Orang dan 2 (Dua) Orang Reaktif diarahkan melakukan Swab PCR. 


Dalam giat tersebut sekaligus Mensosialisasikan Protokol Kesehatan dan Perwali Kota Samarinda No. 13 tahun 2021, dan Hasil giat Operasi Penyekatan Penindakan sebanyak 2 (Dua) Orang yang tidak menggunakan masker dengan memberikan Sanksi Sosial Mengucapkan Pancasila, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan memberikan masker bagi pelanggar yang tidak memiliki masker dan memberikan himbauan pentingnya penggunaan masker.

BANTU WARGA TERDAMPAK COVID-19 PERSONIL POLSEK SUNGAI PINANG SALURKAN SEMBAKO

 

Bantu Warga Terdampak Pandemi Dan Pemberlakuan PPKM, Bhabinkamtibmas Sempaja Utara, Sambangi Pemukiman Warga Salurkan Bansos


Polsek Sungai Pinang - Meningkatnya angka warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Samarinda, mengakibatkan Kota Tepian menjadi salah satu Kota di Kaltim yang turut diberlakukan PPKM level 4 oleh Pemerintah, untuk menekan laju sebar Covid-19.


Tentunya, dengan pemberlakukan PPKM level 4 mengakibatkan banyak masyarakat yang terdampak. Merespons situasi tersebut, Polsek Sungai Pinang, melalui Bhabinkamtibmas Sempaja Utara, Bripka Lamsihar Sinaga turun langsung ke rumah-rumah warga untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 dimasa Pandemi dan pemberlakuan PPKM level 4 di Kelurahan Lempake Kecamatan Samarinda Utara.


Bripka Lamsihar Sinaga, yang sehari-harinya bertugas sebagai Personel Bhabinkamtibmas Kelurahan Sempaja Utara tersebut menyalurkan bantuan sosial berupa beras, dengan menyambangi pemukiman warga di wilayah Batu Besaung RT. 28 Kelurahan Sempaja Utara Kecamatan Samarinda Utara.


“Alhamdulillah, kami tidak sangka hari ini dikunjungi oleh Bhabinkamtibmas, kemudian diberikan bantuan berupa sembako, kami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas perhatiannya kepada kami, karena bantuan yang diberikan sangat kami harapkan pada saat ini,” Ucap Jumini (56) salah satu warga penerima bansos.


“Saat penyaluran bansos berupa sembako kepada warga masyarakat, tidak ketinggalan kami imbau dan edukasi masyarakat untuk taat dalam penerapan protokol kesehatan, serta anjuran pemerintah disaat penerapan PPKM Level 4,” Terang Bripka Lamsihar.


Sementara itu, Kapolsek Sungai Pinang Kompol Muhammad Jufri Rana, S.H., mengatakan, “Giat penyaluran bansos yang dilakukan oleh Jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Pinang bertujuan untuk membantu meringankan beban warga masyarakat di tengah pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PPKM level 4.


“Memang betul, sesuai dengan atensi dari Pimpinan, kami sudah menugaskan Personel  kami khususnya para Bhabinkamtibmas untuk mencari, mendata dan menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang terdampak Pandemi Covid-19 serta pemberlakuan PPKM Level 4 di wilayah Hukum Polsek Sungai Pinang,” Ujar Kompol Jufri.


“Semoga melalui giat penyaluran bansos ini bisa sedikit membantu meringankan beban warga yang terdampak dan dapat menjadi motivasi serta sarana edukasi bagi warga masyarakat untuk taat pada Prokes, dan bersama pemerintah berupaya mencegah penyebaran Covid-19,” Pungkasnya.

UPAYA CEGAH PENYEBARAN COVID-19 POLSEK SUNGAI PINANG GENCAR LAKUKAN PENGECEKAN DI POS PPKM

 

Petugas Gabungan Pos Penyekatan Sungai Lakukan Pemeriksaan Sejumlah Kendaraan Yang Akan Masuk Kota Samarinda, Sebagai Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19, Satu Warga Muara Badak Diminta Kembali ke Daerah Asal


Polsek Sungai Pinang - Kesadaran warga tentang penerapan protokol kesehatan bisa dibilang meningkat. Namun demikian masyarakat tetap diminta waspada akan penyebaran virus korona di Samarinda. Lengah sedikit saja bukan tidak mungkin tubuh akan terpapar Covid-19. 


