Selasa, 25 Februari 2020

Polresta Samarinda Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Mobil


Berawal Pada Hari Minggu (23/2/2020), Pelapor Sdr Firman Hidayat Ketua KPU Kota Samarinda memarkirkan 1 Unit Kendaraan R4 Merk Toyota Innova Reborn, Nopol : KT 1901 MZ ( Plat Merah ), Warna Putih, (Mobil dinas milik ketua KPU kota Samarinda), di depan kantor KPU Kota Samarinda Jl. Ir. H. Juanda, kemudian kunci mobil tersebut diserahkan kepada Sdr. IN yang dalam kasus ini sebagai Saksi. Selanjutnya Pelapor memerintahkan Sdr. IN untuk memindahkan mobil tersebut parkir di depan mushola Al Muhajirin Jl. Wijaya Kusuma, Kel Air Putih Kec Samarinda Ulu.

Pada keesokan harinya ketika Pelapor ingin menggunakan mobil tersebut sudah tidak ada lagi di tempatnya dan  pelapor menanyakan kepada Sdr. IN juga tidak mengetahuinya. Setelah mencari di sekitar TKP namun tidak ditemukan, atas kejadian pencurian tersebut korban (KPU Kota Samarinda) mengalami kerugian materil sebesar Rp 300.000.000 ( tiga ratus juta rupiah). Selanjutnya Pelapor Melaporkan Kejadian tersebut Ke Mako Polsek Samarinda Ulu.

Dari Hasil penerimaan Laporan tersebut kemudian gabungan Sat Reskrim Polresta Samarinda bersama dengan Unit Reskrim Polsekta Samarinda Ulu melakukan olah TKP dan penyelidikan atas laporan tersebut dengan mengumpulan informasi di TKP. Dari hasil lidik diketahui bahwa Pencurian Mobil dinas tersebut terjadi pada Hari Minggu (23/2/2020) Pukul. 23.45 WITA berdasarkan petunjuk di CCTV yang terpasang di depan mushola Al Muhajirin  yang ada di sekitar TKP. 

Kemudian diperoleh Informasi dari Saksi IN, bahwa pada bulan November 2019 kunci utama mobil dinas tersebut diketahui telah hilang di meja pos security dan tidak ditemukan sampai kendaraan tersebut dilaporkan hilang. Berbagai informasi dari saksi-saksi sekitar TKP mengarah terhadap seseorang yang dicurigai yaitu salah satu Pegawai Tidak Tetap di KPU Kota Samarinda.

Selanjutnya Tim Gabungan melakukan penelusuran hingga akhirnya di temukan kendaraan tersebut berada dan terparkir disalah satu Rumah warga di wilayah Kecamatan Palaran. Mengetahui hal itu maka kemudian kendaraan diamankan dalam keadaan Plat nomor sudah dilepas / tidak terpasang, dan diperoleh keterangan bahwa Mobil tersebut adalah titipan dari Sdr berinisial DS. Kemudian Tim melakukan pencarian terhadap sdr. DS dan Tim berhasil menangkap pelaku DS pada saat mengendarai sepeda motor Honda beat di jln. Pangeran Diponogoro, Palaran (daerah pergudangan). 


Dari hasil interogasi pelaku mengakui dan membenarkan bahwa pelaku yang telah mengambil mobil dinas milik ketua KPU Kota Samarinda tersebut dengan cara menggunakan kunci yang telah hilang dan diambil / disimpan pelaku pada bulan November 2019. Selanjutnya Tersangka dan Barang Bukti diamankan ke Mako Polresta Samarinda untuk Penyelidikan lebih lanjut, atas kejadian tersebut Tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 7 Tahun.

Tidak ada komentar:

Apel cipkon gabungan TNI-POLRI

Apel cipkon gabungan TNI-POLRI dalam rangka pencegahan virus corona (covid-19) di tempat keramaian dan gangguan kamtibmas di wilkum polre...