Jumat, 28 Februari 2020

Jumat Berbagi Kapolresta Samarinda Di Yayasan Yatim Piatu Hj. Arfah Darul Muhajirin Kota Samarinda


Polresta Samarinda- Yayasan Yatim Piatu Hj.Arfan Darul Muhajirin,Jln.PM.Noor Kota Samarinda, mendapat kunjungan dari Kapolresta Samarinda  Kombes Pol.Arif Budiman,S.I.K.,M.Si bersama jajarannya,Jumat(28/02).Kunjungan tersebut dalam rangka program Kapolresta Samarinda dengan tema "Jumat berbagi" yang dilaksanakan rutin setiap hari Jum'at di tempat-tempat yayasan atau panti asuhan.



"Dalam kegiatan ini, kami memberikan santunan, berupa sembako untuk kebutuhan anak-anak, mudah-mudahan bantuan ini dapat membawa kebaikan menjadi berkat bagi kita semua yang ada di yayasan yatim piatu Hj.Arfan Darul Muhajirin,"ucap Kapolresta Samarinda.Dengan adanya program ini dapat menciptakan kedekatan hubungan antara polisi dengan masyarakat melalui kegiatan sosial kepedulian terhadap warga kurang mampu yang membutuhkan bantuan.Sementara itu salah satu pengurus di panti asuhan tersebut berterima kasih atas kepedulian Polresta Samarinda kepada anak-anak yang kurang mampu,menurutnya anak asuh di Yayasan Yatim Piatu Hj.Arfan Darul Muhajirin berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Timur, "Sekali lagi terima kasih bapak Kapolresta  atas kedatangannya di Yayasan ini, kepedulian dari bapak  sekalian sangat berarti bagi kami dan anak- anak asuh kami. Doa kami semoga Polri kedepannya semakin dekat dan di cintai oleh masyarakat,”ucap H.Suriansyah.
Kapolresta menambahkan bahwa, "kegiatan berbagi rejeki ini bukan hanya karena memiliki kelebihan tetapi lebih kepada bersyukur atas nikmat yang telah Tuhan berikan,” tutup Kapolresta Samarinda, yang didampingi PJU lainnya.







Kamis, 27 Februari 2020

Konferensi Pers Kasus Alm.Balita Yusuf Dari Tim Forensik Mabes Polri


Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium pada 18 Februari  yang lalu tepatnya di pemakaman umum muslim jln.Damanhuri Kota Samarinda,tim Forensik Mabes Polri Kombes Pol.Dr.dr.Sumy Hastry DFM.Spf didampingi Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si., umumkan hasil autopsi mendiang Balita Yusuf Ahmad Ghazali di Aula Polresta Samarinda, Kamis(27/02).Pada gelaran konferensi pers itu yang dilaksanakan pada pukul 14.00 WITA, Polisi juga menghadirkan kedua orang tua Alm.Balita Yusuf dan pihak keluarga yang didampingi kuasa hukum,dan menunjukkan sejumlah  bukti-bukti hasil autopsi di depan awak media.

                                                                           


Dari hasil visum tim Forensik Mabes Polri,Kombes Pol.Dr.dr.Sumy Hastry DFM.Spf  menerangkan bahwa  jenazah balita Alm.Yusuf Ahmad Ghazali tidak ditemukan tanda tanda kekerasan. Saya ulangi tidak ditemukan tanda tanda kekerasan dan ditemukan tumbuhan ganggang air, dan sebab meninggalnya  Alm.Yusuf akibat tenggelam." ungkap Kombes Pol.Dr.dr.Sumy Hastry DFM.Spf.
Sebagai kesimpulan bahwa kematian balita alm.balita Yusuf Ahmad Ghazali bukan karena adanya kekerasan, tapi akibat tenggelam, dengan  ini  kedua orang tua korban dan pihak keluarga menyatakan menerima hasil auotopsi yang dilakukan Dr.dr.Sumy Hastry DFM.
"Kami turut berdukacita atas musibah yang menimpa Ibu Meli Sari dan Bapak Bambang Sulistyo orang tua dari alm.Yusuf dan semoga almarhum ditempatkan disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan iman lahir batin". tutup Kapolresta Samarinda.