Untuk mencegah masuknya wabah ini. Tim gabungan yang bertugas di Pos penyekatan yang berdiri di depan Bandara Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (APT Pranoto) Samarinda yang terletak di Jalan Poros Samarinda-Bontang, Kelurahan Sungai Siring, Kecamatan Samarinda Utara, Rabu (28/7) tetap meningkatkan kewaspadaan. 


Dihari ketiga penerapan PPKM Level 4 di pos penyekatan, petugas gabungan menjaring 35 mobil R4 dan 25 motor dari pukul 08.00Wita hingga pukul 11.00 Wita. Seluruh pengendara maupun penumpang diperiksa dengan diawali kartu Identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) kemudian pengecekan suhu tubuh dengan thermo gun. 


Dari hasil pengecekan, seluruh pengendara dan penumpang rata-rata bersuhu tubuh antara 34-36 derajat celsius sehingga dapat melanjutkan perjalanan. 


“Sekitar 80 warga yang melintas kami periksa. 14 diantaranya kami minta untuk menjalani swab antigen karena berdomisili luar Samarinda,” kata Kapolsek Sungai Pinang, Kompol Muhammad Jufri Rana, S.H.


Hasil swab antigen yang dilakukan pada belasan orang ini menunjukkan 13 orang negatif sementara satu orang asal Muara Badak, Kukar positif Covid-19. 


“Kami minta untuk kembali ke daerah asal. Dan kami sarankan melakukan pemeriksaan lanjutan,” terang Kompol Jufri. 


Kapolsek Sungai Pinang menambahkan, dengan adanya Pos Penyekatan ini, paparan Covid-19 dari luar Samarinda dapat kita antisipasi setiap harinya, demi melindungi dan menjaga warga masyarakat yang ada di Kota Tepian ini, dan kami harapkan bagi masyarakat luar Kota Samarinda, untuk memeriksakan kesehatannya lebih dulu sebelum berpergian, jangan sampai lengah sehingga berpotensi menyebarkannya kepada orang lain,” Pungkasnya

PERKETAT PPKM LEVEL 4 POLSEK PALARAN DAN INSTANSI TERKAIT LAKUKAN PEMERIKSAAAN PADA WARGA

Palaran-- tidak ingin warga Palaran tertular virus covid-19 tim gabungan yang terdiri dari TNI Polri, satpol PP, Dishub, BPBD dan juga security jalan tol Palaran melaksanakan pemeriksaan kendaraan di depan Pos penyekatan dan memutar arah balik kendaraan yang masuk ke Palaran. Rabu (28/07/21)


Sejak diberlakukannya PPKM mikro darurat dan berlanjut pada PPKM mikro level 4 tim gabungan Satgas Covid-19 terus melakukan upaya pencegahan penyebaran virus covid-19 yang ada di Samarinda khususnya Kecamatan Palaran dengan melaksanakan penyekatan serta pemeriksaan kendaraan yang masuk atau pun keluar dari Palaran.


Pemeriksaan tersebut antara lain pengecekan kelengkapan kendaraan bermotor serta pengukuran suhu badan dan juga penerapan protokol kesehatan kepada warga yang melintas.


Warga yang diketahui tidak memakai masker dan tidak menerapkan protokol kesehatan diminta untuk memutar arah balik kendaraannya.


Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu pagi sekitar pukul 09.00 wita menemukan sekitar 15 warga yang melintas yang tidak mematuhi protokol kesehatan dan diminta untuk memutar arah balik kendaraan tersebut.


Kapolsek Palaran AKP Roganda SH secara terpisah menyampaikan kegiatan penyekatan serta pemeriksaan tersebut terus ditingkatkan agar wabah virus covid-19 tidak menyebar secara luas di Palaran.

