Rabu, 21 Oktober 2020

Aksi unjuk rasa menolak undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja oleh Aliansi Mahasiswa Kaltim Menggugat (MAHAKAM) di kantor Gubernur Kaltim berlangsung damai


Polresta Samarinda - Aksi unjuk rasa menolak undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja oleh Aliansi Mahasiswa Kaltim Menggugat (MAHAKAM) di kantor Gubernur Kaltim berlangsung damai, Rabu (21/10/2020)


Pengamanan aksi unras dipimpin langsung Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman, S.I.K. M.SI yang diawali pengawalan peserta aksi yang bergerak dari Taman Samarendah menuju kantor Gubernur Kaltim untuk melakukan penyampaian aspirasi.


Aksi unras yang diikuti sekitar 500 peserta berlangsung aman dan kondusif, massa aksi ditemui oleh Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi di depan pagar kantor gubernur yang menyatakan siap memperjuangkan aspirasi masyarakat.


"Pemprov Kaltim akan menyampaikan seluruh tuntutan mahasiswa secara sepenuhnya tanpa ada mengurangi apa pun"


"Ini kewajiban kami untuk menyampaikan sepenuhnya tuntutan adek-adek mahasiswa kepada pemerintah pusat," tegas Hadi.


Hadi menyampaikan apresiasi Pemprov dan seluruh masyarakat Kaltim memuji sikap mahasiswa berdemo namun tidak anarkis.

mahasiswa peserta aksi membubarkan diri dan kembali ke titik kumpul di Taman Samarendah dengan tertib.


Sementara itu Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta aksi unjuk rasa di kantor Gubernur Kaltim yang tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan memakai masker serta penyamapaian aspirasi juga berlangsung aman dan kondusif serta tertib sampai selesai.


“ terima kasih untuk semua, aksi unras hari ini berlangsung tertib dan situasi kamtibmas kota Samarinda tetap aman dan kondusif “ pungkasnya.

Tidak ada komentar:

PERSONIL POLSEK SAMARINDA KOTA HADIRI GIAT RAKOR PENANGANAN COVID-19 DI SAMBUTAN

Sambutan - Bhabiankamtibmas Sambutan Polsek Samarinda Aipda Yoyok Setiawan menghadiri Giat Rakor intansi Kec. Sambutan dengan Kel. Sambutan ...