Senin, 03 Agustus 2020

Rapat Koordinasi Muspika Samarinda Ulu



Kapolsek Samarinda Ulu Akp Ricky Ricardo Sibarani, SH menghadiri Giat Rapat Koordinasi terkait Sinergitas Penertiban & Pembongkaran Bangunan Warga RT. 28 Kel. Sidodadi Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda yang bertempat di Ruang Rapat Utama Dinas PUPR Kota Samarinda Jl. DI. Panjaitan Kel. Gunung Lingai Kec. Sungai Pinang Samarinda, Kota Samarinda. Rapat dipimpin oleh Dr. H. Sugeng Chairuddin, M. Si (Sekda Kota Samarinda). 

Dalam Kegiatan di Hadirin oleh Dr. H. Sugeng Chairuddin, M. Si (Sekda Kota Samarinda), H. Tedjo Sutarnoto (Ass I Pemkot Samarinda), Ir. Hero Mardanus Setyawan (Kepala Dinas PUPR Pemkot Samarinda), HM.Darham (Kasatpol PP Kota Samarinda), Letkol. Inf. Bram Pramudia (Kasiter Korem 091/ASN), Kompol Erick Budi Santoso, S.H, S.ik, M.H (Kabag Ops Polresta Samarinda), Mayor. Inf. Y Menri, SE (Danramil Samarinda Ulu), Akp Ricky Ricardo Sibarani, SH (Kapolsek Samarinda Ulu), Ibu Nurrahmi (Kepala Dinas DLH Kota Samarinda), Bpk. Romansyah (Dishub Kota Samarinda), Bpk. M. Fahmi, S. Sos, M. Si. (Camat Samarinda Ulu), Bpk. Suliadi, SH (Lurah Sidodadi) dan Bpk. Ali Rahman (Dirtek PDAM Tirta Kencana). 

*Dalam Pertemuan ini Rapat dibuka oleh Dr. H. Sugeng Chairuddin, M. Si (Sekda Kota Samarinda)* dengan sambutannya Rapat ini membicarakan pengosongan bantaran Sungai Karang Mumus Segmen Pasar Segiri dan ini sdh berjalan selama 1 tahun serta pembongkaran sebagian sdh dilaksanakan. Segmen Pasar Segiri berada di tanah Pemkot dan tidak bersertifikat, masyarat yg ada sdh mendiami sdh sekitar 40 thn dgn dalih memyewa kpd oknum tertentu dan ini menjadi kelemahan Pemkot Samarinda. Oleh karena itu tdk ada pilihan lain dan kita telah putuskan segera dibongkar karena terjadi penyempitan dan pendangkalan sungai, dari 210 bangunan sebanyak 113 bangunan telah dibongkar baik dilakukan oleh tim terpadu maupun secara mandiri. 

Adapun Pesan Bpk. Walikota Samarinda berharap diakhir masa jabatan beliau permasalahan ini sdh selesai dan akan dijadikan percontohan karena penganggarannya dibantu oleh bank dunia. Kami berharap instansi terkait terutama TNI-Polri bisa memback Up sehingga pelaksanaan dilapangan berjalan lancar. Rencana tanggal 05 Agustus 2020 akan melakukan aksi unras dilokasi dan kemungkinan akses masuk akan ditutup oleh mereka, oleh karena itu rapat ini membahas strategi kita dalam pembongkaran dan meminta masukan dari instansi terkait, Ucap Sekda. 

*Letkol. Inf. Bram Pramudia (Kasiter Korem 091/ASN)* menyampaikan Sungai Karang Mumus menjadi titik krusial karena menjadi salah satu sumber banjir di Kota Samarinda.
M. Korem dan Kodim mendukung Pemkot dalam menjalankan program ini dan terlakasana seluruhnya dan harus konsisten, kita jangan mau kalah dengan mereka oleh karena itu instansi yang terkait harus bersinergis.