"Palaran saat ini sudah menjadi zona merah dan kami tidak ingin warga kami banyak yang terpapar oleh virus covid 19,secara tegas kami meminta warga yang tidak taat protokol kesehatan untuk tidak masuk wilayah Palaran" terang Kapolsek Palaran AKP Roganda SH

ANTISIPASI KENAIKAN KASUS COVID-19 POLSEK SAMARINDA SEBERANG PERKETAT POS PENYEKATAN

 

Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Made Anwara SH menginstruksikan agar petugas di Posko Penyekatan harus menjaga dengan ketat, untuk menghindari adanya pendatang gelap, jika ditemukan adanya pendatang gelap maka akan diberikan sanksi.


Hal itu di sampaikan Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Made Anwara SH usai meninjau posko penyekatan di Jln. HM. Rifaddin kelurahan Harapan Baru kecamatan Loa Janan Ilir.


Dalam kegiatan itu, Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Made Anwara SH seraya memberikan semangat kepada seluruh personil jaga yang merupakan gabungan dari berbagai instansi horizontal, Rabu 28 Juli 2021.


“ Sejak tanggal 29 Juni 2021, berdasarkan kebijakan melihat situasi terjadinya lonjakan terhadap masyarakat yang terpapar oleh virus corona sehingga demi kebaikan kita semua maka penyekatan ini kembali dilakukan, “jelas Kapolsek.


Lanjut Kapolsek, Posko di Jln. HM. Rifaddin kelurahan Harapan Baru kecamatan Loa Janan Ilir merupakan akses yang sangat strategis, dimana pendirian Posko ini guna pengawasan terhadap pergerakan masyarakat yang wilayah nya berbatasan langsung dengan kabupaten Kutai Kartanegara.


“Sesuai aturan bahwa kendaraan yang melintas akan dilakukan pemeriksaan, untuk kendaraan yang dari luar kota maka harus disertai dengan dokumen nya, baik itu surat jalan maupun hasil test kesehatan sebagaimana persyaratan yang telah di tentukan", tegas Kapolsek.


Jangan sampai kita kecolongan maupun dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, ” imbuh Kapolsek.


Tambah Kapolsek, jika ada pengendara yang melintas tanpa di lengkapi dengan dokumen, maka akan diminta untuk kembali.


“Petugas di Posko jangan main main, jangan berani meloloskan masyarakat yang melintas jika tidak lengkap dokumen, karena sesuai aturan, jika masyarakat yang akan mudik antar kabupaten tetap harus menggunakan persyaratan rapid test antigen,” ujar nya.


Dimana menurut Kapolsek, aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah baik pusat maupun Provinsi, tidak lain dalam rangka mengendalikan penyebaran virus Corona, jika pengemudi keluar masuk dengan bebas maka kasus Covid-19 akan terus meningkat.


"Berdasarkan hasil pelaksanaan tugas hari ini, ada unit mobil yang hendak memasuki Kota Samarinda namun tidak melengkapi diri dengan membawa serta dokumen perjalanan dan surat kesehatan kami minta untuk kembali ke Balikpapan", jelas Kaposko Ipda Naharuddin.


“Kami harapkan masyarakat memahami aturan yang ketat ini, sebab hanya dengan cara ini kita bisa menyelamatkan masyarakat dari penyebaran virus corona, jika tidak dikendalikan, penyebaran virus corona bagaikan bola api yang liar dan kami minta masyarakat tetap bersabar,” pungkas Kapolsek.

BANTU WARGA KURANG MAMPU, TNI-POLRI KECAMATAN PALARAN BERIKAN PAKET SEMBAKO

Palaran-- kepedulian Polri kepada masyarakat terus ditingkatkan bersama dengan TNI dan juga muspika Kecamatan Palaran dalam hal ini bhabinkamtibmas bantuas Bripka Puguh memberikan bantuan berupa paket sembako kepada warga yang kurang mampu serta yang melaksanakan isolasi mandiri yang terdampak wabah covid 19. Rabu(28/07/21)


Pada kegiatan penyerahan bantuan paket sembako tersebut juga didampingi oleh lurah Bantuas bapak suyanto.Sos,Babinsa Bantuas Serka Hafid dan juga Bapak Darno bersama dua orang rekanya selaku perwakilan dari relawan Palaran.