Rabu, 26 Februari 2020

Kejuaraan Bulutangkis Kapolresta Samarinda Open Se-Kalimantan Timur Tahun 2020


Polresta Samarinda – Kapolresta Samarinda Kombes Pol.Arif Budiman,S.I.K.,M.Si., membuka langsung Kejuaraan Bulutangkis Kapolresta Samarinda Open Se-kalimantan Timur Tahun 2020 yang digelar di komplek stadion Madya Sempaja Jln.KH. Wahid Hasyim  Kota Samarinda, Rabu (26/02/2020) siang.
Kejuaraan bulutangkis ini  dihadiri  oleh Wawalikota Samarinda M.Barkati,Wakil ketua DPRD kota Samarinda H.Rusli  pejabat setempat yang diikuti 200 tamu undangan dan peserta yang langsung di buka Kapolresta Samarinda yang ditandai dengan pemukulan shuttlecock (kok) pertama kali yang dilakukan Kombes Pol.Arif Budiman,S.I.K.,M.Si., maka turnamen Bulutangkis itu secara resmi di buka.


Kapolresta Samarinda sangat mengapresiasi turnamen Bulutangkis yang digelar selama lima hari ke depan itu.“Secara tidak langsung, turnamen Bulutangkis ini sebagai wadah untuk menyatukan tali silaturahim, antara masyarakat kota Samarinda dan pecinta Bulutangkis,” ungkap Kapolresta.
Dari kegiatan ini, Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Arif Budiman berharap dapat mendinginkan suasana, karena masuk ke dalam tahun pesta demokrasi khususnya kota Samarinda.H.Abdul  Syukur panitia Sarapping selaku ketua panitia pelaksana kejuaraan bulutangkis berharap turnamen semacam ini bisa menjadi agenda rutin yang masuk di kalender kejuaraan di Kota Samarinda."Selamat bertanding kepada seluruh peserta kejuaraan bulutangkis Kapolresta Samarinda tahun 2020, junjung tinggi sportifitas bukti dari seorang juara," tutup Kapolresta Samarinda.



Unit Reskrim & Unit Intelkam Polsek Samarinda Kota Berhasil Ungkap Perkara Curanmor.


Benar telah terjadi Pencurian Kendaraan R2 di 2 (dua) TKP dalam 2 (dua) hari. Masing-masing terjadi Pada hari Jumat tanggal 21 Februari 2020, sekira pukul 07.30 wita di Jalan P. Suriansyah yaitu sepeda motor No. Pol KT 2475 MS, jenis type KMH-110, warna hitam tahun 2003/110 cc dan Pada Hari Sabtu  tanggal, 22 februari 2020, sekira pukul 07.00 wita di Jalan Lambung Mangkurat yakni 1 (satu) unit sepeda motor No. Pol KT 2128 IT merk Yamaha Mio soul, tahun pembuatan 2013, isi silinder 113 cc, warna biru tahun 2009. Korban yang mengalami kehilangan Kedaraan R2 Tersebut selanjutnya melaporkan kejadiaannya ke Mako Polsek Samarinda Kota.

Kemudian Tim Opsnal Polsek Samarinda Kota melakukan olah TKP dan penyelidikan atas laporan tersebut dengan mengumpulan informasi di TKP. Dari hasil lidik Pada hari senin tanggal 24 Februari 2020 Tim Opsnal berhasil melakukan penangkapan terhadap ketiga pelaku yang berinisial MB, MD, dan MR dari hasil interogasi diperoleh keterangan bahwa para tersangka telah melakukan aksi pencuriannya di beberapa tempat lain diwilayah Kota Samarinda.

Modus operandi yang dilakukan Para tersangka yaitu mengincar sepeda motor yang terparkir dihalaman rumah maupun ditempat sepi lainnya, dan dengan diantarkan tersangka lainnya dengan sepeda motor lain kemudian tersangka pemetik inisial MB merusak rumah kunci sepeda motor dengan kunci T yang telah dipersiapkan. Setelah itu sepeda motor disimpan, dirubah no.plat dan warnanya kemudian akan dijual kepada pihak lain.  Akibat dari kejadian tersebut pelapor/korban mengalami kerugian sebesar Rp. 2.500.000,- sampai Rp. 5.000.000,-.


Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain:
1 (satu) unit sepeda motor No. Pol KT 2475 MS, jenis type KMH-110, warna hitam tahun 2003/110cc no rangka : G4XCRC1F3J000425, no mesin : KZ150FMRF000304.
1 (satu) unit sepeda motor No. Pol KT 2128 IT merk Yamaha Mio soul, tahun pembuatan 2013, isi silinder 113 cc, warna biru tahun 2009 no rangka : MH314D0029K400579, no mesin : 14D-400641.
1 ( satu) unit sepeda motor Yamaha Mio Soul warna hijau.
1 (satu) unit sepeda motor suzuki satria FU warna hitam
1 (satu) unit sepeda motor jenis Yupiter Z warna hijau No.Pol KT 5757 NE.
1 (satu) unit sepeda motor jenis Yamaha N Max warna hitam
1 (satu) unit sepeda motor Suzuki Satria FU warna ungu
1 (satu) unit sepeda motor Suzuki Satria FU warna hitam jok biru
1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Revo warna hitam
1 (satu) unit sepeda motor Suzuki Satria FU warna merah hitam.
1 (satu) buah kunci letter berikut setangnya kunci pas 8.

Selanjutnya Para tersangka dan barang bukti diamankan ke Mako Polsek Samarinda Kota untuk dilakukan Proses hukum lebih lanjut, atas kejahatannya Para pelaku dikenakan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 7 tahun.

Selasa, 25 Februari 2020

Kasat Reskrim Polresta Samarinda Konferensi Pers Terkait Keberhasilan Ungkap Kasus Pencurian Mobil


Bertempat di Mako Polresta Samarinda Kasat Reskrim Kompol Damus Asa, S.H., S.I.K. Gelar Konferensi Pers Terkait Keberhasilan Ungkap Kasus Pencurian Mobil kepada awak media, Selasa (25/2/2020).


Berawal pada hari Minggu (23/2/2020) Pelapor Sdr. Firman Hidayat Ketua KPU Kota Samarinda memarkirkan 1 Unit Kendaraan R4 Merk Toyota Innova Reborn, Nopol : KT 1901 MZ ( Plat Merah ), Warna Putih, (Mobil dinas milik ketua KPU kota Samarinda) di depan mushola Al Muhajirin Jl. Wijaya Kusuma, Kel Air Putih Kec. Samarinda Ulu. Pada keesokan harinya ketika Pelapor ingin menggunakan mobil tersebut sudah tidak ada lagi di tempatnya, kemudian Pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Mako Polsek Samarinda Ulu.



Dari Hasil penerimaan Laporan tersebut kemudian gabungan Sat Reskrim Polresta Samarinda bersama dengan Unit Reskrim Polsekta Samarinda Ulu melakukan olah TKP dan penyelidikan atas laporan tersebut dengan mengumpulan informasi dari saksi-saksi di TKP. Dari hasil lidik diketahui bahwa Pencurian Mobil dinas tersebut terjadi pada Hari Minggu (23/2/2020) Pukul 23.45 WITA berdasarkan petunjuk di CCTV yang terpasang di depan mushola Al Muhajirin yang ada di sekitar TKP.



Selanjutnya Tim Gabungan melakukan penelusuran hingga akhirnya di temukan kendaraan tersebut berada dan terparkir disalah satu Rumah warga di wilayah Kecamatan Palaran. Mengetahui hal itu maka kemudian kendaraan diamankan dalam keadaan Plat nomor sudah dilepas / tidak terpasang, dan diperoleh keterangan bahwa Mobil tersebut adalah titipan dari Sdr berinisial DS. Kemudian Tim melakukan pencarian terhadap sdr. DS dan Tim berhasil menangkap pelaku DS pada saat mengendarai sepeda motor Honda beat di jln. Pangeran Diponogoro, Palaran (daerah pergudangan). 



Dari hasil interogasi pelaku mengakui dan membenarkan bahwa pelaku yang telah mengambil mobil dinas milik ketua KPU Kota Samarinda tersebut dengan cara menggunakan kunci utama yang telah hilang dan diambil / disimpan pelaku pada bulan November 2019. Selanjutnya Tersangka dan Barang Bukti diamankan ke Mako Polresta Samarinda untuk Penyelidikan lebih lanjut, atas kejadian tersebut Tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 7 Tahun.

Tim Inafis Polresta Samarinda Melaksanakan Investigasi Penemuan Mayat



Selasa, 25 Februari 2019 Kasat Reskrim Kompol Damus Asa, S.H., S.I.K beserta Tim Inafis Polresta Samarinda melaksanakan investigasi atas laporan informasi mengenai Penemuan Mayat di Rutan Sempaja Kota Samarinda.

