Minggu, 10 Mei 2020

Sat Reskrim Polresta Samarinda press release ungkap kasus tindak pidana sajam dan pengerusakan di wilayah hukum polresta samarinda

Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Damus Asa, S.H., S.I.K bersama Kanit Jatanras Polresta Samarinda Iptu Abdul Rauf S.I.K, M.H. Melakukan press release Hasil Ungkap Kasus tindak pidana perkara dugaan membawa sajam, melakukan ancaman kekerasan, dan pengerusakan yang dilakukan sekelompok ormas dengan cara intimidasi. Kepada awak media di Mako Polresta Samarinda. Minggu,(10/05/2020).
.
KRONOLOGIS KEJADIAN PERKARA SAJAM:
.
Pada hari Sabtu Tanggal 09 Mei 2020, Sekira pukul 14.00 WITA, awalnya pelapor mendapati kabar bahwa telah terjadi keributan di Jl. Hasan Basri V Kota Samarinda, Setelah itu pelapor menghubungi Polsek Sungai Pinang dan Polresta Samarinda. Pers Polri pun tiba di TKP mendapati sekitar 50 orang yang mengaku dari ormas Kab. Kukar yang dipimpin oleh sdr. HY . Kemudian Sdr HY dkk mendatangi kantor PT. PUTRA TANJUNG dengan maksud menagih hutang pekerjaan Proyek di Daerah Provinsi KALTARA dengan nilai sebesar Rp. 60.000.000 (Enam puluh juta). Saat itu massa membuat keributan dengan berteriak di TKP, dan ada perwakilan dari ormas tersebut masuk rumah untuk mediasi namun melakukan intimidasi dan memukul meja kaca sebanyak 1 kali hingga pecah.
.
Atas kejadian tersebut anggota Polresta Samarinda dan Polsekta Sungai Pinang yang dipimpin oleh Kapolresta Samarinda dan Wakapolresta Samarinda melakukan tindakan Kepolisian di TKP, dengan melakukan pemeriksaan badan kepada seluruh anggota ormas tersebut dan di dapati 1 orang tertangkap tangan membawa sajam di badannya dan sajam lainnya pada 4 kendaraan mobil yang berbeda, selanjutnya kelompok ormas tersebut dan barang bukti berupa sajam di bawa ke Mako Polresta Samarinda untuk dilakukan proses penyidikan.
.
Kemudian sekitar Pukul 20.00 wita sekumpulan orang yang mengaku dari ormas ini yakni teman-teman pelaku berkumpul di samping Kantor Polresta Samarinda hendak masuk ke mako. Kemudian personel polresta dipimpin Kasat Resrim melakukan pemeriksaan badan dan kendaraan dan didapati 2 pelaku yang membawa sajam, masing-masing di kendaraan bagasi motor dan di mobil.
.
BARANG BUKTI :

- 16 Sajam diantara sajam jenis 14 Mandau dan 2 sajam jenis Badik.

- 5 kendaraan jenis mobil

- 1 kendaraan jenis motor
.
Sementara itu, Dari 50 Orang anggota Ormas yang diamankan, 19 orang dilakukan penyidikan di Sat Reskrim, 7 Orang Positif Narkoba dan 24 orang diamankan di Polresta Samarinda.
.
Pasal yang di sangkakan:
.
1.Membawa senjata tajam di muka umum tanpa hak dimuka umum sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (1) UU Drt No. 12 Tahun 1951.
.
2.Tindak Pidana Pengerusakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 406 KUHP.
.
3.Tindak Pidana Barang siapa secara melawan hukum memaksa orang lain supaya melakukan, tidak melakukan atau membiarkan sesuatu, dengan memakai kekerasan, atau dengan memakai ancaman kekerasan, baik terhadap orang itu sendiri maupun orang lain, sebagaimana dimaksud dalam pasal 335 KUHP.

“Dari kejadian tersebut, kemudian Para Tersangka dan barang bukti kami amankan ke Mako Polresta Samarinda untuk di proses lebih lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku.”

Tidak ada komentar:

Pengamanan malam takbiran dan idul fitri 1441 H

Wakapolresta samarinda AKBP Dedi Agustono, S.Ik, MH mengumpulkan Jajarannya untuk melaksanakan Apel pengecekan personel dalam rangka kesiapa...