*Kompol Erick Budi Santoso, S.H, S.ik, M.H (Kabag Ops Polresta Samarinda)* menyampaikan Polresta Samarinda siap melakukan back up namun yg dikedepankan dari Satpol PP dengan bersinergi dgn aparat Kepolisian. Apabila dari pihak Camat Samarinda Ulu merasa terintimidasi oleh oknum warga pasar segiri, maka segera laporkan ke Pihak Kepolisian namun harus disertai bukti permulaan yg cukup. Kami berharap secepatnya dari pihak PLN dan PDAM untuk memutus listrik serta air dilokasi dan kami siap untuk mengawal pemutusan tersebut.

*Romansyah (Dishub Kota Samarinda)* menyampaikan Terkait dengan rencana menutup akses masuk terminal pada tanggal 05 Aguatus 2020, pihak Dishub memungkinkan untuk dititup namun jika Jl. Dr Soetomo yang ditutup harus berkoordinasi dgn pihak Kepolisian.

*Mayor. Inf. Y Menri, SE (Danramil Samarinda Ulu)* menyampaikan Danramil, Kapolsek beserta Camat Samarinda Ulu akan mendatangi lokasi pembongkaran dan meminta warga secara persuasif membongkar secara mandiri. Menyarankan agar personil hadir di lokasi pembongkaran pukul 07.30 wita, karena peserta aksi unjuk rasa baru akan dimulai pukul 09.00 wita.

*Irwan Hamid (Kabid Prasarana Dinas PUPR Prov Kaltim)* menyampaikan pemukiman liar dibantaran Sungai Karang Mumus apabila sdh dibebaskan, maka kami akan melakukan normalisasi dan anggarannya telah diusulkan ke APBN-P. Kami harap program ini berjalan dgn lancar supaya proses normalisasi dapat dikerjakan.

*HM Dirham (Kasat Pol PP Kota Samarinda)* menyampaikan Pengalaman pd pembongkaran tahap pertama kendala dilapangan krn masih ada bebrapa bangunan yang belum dibayar biaya kerohiman. Kami sarankan pada pelaksanaan pembongkaran selanjutnya dibongkar secara keseluruhan dan harus bersih serta kami minta back up oleh TNI-Polri.

*Adapun Kesimpulan dalam rapat tersebut* yaitu Hari Rabu tanggal 05 Agustus 2020 tetap dilaksanakan pembongkaran dan strateginya peserta aksi dari warga Pasar Segiri tidak ditempatkan dekat pada lokasi pembongkaran. Pukul 05.00 wita lokasi disiapkan blokade dari beton maupun personil didepan pos Pasar Segiri sehingga pengunjuk rasa tidak bisa masuk ke lokasi pembongkaran. Akan menutup sementara Jl. Dr Soetomo depan pasar segiri dan akses masuk ke lokasi pada tanggal 05 Agustus 2020 mulai pukul 07.00 wita dan humas pemkot akan mensosialisasikan ke masyarakat. Kekuatan pasukan disiapkan oleh Satpol PP dan diback up oleh TNI-Polri. Akan melaporkan hasil rapat tersebut kepada Walikota dan jika di ijinkan akan menurunkan kekuatan penuh namun tetap mengutamakan protokol kesehatan.

“Giat Rapat Koordinasi terkait Sinergitas Penertiban & Pembongkaran Bangunan Warga RT. 28 Kel. Sidodadi Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda di Ruang Rapat Utama Dinas PUPR Kota Samarinda Jl. DI. Panjaitan Kel. Gunung Lingai Kec. Sungai Pinang Samarinda, Kota Samarinda. Berjalan dengan aman dan lancar", Ucap Akp Ricky Ricardo Sibarani, SH. 

HUMAS POLSEK SAMARINDA ULU

Tidak ada komentar:

3 Pilar (Tni, Polri, Intansi Kecamatan Samarinda Kota) Giatkan Himbauan dan Operasi Yustisi Penegakan Perwali Kota Samarinda Nomor 43 Tahun 2020, Di Sepanjang Jl.KH. Khalid

3 Pilar (Tni, Polri, Intansi Kecamatan Samarinda Kota) Giatkan Himbauan dan Operasi Yustisi Penegakan Perwali Kota Samarinda Nomor 43 Tahun ...