Dalam pelaksanaanya tim inafis segera melakukan pengecekan terhadap tempat penemuan mayat tersebut dan ditemui bahwa korban adalah F.A narapidana Rutan Sempaja Kota Samarinda yang diduga meninggal akibat gantung diri. 



Hal tersebut diungkapkan berdasarkan keterangan saksi-saksi dan juga ditemui tali rafia yang diikat di balok kayu yang mana saat korban ditemukan dalam keadaan terikat. Adapun pemeriksaan terhadap tubuh korban tidak ditemui adanya bekas tanda kekerasan dan hanya luka bekas jeratan tali di bagian leher.

Polresta Samarinda Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Mobil


Berawal Pada Hari Minggu (23/2/2020), Pelapor Sdr Firman Hidayat Ketua KPU Kota Samarinda memarkirkan 1 Unit Kendaraan R4 Merk Toyota Innova Reborn, Nopol : KT 1901 MZ ( Plat Merah ), Warna Putih, (Mobil dinas milik ketua KPU kota Samarinda), di depan kantor KPU Kota Samarinda Jl. Ir. H. Juanda, kemudian kunci mobil tersebut diserahkan kepada Sdr. IN yang dalam kasus ini sebagai Saksi. Selanjutnya Pelapor memerintahkan Sdr. IN untuk memindahkan mobil tersebut parkir di depan mushola Al Muhajirin Jl. Wijaya Kusuma, Kel Air Putih Kec Samarinda Ulu.

Pada keesokan harinya ketika Pelapor ingin menggunakan mobil tersebut sudah tidak ada lagi di tempatnya dan  pelapor menanyakan kepada Sdr. IN juga tidak mengetahuinya. Setelah mencari di sekitar TKP namun tidak ditemukan, atas kejadian pencurian tersebut korban (KPU Kota Samarinda) mengalami kerugian materil sebesar Rp 300.000.000 ( tiga ratus juta rupiah). Selanjutnya Pelapor Melaporkan Kejadian tersebut Ke Mako Polsek Samarinda Ulu.

Dari Hasil penerimaan Laporan tersebut kemudian gabungan Sat Reskrim Polresta Samarinda bersama dengan Unit Reskrim Polsekta Samarinda Ulu melakukan olah TKP dan penyelidikan atas laporan tersebut dengan mengumpulan informasi di TKP. Dari hasil lidik diketahui bahwa Pencurian Mobil dinas tersebut terjadi pada Hari Minggu (23/2/2020) Pukul. 23.45 WITA berdasarkan petunjuk di CCTV yang terpasang di depan mushola Al Muhajirin  yang ada di sekitar TKP. 

Kemudian diperoleh Informasi dari Saksi IN, bahwa pada bulan November 2019 kunci utama mobil dinas tersebut diketahui telah hilang di meja pos security dan tidak ditemukan sampai kendaraan tersebut dilaporkan hilang. Berbagai informasi dari saksi-saksi sekitar TKP mengarah terhadap seseorang yang dicurigai yaitu salah satu Pegawai Tidak Tetap di KPU Kota Samarinda.

Selanjutnya Tim Gabungan melakukan penelusuran hingga akhirnya di temukan kendaraan tersebut berada dan terparkir disalah satu Rumah warga di wilayah Kecamatan Palaran. Mengetahui hal itu maka kemudian kendaraan diamankan dalam keadaan Plat nomor sudah dilepas / tidak terpasang, dan diperoleh keterangan bahwa Mobil tersebut adalah titipan dari Sdr berinisial DS. Kemudian Tim melakukan pencarian terhadap sdr. DS dan Tim berhasil menangkap pelaku DS pada saat mengendarai sepeda motor Honda beat di jln. Pangeran Diponogoro, Palaran (daerah pergudangan). 


Dari hasil interogasi pelaku mengakui dan membenarkan bahwa pelaku yang telah mengambil mobil dinas milik ketua KPU Kota Samarinda tersebut dengan cara menggunakan kunci yang telah hilang dan diambil / disimpan pelaku pada bulan November 2019. Selanjutnya Tersangka dan Barang Bukti diamankan ke Mako Polresta Samarinda untuk Penyelidikan lebih lanjut, atas kejadian tersebut Tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 7 Tahun.