Lurah bantuas mengatakan dengan diberikannya paket berupa sembako kepada warga melalui TNI dan Polri diharapkan bantuan tersebut dapat berguna untuk kelangsungan hidup warganya akibat terdampak wabah virus covid 19 di masa pandemi covid 19 ini.


Bripka Puguh juga berpesan kepada warga baik yang melaksanakan isolasi mandiri ataupun yang tidak agar selalu menjaga kesehatan dengan meningkatkan imun tubuh seperti memakan makanan yang bergizi serta tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan setelah ataupun sebelum beraktivitas menjaga jarak dan diminta juga untuk menghindari kerumunan orang banyak.


Terpisah, Kapolsek Palaran AKP Roganda SH juga menuturkan dengan bantuan yang telah diberikan berupa paket sembako diharapkan mampu membantu keadaan warganya yang terdampak covid 19.

Tak lupa Kapolsek juga berpesan kepada warga agar benar-benar menerapkan protokol kesehatan sehingga wabah covid 19 ini cepat berakhir dikarenakan saat ini Palaran sudah menjadi zona merah.

Selasa, 27 Juli 2021

PERSONIL POLSEK SAMARINDA ULU SALURKAN SEMBAKO KEPADA WARGA KURANG MAMPU DI MASA PPKM

 

Bhabinkamtibmas Kelurahan Dadi Mulya Bripka Eko Hartono, SH. , Menyalurkan Bantuan Sembako kepada Warga Binaannya yang berhak menerima yang terdampak Covid-19 berlakunya PPKM di Wilayah Kelurahan Dadi Mulya.


Polsek Samarinda Ulu - Kegiatan Bakti Sosial Dalam Rangka Membantu Masyarakat yang kurang mampu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Dadi Mulya Bripka Eko Hartono, SH., Menyalurkan Bantuan Sembako kepada Warga Binaan nya yang berhak menerima yang terdampak Covid-19 Berlakunya PPKM di Wilayah Kelurahan Dadi Mulya Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda. Selasa (27/7). 


Kapolsek Samarinda Ulu Akp Zainal Arifin, SH., dan Jajarannya menyalurkan bantuan Sembako kepada Warga masyarakat yang berhak menerima yang terdampak Covid-19 di Wilayah Hukum Polsek Samarinda Ulu, kegiatan tersebut untuk memperingati "Bakti Sosial Dalam Rangka Membantu Masyarakat yang kurang mampu terdampak adanya Covid-19" serta untuk mewujudkan Polri Peduli serta hadir ditengah-tengah masyarakat dalam membantu warga yang terdampak selama Pandemi COVID-19 dengan Berlakunya PPKM di Kota Samarinda, Ucap Akp Zainal. 


Diharapkan bantuan berupa paket sembako yang diberikan oleh Polsek Samarinda Ulu dapat meringankan beban warga masyarakat yang terdampak COVID-19 selama berlakunya PPKM di Kota Samarinda. 


Tanggapan Warga masyarakat yang berhak menerima yang terdampak Covid-19 selama PPKM mengucapkan terimakasih banyak kepada Polri khususnya Polresta Samarinda dan Polsek Samarinda Ulu semoga yang diterima menjadi berkah dan bermanfaat u/ keluarga, Ucapnya. 

POLSEK SAMARINDA SEBERANG TINDAK TEGAS WARGA TAK MAU RAPID ANTIGEN DI POS PENYEKATAN

Berani melewati posko penyekatan tanpa melengkapi dokumen perjalanan, 6 unit mobil di minta untuk kembali 


Polsek Samarinda Seberang Polresta Samarinda, membangun posko penyekatan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona yang tengah merebak saat ini.


Selasa (27/07/2021), personil jaga posko penyekatan berada di area halaman kantor OJK Jln. HM. Rifaddin kelurahan Harapan Baru kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda kembali melakukan pemeriksaan terhadap semua pengemudi, baik itu kendaraan roda dua, empat maupun yang diatasnya.


