Senin, 10 Februari 2020

Tim Buru Sergap Polsek Samarinda Seberang Berhasil Ringkus 2 Bandar Narkoba dan 1 Kaki Tangannya




Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Suko Widodo, S.H., didampingi Wakapolsek Samarinda Seberang AKP Sutrisno,S.H., Kanit Reskrim Iptu Edi Susanto,S.H. dan Tim Buser merilis hasil pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika dengan jumlah barang bukti 675 butir pil ekstasi dan 241 gram bruto sabu kepada awak media di Polsek Samarinda Seberang.(9/2)

Keberhasilan ini berawal dari informasi masyarakat bahwa di Jl P. Bendahara Kel. Tenun Kec. Samarinda Seberang sering dijadikan tempat transaksi dan pesta narkoba. Berdasarkan informasi tersebut Tim Buser Polsek Samarinda Seberang melaksanakan penyelidikan kurang lebih 3 hari dan setelah informasi akurat pada pagi hari tadi (9/2) sekitar pukul 05.00 WITA tim melakukan penangkapan terhadap Sunardi di rumahnya.

Dari hasil penggeledahan, tim menemukan 1 buah tas di kamar Sunardi yang berisi 9 Piket Sabu seberat 141 Gram Bruto, 175 butir pil ekstasi dan 1 buah timbangan digital. Kemudian dari hasil keterangan Sunardi bahwa barang tersebut didapat dari Suardi warga Kel. Purwajaya Kec. Loa Janan Kab. Kukar, tim langsung meluncur ke TKP.


Setibanya di rumah Suardi tim menemukan barang bukti 1 buah tas yang berisikan 2 poket sabu seberat 100 gram bruto dan 500 butir pil ekstasi merk Post. Dirumah tersebut Tim juga mengamankan Saharudin yang merupakan kaki tangan dari Suardi. Saharudin berperan mengantarkan barang dari Suardi ke Sunardi.

Dari keseluruhan hasil penggeledahan ini, Polsek Samarinda Seberang menetapkan 3 orang tersangka dimana Suardi dan Sunardi adalah residivis.

" Sunardi dan Suardi alias Bandung ini lebih dikenal sebagai bandar " ucap Kapolsek.

Ketiga tersangka ini disangkakan melanggar pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman minimal 6 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.

Kapolsek Samarinda Seberang pada kesempatan ini juga menyampaikan akan menindaklanjuti sekecil apapun laporan dari Masyarakat.

" Tidak ada kata ampun, tidak ada kata toleransi apabila memang betul informasi tersebut akan kita sikat " tutup Kapolsek

Tidak ada komentar:

Polresta Samarinda Terus Kembangkan Kasus Meninggalnya Balita Yusuf

Samarinda - Polresta Samarinda bersama Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Samarinda (P2TP2A) menggelar Konfere...