Giat Binrohtal Personel Polresta Samarinda



Kepolisian Resor Samarinda, anggota Polresta Samarinda melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal). Kegiatan ini dilaksanakan pukul 07.30 WITA  rutin setiap seminggu sekali yakni pada hari selasa yang di laksanakan di Masjid Nurul Iman Polresta Samarinda,(25/02/2020).Kegiatan Binrohtal ini diawali dengan pembacaan Surat Yasin seluruh personel dengan penceramah Ustadz Usni.Kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental dirasa sangat penting bagi Anggota Polri mengingat tugas Polri yang dirasa sangat berat. tugas Polri yang sangat serba sibuk, Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) sebagai pengingat untuk tetap bertaqwa kepada Allah SWT.



"kegiatan ini merupakan upaya dalam meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan Personel Polresta Samarinda," terang Kabag Sumda Kompol Fatich.Kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental ini sebagai wadah untuk membentuk karakter anggota Polresta Samarinda untuk menjadi lebih humanis dalam melayani masyarakat, sehingga citra Polri menjadi lebih baik dengan harapan dalam pelaksanaan tugas dapat dipertanggung jawabkan sesuai dengan tugasnya.Tujuan dilaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bertujuan positif bagi Anggota Polri untuk memberikan siraman rohani dan moral setiap Anggota agar menjadi lebih baik serta menjadi alat kontrol diri dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

Senin, 24 Februari 2020

Launching Tim & Jersey Bhayangkara FC, Bhayangkara Samator & PGN Popsivo Polwan Tahun 2020



Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman S.I.K., M.Si menghadiri Launching Tim & Jersey Bhayangkara FC, Bhayangkara Samator & PGN Popsivo Polwan Tahun 2020 di Gedung Auditorium STIK - PTIK Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.


Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis, M.Si bersama dengan Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Istiono, M.H. meresmikan Launching Tim dengan penendangan bola dan dilanjutkan dengan Penyerahan Jersey kepada Bhayangkara FC, Bhayangkara Samator dan PGN Popsivo Polwan. Acara ini disaksikan langsung oleh Menpora Zainudin Amali dan Ketum PSSI Komjen Pol Mochamad Iriawan.

Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis dalam sambutannya berpesan agar seluruh pemain, baik dari klub sepak bola maupun voli untuk menjadi teladan bagi pemain lainnya maupun masyarakat sebagai duta yang penyampaikan pesan sportivitas.


"Duta-duta yang ada di klub, baik sepak bola maupun voli, kita berharap jadi duta yang bisa menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas," kata Kapolri.

WAKAPOLRESTA SAMARINDA CEK SIKAP TAMPANG DAN PENAMPILAN SELURUH PERSONEL



Polresta Samarinda - Untuk memastikan sikap tampang serta penampilan dan performa anggota Polresta Samarinda, Wakapolresta Samarinda AKBP Dedi Agustono,S.Ik.,M.H., langsung melaksanakan pengecekan sikap tampang serta penampilan anggota saat memimpin apel pagi di Lapangan apel Mako Polresta Samarinda, Senin (24/02/2020) Pukul 07.00 WITA.
Wakapolresta mengatakan kepada anggota, tujuan dilakukan pengecekan  guna melihat langsung performa, kerapian serta peggunaan baju Polri yang sesuai juklak. Selain mengecek sikap tampang dan kerapian, juga dilakukan pengecekan senjata api (Senpi) dan kelengkapan anggota sebagai anggota Polri seperti atribut yang harus melekat pada setiap individu anggota.




“Pengecekan dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan seluruh anggota Polresta Samarinda dan Jajaran Polsek mampu menampilkan sikap tampang yang rapi dan santun dalam melayani dan mengayomi masyarakat dilapangan,” terang Wakapolresta.
Lanjut Wakapolresta, dengan pengecekan sikap tampang serta penampilan dan performa anggota mampu menambah sikap disiplin anggota Polri serta mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. “Bagiamana kita mau menertibkan orang lain kalau kita sendiri tidak tertib” jelasnya
“Kami berharap anggota bisa lebih tertib dan disiplin baik saat menjalankan tugas maupun memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” tutup Wakapolresta.







Jumat, 21 Februari 2020

Unit PPA Sat Reskrim Polresta Samarinda Ungkap Kasus Pencabulan Terhadap Anak Kandung



Unit PPA Sat Reskrim dipimpin Kanit PPA Iptu Teguh mengamankan seorang bapak berinisial NC karena telah melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya. Hal ini diketahui oleh Ibu Korban di Rumah Kontrakannya Jl. Cipto Mangunkusumo pada hari Sabtu, 15 Februari 2020 setelah Korban UH mengeluh rasa sakit pada alat kelaminnya.