Posko penyekatan itu akan dijadikan sebagai tempat penyekatan terhadap semua kendaraan dari arah luar kota seperti Balikpapan, Penajam, Paser, Banjarmasin, Tenggarong dan lainnya yang mencoba untuk masuk dalam wilayah Samarinda.

Pelaksanaan posko penyekatan ini terdiri dari petugas Kepolisian, TNI, Satpol-PP, Dinkes, dishub serta relawan.


Selain itu mereka juga akan menghalau para pengendara yang masih nekat tanpa membawa syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.


"Tadi ada 6 unit mobil kami minta untuk kembali ke Balikpapan sesuai identitas pengemudinya karena tidak memiliki dokumen perjalanan dan surat kesehatan serta yang bersangkutan tidak bersedia untuk diperiksa swab antigen di posko", terang Ka Posko Ipda Naharuddin.


"Untuk itu kami harapkan kerjasama dan mohon bantuannya agar yang ingin masuk dan keluar wilayah Samarinda untuk ditunda dulu jika bukan karena hal yang mendesak. Ini semua kami lakukan untuk kebaikan kita bersama. Posko penyekatan di lakukan hingga batas waktu yang belum di tentukan".

TEKAN ANGKA KENAIKAN COVID-19 POS PPKM SUNGAI SIRING TERUS BEROPERASI LAKUKAN PEMERIKSAAN

 

Samarinda – Sejumlah Petugas Gabungan dari Polresta Samarinda, Polsek Sungai Pinang, Koramil 0901-02/ Sungai Pinang, Satpol PP Kota Samarinda, BPBD dan Nakes terus bersinergi mengoprasikan Posko Penyekatan Sungai Siring, Kecamatan Samarinda Utara.


Hal ini dilakukan demi menjaga masyarakat Kota Samarinda dari sebaran Covid-19 yang dibawa warga dari luar kota Samarinda.


Petugas gabungan berjibaku melakukan pemeriksaan kepada para pengendara dan penumpang yang berasal dari wilayah Luar Kota Samarinda, untuk dilakukan pemeriksaan identitas dan kesehatan serta melakukan swab antigen untuk memastikan warga tersebut terbebas atau aman dari paparan Covid-19.


“Pada hari ini total kendaraan dari luar Samarinda yang kita lakukan pemeriksaan di Pos Penyekatan sebanyak 25 unit untuk R4, 15 unit untuk R2 dan cek suhu badan pengendara dan penumpang kurang lebih 60 orang dengan hasil negatif Covid-19 dan kami berterima kasih kepada warga yang kooperatif dan menaati ketentuan yang saat ini diberlakukan pemerintah, dalam upaya penanganan Pandemi Covid-19 ini.” Kata Aiptu Subagyo, Padal Pos Penyekatan Sungai Siring.


Terpisah Kapolsek Sungai Pinang Kompol Muhammad Jufri Rana, S.H. menambahkan bahwasannya “Dampak yang sangat dirasakan disaat pengoperasian Posko Penyekatan Sungai Siring, kita semua dapat melihat peningkatan kesadaran masyarakat dalam taat menerapkan protokol kesehatan, hampir-hampir tidak kita temui lagi warga yang melintas tanpa menggunakan masker,” Ungkap Kompol Jufri.


“Kita semua berharap Pandemi Covid-19 ini benar-benar dapat dikendalikan penyebarannya, jika Masyarakat turut bersama pemerintah dalam upaya menanganinya, tentunya melalui ketaatan dan kepatuhan menerapkan protokol kesehatan.” Pungkas Kompol Jufri.

PERSONIL POLSEK SAMARINDA KOTA LAKUKAN TRACING DAN SEMPROTKAN DISINFEKTAN DI PEMUKIMAN WARGA

Samarinda Kota, - Bhabinkamtibmas Pelabuhan Polsek Samarinda Kota Polresta Samarinda Bripka Rudi Krisyanto bersama Babinsa Sertu Katamso dan Anggota Satgas Covid-19 Kelurahan Pelabuhan lakukan penyemprotan disinfektan dan tracing kontak erat di wilayah Kelurahan Pelabuhan Jln. P. Hidayatullah Gg. Sentosa Rt. 30 Kota Samarinda, 27/07/2021.


