Sabtu, 19 Desember 2020

Cegah Peredaran Uang Palsu Wakapolsek Sungai Pinang Berikan Sosialisasi Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat

 


Cegah Peredaran Uang Palsu Wakapolsek Sungai Pinang Berikan Sosialisasi Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat


Polsek Sungai Pinang - Wakapolsek Sungai Pinang AKP Budiarso, didampingi oleh Kanit Binmas Polsek Sungai Pinang Iptu Agus Purwadi dan Bhabinkamtibmas Gunung Lingai Aiptu A. Agung G.P. memberikan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat agar dapat mengenali uang palsu (Upal), di wilayah hukum Polsek Sungai Pinang, Jumat (18/12/2020)


Giat Sosialisasi menyasar tempat-tempat perbelanjaan masyarakat, dan pemilik usaha kuliner (warung), maupun para pedagang agar dengan seksama dapat mengenali ciri-ciri atau tanda apakah uang tersebut asli atau palsu.


AKP Budiarso menjelaskan tentang ciri-ciri yang terdapat pada uang palsu lembaran kertas “untuk dapat mengenali keaslian uang kertas dengan cepat dan mudah, kenali ciri-cirinya dengan cara 3D alias dilihat, diraba, dan diterawang.”


“dilihat” perhatikan uang yang anda terima. jika anda mengamati uang pecahan kertas Rp100.000 dan Rp50.000, akan ada perubahan warna pada benang pengaman, perubahan warna juga akan terlihat pada “perisai logo BI di uang Rp100.000, Rp50.000, dan Rp20.000.”

Anda juga akan melihat gambar tersembunyi berupa tulisan BI dan angka.”


“diraba” setelah memperhatikan uang dengan seksama, selanjutnya rabalah uang yang anda curigai. anda akan merasakan ada bagian uang yang kasar yaitu pada gambar utama, gambar lambang negara, angka nominal, huruf terbilang, frasa “Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan tulisan BANK Indonesia.”


“diterawang” setelah memperhatikan dan merabanya, angkatlah uang dan arahkan pada cahaya, anda bisa menemukan gambar pahlawan, gambar ornamen pada pecahan tertentu, dan logo BI yang akan terlihat utuh, pada umumnya uang palsu lebih berat dari pada uang asli dikarenakan bahan yang digunakan tentunya berbeda dari uang asli.”


“selain dengan cara tersebut juga bisa dilihat dengan menggunakan sorot lampu ultra violet yang akan memunculkan tulisan atau gambar pada uang menjadi lebih jelas.” Terang AKP Budiarso.


Ditempat terpisah Kapolsek Sungai Pinang AKP Rengga Puspo Saputro S.I.P., S.I.K., M.H. menambahkan, “tujuan sosialisasi dan penyuluhan tentang uang palsu kepada masyarakat di wilayah hukum Polsek Sungai Pinang adalah untuk mencegah masyarakat menjadi korban kejahatan uang palsu (Upal), apabila masyarakat mendapati uang palsu beredar di pasaran, sesegera mungkin untuk berkoordinasi dengan Polsek Sungai Pinang atau melaporkankannya kepada para Bhabinkamtibmas setempat dimasing-masing Kelurahan, Kami berharap semoga dengan sosialisasi dan penyuluhan yang dilakukan, tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban dari peredaran uang palsu (Upal).” Pungkas AKP Rengga.

Tidak ada komentar:

Jalin Silaturahmi Dengan Admin Medsos, Ini Pesan Wakapolresta Samarinda:

  Polresta Samarinda – Kepolisian Resor Kota Samarinda menggelar Silaturahmi bersama Admin Media Sosial (Medsos) Samarinda, Jumat Siang (24/...