Korban yang masih berusia 5 tahun mengaku sakit di alat kelaminnya karena sering dicabuli oleh tersangka NC dan sudah dilakukan berkali-kali. Menindaklanjuti hal tersebut personel mengajukan permohonan Visum ET Repertum ke RSUD AW. Syahrani sebagai barang bukti.

Tersangka NC dijerat dengan Pasal 82 ayat (2) Jo Pasal 76 E UU RI No 17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu No. 01 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan diancam dengan pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun atau denda paling banyak Rp. 5.000.000.000,- (Lima Miliar Rupiah).

Personel Polresta Samarinda Melaksanakan Samjas Berkala Semester 1 Tahun 0220


Polresta Samarinda-Untuk meningkatkan kebugaran dan kesehatan jasmani anggota polri di lingkungan Polresta Samarinda dalam menjalankan tugas sehari hari melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat maka Polresta Samarinda melaksanakan  kesamaptaan jasmani  yang dilaksanakan secara berkala dalam setiap tahunnya. Kegiatan kesamaptaan jasmani yang dilaksanakan pada hari jum'at 21 Februari 2020, pukul 07.30 WITA di. Stadion Segiri Kota Samarinda merupakan test kesamaptaan jasmani Tahap pertama tahun 2020.



Kabag Sumda Polresta Samarinda Kompol Fatich Nurhadi,S.H.,M.H.,  selaku yang memimpin kegiatan ini menjelaskan bahwa "Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk mengukur tingkat kemampuan kesamaptaan jasmani bagi personel dan supaya para anggota tetap sehat, juga dengan adanya kegiatan kesamaptaan jasmani ini diharapkan agar para anggota Polri akan memahami pentingnya olahraga bagi kesehatan.

Kabag Sumda menambahkan bahwa "Dalam kegiatan kesamaptaan tersebut dibagi menjadi 3 (tiga) gelombang di maksudkan agar tidak terjadi tumpang tindih dengan pelaksanaan tugas pokok kepolisian. Kegiatan yang dilaksanakan yaitu lari mengelilingi lapangan Stadion Segiri, Sit Up, Push Up, Shutel Run dan Pull Up" Tutup Kompol Fatich.












Kamis, 20 Februari 2020

Polresta Samarinda tindak lanjuti Laka Lantas di Tol Bal-Sam


Pada hari Rabu  tgl 19-02-2020 di Jalan Tol Balikapapan Samarinda KM 82.200 Samarinda
Sekitar pukul  12.00 wita telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang menimpa 1 unit Mobil minibus dengan pagar pengaman jalan/Guard Rail di jalan Tol milik BPJT Balsam.

Diketahui Penyebab laka lantas tersebut dikarenakan pengemudi mobil minibus tidak konsentrasi dan mengalami _microsleep_. Saat kejadian mobil oleng kearah kiri dan membentur pagar pengaman jalan guard rail dipinggir jalan sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas.

Untuk kejadian ini unit laka lantas menyangkakan pasal yang di langgar  yaitu 310 (2) jo 105 (a,b) jo 106 (1, 3, 4) UU No. 22 tahun 2009


Saat ini unit laka lantas telah Mendatangi tkp dan langsung melakukan Olah TKP ditempat kejadian serta melakukan Evakuasi terhadap kendaraan tersebut agar tidak menggangu pengguna jalan yang lain. Selain itu diminta juga keterangan kepada beberapa saksi yang melihat kejadian tersebut, Sedangkan untuk barang bukti dilakukan penyitaaan oleh unit laka lantas polresta samarinda untuk penyidikan lebih lanjut.

Bidkum Polda Kaltim Sosialisasi dan Penyuluhan hukum Di Polresta samarinda





Polresta Samarinda – Dalam rangka mewujudkan Polri yang Promoter (Profesional Modern dan Terpercaya), serta mampu menghadapi tantangan tugas yang semakin komplek agar sesuai dengan koridor hukum perundangan yang berlaku demi meminimalisir terjadinya komplain, Bidkum Polda Kaltim melaksanakan Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum bagi Personel Polresta Samarinda di Aula Mapolresta Samarinda, Kamis (20/02/2020).