Bhabinkamtibmas Pelabuhan Bripka Rudi Krisyanto berserta Babinsa monitoring dan pengamanan penyemprotan disinfektan di wilayah Rt.30  Kelurahan Pelabuhan Kecamatan Samarinda Kota, Selanjutnya Bripka Rudi Berserta Babinsa dan Satgas Covid-19 Tingkat Kelurahan Pelabuhan melakukan penelusuran kontak erat suspect covid-19 Dipilihnya wilayah tersebut sebagai tempat pelaksanaan kegiatan PPKM Mikro karena ditempat tersebut ada warga yang terdampak covid-19 (suspect covid-19) sehingga untuk menekan angka penyebaran virus covid-19, dilakukan 3T (tracing, testing, treatment) dengan penelusuran/pelacakan kontak erat warga dengan suspect covid-19, serta penyelidikan epidemiologi oleh Petugas Satgas Covid-19

Dalam pelaksanaan penanganan covid-19 petugas PPKM mikro kelurahan Pelabuhan melakukan percepatan dengan 3T (tracing, testing, treatment) jadi petugas segera mungkin melakukan pendataan mengenai kontak erat suspect covid-19, aktivitas yang dilakukan sebelumnya serta dilakukan pengecekan kondisi kesehatan terkini warga suspect covid-19 diantaranya mengecek saturasi oksigen dalam darah, Hal ini bertujuan agar dengan cepat serta tepat dapat memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.


Sementara itu ditempat terpisah Kapolsek Samarinda Kota AKP Creato Sonitehe Gulo, SH, S. IK berpesan kepada warga , untuk mengoptimalkan peran serta masyarakat yakni warga bahu membahu menyediakan makanan bagi tetangga yang terdampak covid-19, serta memastikan isolasi mandiri dapat berjalan aman dan lancar. selain itu warga jangan sungkan-sungkan untuk menghubungi Bhabinkamtibmas atau Babinsa apabila membutuhkan bantuan dari petugas, Tutupnya.

PERSONIL POLSEK SAMARINDA SEBERANG TINJAU DAN AMANKAN KEGIATAN VAKSINASI COVID-19

 

Dalam rangka memberikan rasa nyaman dan aman pelaksanaan vaksinasi, jajaran personel Polsek Samarinda Seberang melaksanakan pengamanan vaksinasi pada lima lokasi yaitu,: Puskesmas Baqa, Puskesmas Mangkupalas, Puskesmas Harapan Baru, Puskesmas Trauma Center, Poltekkes Kemenkes Kaltim.


Pengamanan kegiatan vaksinasi dilakukan oleh Babinkamtibmas masing-masing kecamatan yang di awasi oleh Kanit Binmas Ipda Taufik Hidayat dengan penanggung jawabnya adalah Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Made Anwara SH.


Hari ini, Selasa (27/07/21) pelaksanaan vaksinasi berada di lima lokasi. Puskesmas Baqa, Puskesmas Mangkupalas, Puskesmas Harapan Baru, Puskesmas Trauma Center dan Poltekkes Kemenkes Kaltim.


Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Made Anwara SH melalui Kanit Binmas Ipda Taufik Hidayat mengatakan, pengamanan ini dilakukan dalam rangka mencegah timbulnya gangguan kamtibmas. Sehingga dapat memberikan kenyamanan warga masyarakat dan tenaga medis serta warga disekitar lokasi pelaksanaan vaksinasi.


“Sampai berakhirnya pelaksanaan vaksinasi, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat aman, damai, dan lancar serta kondusif,” kata nya.


Selain pengamanan, kata Kompol Made Anwara SH, personel juga melaksanakan upaya pencegahan penyebaran covid-19. Yakni berupa mengajak warga untuk menjaga dan menghimbau agar tidak berkerumun dan selalu menggunakan masker.


