Senin, 30 Maret 2020

PRESS RELEASE PERKARA 338 LOA HUI HARAPAN BARU


Kasat reskrim polresta samarinda Kompol Damus Asa, S.H., S.I.K . Merilis Hasil Ungkap Kasus perkara 338 KUHP TKP loa hui harapan baru kepada awak media di Mako Polresta Samarinda. Senin,(30/03/2020).
.
KRONOLOGIS :
.
Pada hari selasa tanggal 10 maret 2020, sekitar pukul 01.45 wita di TKP tersebut di atas telah terjadi pembunuhan. Awal nya adanya terjadi percekcokan antara pihak korban dan pihak tersangka yang awalnya bersama sama ada di cafe mawar indah 3 loa hui bernyanyi bergantian dan terjadi ketersinggungan kemudian pada waktu itu salah satu pihak korban memukul sambil mengeluarkan badik terhadap sdr berinisial MS dan temannya tidak terima,kemudian keluar mengambil senjata tajam di dalam mobil di parkiran kemudian menunggu korban tsb pulang di pos penjagaan sambil berteriak menyurutuh penjaga pos menutup portal dan tidak beberapa lama 2 org korban tsb dengan mengendarai sepda motor langsung di hadang oleh tersangaka dengan menggunakan sajam hingga mengakibatkan 1 korban meninggal
dunia dan 1 korban luka bacok akibat di tebas dengan golok/ parang sdr. MS. Kemudian tersangka melarikan diri. .

BARANG BUKTI : .
- 1 buah parang/golok lengkap dengan sarungnya.
.
- 1 buah badik lengkap dengan sarungnya.
.
- 1 unit mobil dengan merk avanza warna hitam.
.
- 1 helai celana jeans warna biru milik korban.
.
- 1 helai kaos warna coklat milik korban. .

Pasal yang di sangkakan:

PASAL 338, 340 KUHP SUBSIDER PASAL 170 AYAT (2) KE 2 DAN KE 3 KUHP SUBSIDER PASAL 351 AYAT 2 dan ayat 3 KUHP.
.
“Dari kejadian tersebut, Para Tersangka mendapat ancaman hukuman max 15 tahun, 20 tahun penjara atau seumur hidup .

Tidak ada komentar:

3 Pilar (Tni, Polri, Intansi Kecamatan Samarinda Kota) Giatkan Himbauan dan Operasi Yustisi Penegakan Perwali Kota Samarinda Nomor 43 Tahun 2020, Di Sepanjang Jl.KH. Khalid

3 Pilar (Tni, Polri, Intansi Kecamatan Samarinda Kota) Giatkan Himbauan dan Operasi Yustisi Penegakan Perwali Kota Samarinda Nomor 43 Tahun ...