Sabtu, 12 September 2020

Dukung perwali Kota Samarinda No 43 Tahun 2020 Tiga Pilar Giatkan Pendisiplinan dan penegakkan hukum Protokol kesehatan Covid-19


Dukung perwali Kota Samarinda No 43 Tahun 2020 Tiga Pilar Giatkan Pendisiplinan dan penegakkan hukum Protokol kesehatan Covid-19


Dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19, Pemerintah telah meluncurkan sekaligus memberlakukan Peraturan Walikota atau Perwali Kota Samarinda Nomor 43 tahun 2020 tentang Pendisiplinan dan penegakkan hukum Protokol kesehatan Covid-19


Tiga Pilar (Tni- Polri dan Intansi kecamatan Sambutan) Giatkan Pendisiplinan dan penegakkan hukum Protokol kesehatan Covid-19 kepada masyarakat yang berlangsung di Pasar Subuh Jl. Provinsi (Poros Makroman- Anggana) , Kel. Makroman Kec. Sambutan Kota Samarinda (12/09/2020).


Pada kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kel. Makroman Polsek Samarinda Kota turut memberikan pencerahan dan pemahaman protokol kesehatan kepada para pengguna jalan termasuk kepada pengendara R2 dan R4 yang tidak mengenakan masker agar senantiasa memakai masker dan menerapkan secara disiplin protocol kesehatan.


Ps Kapolsek Samarinda Kota AKP M Aldy Harjasatya SE, SH mengatakan, TNI-Polri sangat mendukung adanya perwali ini untuk kepentingan bersama dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.


AKP M Aldy  menambahkan bahwa sudah saatnya masyarakat lebih disiplin, Mari bersama- Sama kita berdisiplin terapkan protocol kesehatan ini. 


AKP M Aldy mengajak seluruh masyarakat agar disiplin protokol kesehatan, apalagi dengan adanya  kegiatan awal Perwali No 43 Tahun 2020 Samarinda berupa penerapan disiplin- dan penegakan Hukum Protokol Covid -19 di poros Jl. Provinsi Makroman- Anggana bagi masyarakat yang kedapatan tidak pakai masker kali ini kita tertibkan bersama-sama dengan awalnya di berikan sanksi berupa teguran tertulis pencatatan Identitas KTP yang kedepannya akan berikan teguran sosial membersihkan sarana fasilitas umum menggunakan rompi, Kemudian juga adanya denda administratif, paling sedikit yaitu Rp. 100 ribu, sedangkan paling banyak Rp. 250 ribu, bagi pengelola/ Penyedia suatu usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan di tempat usahanya akan di berikan sanksinya yaitu pertama teguran lisan, teguran tertulis, denda administratif Rp. 250 ribu paling banyak Rp. 500 ribu, Kemudian penghentian sementara operasional usahanya sampai dengan pencabutan izin usaha, itu pun tergantung petugas penindakan dilapangan, Imbuh AKP M Aldy. 


“ayo demi kepentingan Bersama kita dukung disiplin dalam protokol kesehatan" Tutup AKP M Aldy

Tidak ada komentar:

3 Pilar (Tni, Polri, Intansi Kecamatan Samarinda Kota) Giatkan Himbauan dan Operasi Yustisi Penegakan Perwali Kota Samarinda Nomor 43 Tahun 2020, Di Sepanjang Jl.KH. Khalid

3 Pilar (Tni, Polri, Intansi Kecamatan Samarinda Kota) Giatkan Himbauan dan Operasi Yustisi Penegakan Perwali Kota Samarinda Nomor 43 Tahun ...