“Kami mengajak semua tenaga kesehatan dan para Lansia untuk menjadi agen kampanye protokol kesehatan 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan. Kedisiplinan menjadi kunci bersama memutus rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.


Selama pelaksanaan vaksinasi, baik peserta maupun pihak penyelenggara hingga pengamanan tetap selalu mempedomani protokol kesehatan. Seperti selalu menggunakan masker, menjaga jarak sosial hingga menghindari kerumunan.


1. Lokasi vaksinasi : 

> Puskesmas Baqa

> Puskesmas Mangkupalas

> Puskesmas Harapan Baru

> Puskesmas Trauma Center

> Poltekkes Kemenkes Kaltim


2. Merk vaksin yg disuntikan : Sinovac


3. Jumlah vaksin yg di Suntikan sebanyak "30 vial" terdiri dari :

> Puskesmas Baqa : 6 vial

> Puskesmas Mangkupalas : 3 vial

> Puskesmas Harapan Baru : 6 vial

> Puskesmas Trauma Center : 4 vial

> Poltekkes Kemenkes Kaltim : 11 vial


4. Jumlah masyarakat yang di vaksin sebanyak 301 orang terdiri dari :

> Puskesmas Baqa : 60 orang

> Puskesmas Mangkupalas : 30 orang

> Puskesmas Harapan Baru : 60 orang

> Puskesmas Trauma Center : 41 orang

> Poltekkes Kemenkes Kaltim : 110 orang


5. Jumlah Tenaga Kesehatan :

> Puskesmas Baqa : 7 orang

> Puskesmas Mangkupalas : 7 orang

> Puskesmas Harapan Baru : 8 orang

> Puskesmas Trauma Center : 7 orang

> Poltekkes Kemenkes Kaltim : 10 orang


6. Sisa Stok Vaksin :

- Puskesmas Baqa : 49 vial

- Puskesmas Mangkupalas : 4 Vial 

- Puskesmas Harapan Baru : 24 Vial

- Puskesmas Trauma Center : 16 vial

- Poltekkes Kemenkes Kaltim : 79 vial

TNI-POLRI SUNGAI PINANG PEDULI WARGA TERDAMPAK COVID-19 MELALUI PENYALURAN BANSOS

Polsek Sungai Pinang - Ditengah keprihatinan dimana saat ini wabah Covid-19 masih eksis di Kota Samarinda dan menyebabkan berbagai dampak, mulai kesehatan hingga perekenomian yang sangat dirasakan oleh masyarakat menengah ke bawah.


Tiga Pilar Kebangsaan Kelurahan Sungai Siring tergerak untuk menyalurkan bantuan sosial untuk diberikan kepada warga masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19 serta pemberlakuan PPKM.


Adapun bantuan yang diberikan berupa sembako yang bertujuan meringankan beban hidup warga masyarakat selama Pandemi Covid-19 ini mewabah dan pemberlakuan PPKM, sehingga warga dapat survive / bertahan ditengah masa ini.


“Menyikapi perkembangan dan informasi yang didapatkan dari giat sambang bahwa banyak warga masyarakat yang mengeluhkan efek Pandemi terutama dalam lini perekonomian, sebab itulah kami yang tergabung dalam Tiga Pilar Kebangsaan Kelurahan Sungai Siring, tergerak untuk melakukan penyaluran bansos, sebagai bentuk kepedulian kami,” Ujar Aiptu Heri Riyanto Bhabinkamtibmas Sungai Siring.


Lurah Sungai Siring menambahkan, “Bantuan sosial yang kami berikan merupakan perimbangan dari apa yang dilakukan Polri dimana saat ini tengah gencar membantu masyarakat terdampak Covid-19 dan PPKM, dan menjadi motivasi kami bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa, untuk turut membantu warga masyarakat khususnya di wilayah Kelurahan Sungai Siring,” Terang Sujono, S.E.,M.Si.


“Kami berharap selaku Tiga Pilar kegiatan penyaluran Bansos akan semakin meningkat dari berbagai pihak, sehingga Masyarakat Terdampak akan semakin banyak pula terbantu,” Tambah Sertu Suyanto Babinsa Sungai Siring.


