Kamis, 27 Februari 2020

Konferensi Pers Kasus Alm.Balita Yusuf Dari Tim Forensik Mabes Polri


Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium pada 18 Februari  yang lalu tepatnya di pemakaman umum muslim jln.Damanhuri Kota Samarinda,tim Forensik Mabes Polri Kombes Pol.Dr.dr.Sumy Hastry DFM.Spf didampingi Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si., umumkan hasil autopsi mendiang Balita Yusuf Ahmad Ghazali di Aula Polresta Samarinda, Kamis(27/02).Pada gelaran konferensi pers itu yang dilaksanakan pada pukul 14.00 WITA, Polisi juga menghadirkan kedua orang tua Alm.Balita Yusuf dan pihak keluarga yang didampingi kuasa hukum,dan menunjukkan sejumlah  bukti-bukti hasil autopsi di depan awak media.

                                                                           


Dari hasil visum tim Forensik Mabes Polri,Kombes Pol.Dr.dr.Sumy Hastry DFM.Spf  menerangkan bahwa  jenazah balita Alm.Yusuf Ahmad Ghazali tidak ditemukan tanda tanda kekerasan. Saya ulangi tidak ditemukan tanda tanda kekerasan dan ditemukan tumbuhan ganggang air, dan sebab meninggalnya  Alm.Yusuf akibat tenggelam." ungkap Kombes Pol.Dr.dr.Sumy Hastry DFM.Spf.
Sebagai kesimpulan bahwa kematian balita alm.balita Yusuf Ahmad Ghazali bukan karena adanya kekerasan, tapi akibat tenggelam, dengan  ini  kedua orang tua korban dan pihak keluarga menyatakan menerima hasil auotopsi yang dilakukan Dr.dr.Sumy Hastry DFM.
"Kami turut berdukacita atas musibah yang menimpa Ibu Meli Sari dan Bapak Bambang Sulistyo orang tua dari alm.Yusuf dan semoga almarhum ditempatkan disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan iman lahir batin". tutup Kapolresta Samarinda.

Tidak ada komentar:

Patroli Rutin Berikan Himbauan Tentang Covid-19

Polresta Samarinda – Personil Polresta Samarinda terkesan tidak mengenal lelah “jiwaragaku untuk Indonesia” itu yang disampaikan Kapolresta ...