Jumat, 11 September 2020

Sosialisasi Bersinergi tiga Pilar (Tni/Polri dan Intansi Kecamatan Samarinda Kota)

Sosialisasi Bersinergi tiga Pilar (Tni/Polri dan Intansi Kecamatan Samarinda Kota)


Sosialisasi Bersinergi tiga Pilar (Tni/Polri dan Intansi Kecamatan Samarinda Kota) pada hari Jumat 11/09/2020 Pukul 09.00 Wita Bertempat di Kediaman Ketua Rt Ibu Litisyani Jl. Panglima Batur Rt. 10 Gg. 02 Kel. Pasar Pagi Kec. Samarinda Kota. 


Bhabinkamtibmaspada Kel. Pasar Pagi Polsek Samarinda Kota Brigpol Gatot Junaidi mengatakan Dalam Kegiatan tersebut team bersinergi mensosialisasikan Perwali Kota Samarinda No 43 Tahun 2020  Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Virus Covid-19 di Kel. Pasar Pagi Kepada Rt. 10 dan keluarga pasien yang meninggal Pada tanggal 29/08/2020 yang dinyatakan Positif Covid-19. 


Hadir dalam kegiatan tersebut 


1. Ibu Anis Siswantini. (Camat Samarinda Kota) beserta Staff

2. dr. Rani (kepala pukesmas kec. Samarinda kota)

3. Ibu Hardiningsih(lurah pasar pagi)

4. Sertu joko praseno (Babinsa pasar pagi)

5. Kasi kasi kel. Dan staf kelurahan pasar pagi 6 org

6. Ketua 4 Rt yg berada dalam lingkungan tersebut

7. Warga pasar pagi  -+ 10. org.

8. Satpol PP kec. Dan kel. -+ 6 org


Dalam Giat Sosialisasi tersebut Team  memberikan petunjuk teknis kepada warga terkait Pencegahan Penyebaran Virus Corona (COVID 19) diantaranya :


Jaga kebersihan diri dan lingkungan tempat tinggal,

Hindari tempat umum yang melibatkan banyak orang,

Selalu menggunakan masker wajah ketika bepergian keluar rumah Hindari kebiasaan bersentuhan langsung dengan orang lain seperti berjabat tangan tetapi cukup dengan menyatukan kedua telapak tangan di depan dada, 

Konsumsi makanan bernutrisi yang mengandung vitamin C serta perbanyak mengkonsumsi sayuran sehingga meningkatkan kekebalan tubuh,

Mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir,

Istirahatlah yang cukup dan seringlah berolahraga untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit dan 

Lakukan karantina mandiri apabila sakit  dengan suhu tubuh mencapai diatas 37 derajat Celcius  (demam/batuk/pilek/nyeri tenggorokan/penyakit pernapasan) yang tidak memiliki risiko penyakit penyerta seperti diabetes, Orang dalam pemantauan (ODP) yang punya gejala demam/penyakit pernapasan dengan riwayat dari negara atau wilayah terjangkit corona,Orang tanpa gejala tapi pernah kontak erat dengan pasien COVID-19, Karna Karantina mandiri merupakan cara untuk melindungi diri kita maupun orang lain dari penyakit menular dan dan menghentikan Penyebarannya.


Apabila ada informasi yang tidak dimengerti atau belum jelas sumbernya segera menghubungi Anggota Bhabinkamtibmas maupun Bhabinsa. 


Brigpol Gatot Junaidi juga mengajak warga untuk bersama-sama Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Binaannya agar situasi tetap kondusif menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 ini, Tutupnya

Tidak ada komentar:

Sosialisasikan Perpres No. 87 Tahun 2016 Tentang Satuan Tugas Saber Pungli Kepada Warga Binaan

AIPDA ROBERTUS Mengsosialisasikan Perpres No. 87 Tahun 2016 Tentang Satuan Tugas Saber Pungli Kepada Warga Binaan Bhabinkamtibmas Kel. Karan...