Di tempat terpisah Kapolsek Sungai Pinang, Kompol Muhammad Jufri Rana, S.H. mengatakan “Penggelaran bansos merupakan salah satu upaya kita bersama dalam membantu masyarakat bertahan dimasa pandemi Covid-19 serta pemberlakuan PPKM,” Ungkapnya


“Dan kita harapkan dengan semakin gencarnya bansos yang disalurkan dapat menjadi media edukasi dan penyampaian imbauan agar masyarakat mematuhi penerapan protokol kesehatan secara menyeluruh dalam setiap aktivitas yang dilakukan, sehingga dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat tentang ketaatan kepada protokol kesehatan akibat dari terpenuhinya kebutuhan pokok, angka warga masyarakat terkonfirmasi positif Covid-19 dapat kita tekan, dan Pandemi Covid-19 dapat kembali kita kendalikan,” Pungkas Kompol Jufri.

Talkshow Humas Polresta Samarinda Sosialisaasikan Prokes di RRI


Humas Polresta Samarinda kembali mengudara melalui Radio RRI, dengan program siaran Dialog Interaktif yang mengangkat tema pencegahan penyebaran virus Covid-19 ditengah masyarakat. Selasa (27/07/21).

Acara ini diselenggarakan sebagai upaya memberikan informasi kepada masyarakat tentang perkembangan situasi diwilayah Kota Samarinda, Talkshow menghadirkan dua narasumber dari Subbag Humas Polresta Samarinda yaitu Kasubbag AKP Annissa Prastiwi dan Iptu Sarjo kanit dikyasa satlantas Polresta Samarinda

Narasumber tersebut menyampaikan beberapa poin berkaitan tentang Anjuran Pemerintah dalam penanganan virus Corona (COVID-19) yaitu Masyarakat wajib terapkan Protokol Kesehatan di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru. Siaran berlangsung selama 1 Jam, waktu dimulai pada pukul  09.00 sampai dengan pukul 10.00 Wita.

Selain Itu narasumber memberikan sosialisasi yang berkaitan tentang Safety Riding, Oprasi Yustisi Covid-19/satgas pesut-penegak, Maklumat Kapolri Nomor: Mak/3/IX/2020 tentang Kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

Selain itu masyarakat juga diajak untuk menjalankan pola hidup bersih dengan mencuci tangan yang benar dengan sabun atau antiseptik, mengkonsumsi makanan sehat lebih banyak, makan sayur dan buah-buahan untuk menjaga imunitas tubuh.

Pada sesi tanya jawab narasumber juga menjawab beberapa pertanyaan seputar langkah Kepolisian dalam penanganan pencegahan penyebaran covid-19 selama pandemi ini.

Jawaban dari narasumber bahwa Kepolisian selalu memberikan imbauan secara humanis dan di Kota Samarinda bisa dijalankan dengan baik, warga masyarakat sangat mendukung langkah yang telah diambil Pemerintah sebagai upaya penanggulangan penyebaran virus Corona, semua dijelaskan dengan jelas agar lebih mudah dimengerti oleh para pendengar.

Selanjutnya penyampaian closing statement dari kedua narasumber sekali lagi mengajak masyarakat untuk selalu berpartisipasi aktif membantu Kepolisian dalam menjaga keamanan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di tengah wabah Covid-19 ini.


"Kami mengharapkan kepada masyarakat agar selalu memakai masker bila keluar rumah, selalu jaga jarak, selalu berpola hidup sehat, rajin olah raga dan rutin mencuci tangan," Ucap AKP Annissa


"Apabila semua itu kita lakukan Insha Allah kita bisa terhindar dari penyebaran Virus Covid-19. Kita berharap di diwilayah Kota Samarinda ini khususnya penderita Covid -19 tidak bertambah lagi," Pungkasnya.

30 Tahun Mengabdi, Alumni Akpol 91 dan Mahasiswa Gencarkan Vaksinasi Percepat Herd Immunity

  JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi mahasiswa yang ikut berperan aktif dalam mendukung target Pemerintah dalam m...