                  


Sambutan Kapolresta Samarinda Kombes Pol.Arif Budiman,S.I.K.,M.Si yang diwakili Kabag Sumda Kompol Fatich Nurhadi,S.H.,M.H., menyampaikan selamat datang kepada AKBP M.Ridha S.H., Selaku Ketua Tim Sosalisasi dan seluruh peserta sosialisasi baik dari Polresta Samarinda, mohon maaf apabila dalam penyambutan di Polresta Samarinda dirasa kurang berkenan.

"Dengan sosialisasi ini diharapkan nantinya seluruh personil akan lebih memahami peraturan perundangan yang berlaku khususnya dilingkungan Polri, sehingga tidak timbul kesalahan prosedur dalam memberikan perlindungan pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat", sambut Kompol Fatich Nurhadi S.H.,M.H,.

Dihadapan seluruh peserta sosialisasi  dan Penyuluhan Hukum Personel Polresta Samarinda, Ketua Tim AKBP M.Ridha S.H.,  menyampaikan bahwa pada dasarnya kita sebagai penegak hukum wajib hukumnya lebih memahami yang berlaku di Negara Republik Indonesia, khusunya saat ini terkait dengan Perkap Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Pemberian Bantuan Hukum Oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia yang tertuang dalam Perpol Nomor 6 Tahun 2018 tentang perubahan atas Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2010 tentang tata cara pengajuan perkawinan, perceraian dan rujuk bagai pegawai negeri pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Materi lainnya yang disampaikan oleh Ketua Tim AKBP M.Ridha S.H.,tentang Perkab tentang Penggunaan Senjata jenis Air Shoft Gun, hal ini didasarkan banyaknya terjadi penyalahgunaan atas senjata jenis tersebut dalam kehidupan bermasyarakat.


Diakhir kegiatan berlanjung tanya jawab yang dimanfaatkan sangat baik oleh Personel Polresta Samarinda yang mengajukan bermacam pertanyaan, untuk menambah wawasan tentang berbagai peraturan yang berlaku, selama kegiatan berlangsung aman dan lancar.
 

                                                           

Senin, 17 Februari 2020

Polresta Samarinda Terus Kembangkan Kasus Meninggalnya Balita Yusuf


Samarinda - Polresta Samarinda bersama Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Samarinda (P2TP2A) menggelar Konferensi Pers terkait perkembangan penanganan penyidikan kasus Balita Achmad Yusuf Gozali, bertempat di Aula Serbaguna Polresta Samarinda Jl. Slamet Riyadi No. 01 Kota Samarinda, Senin (17/02/2020).
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman,S.I.K,MH., menjelaskan bahwa penyidikan kasus balita Yusuf telah berjalan sesuai prosedur dan sampai saat ini pihak Kepolisian tidak berhenti dalam penyidikan.
Arif menjelaskan pihaknya sudah semaksimal mungkin melakukan penyidikan kasus kematian Yusuf. Hasilnya yaitu dengan menahan dua orang, Tri Suprana Yanti dan Marliana sebagai pengasuh di penitipan anak Jannatul Atfhal tempat Yusuf hilang. Keduanya dikenakan pasal 359 KUHP tentang kelalaian mengakibatkan orang lain meninggal dunia.
“Dari hasil penyidikan kepolisian sementara menyimpulkan Yusuf hanyut di sungai selama 16 hari dan organ tubuh nya tidak terdapat tindak kekerasan”tuturnya
“kami juga telah koordinasi dokter forensik di Samarinda, namun tidak ada ditemukan unsur kekerasan di tubuh Yusuf. Dari perjalanan kasus ini, kami tidak menutup diri apabila ada bukti baru,” kata Arif.
Lebih lanjut ia meminta masyarakat untuk bersabar menunggu hasil penyidikan dan dalam waktu dekat akan ada otopsi jenazah lanjutan oleh dokter forensik terbaik dari Mabes Polri yaitu Kombes Pol. Dr dr Sumy Hastry Purwanti, SpF, DFM.
Kombes Pol. Arif menjelaskan alasan mengapa memilih dokter forensik berkelas seperti dokter Hastry, itu dengan pertimbangan bahwa beliau adalah dokter forensik terbaik yang dimiliki oleh POLRI.
“Kami ingin kasus ini bisa segera tuntas dan terungkap dengan jelas apa penyebab kematian Yusuf. Agar semua dugaan – dugaan yang menjadi polemik di masyarakat juga segera mereda setelah ini dan tentunya agar kepolisian juga bisa bekerja dengan baik berdasarkan hasil dari proses otopsi nanti seperti apa,” tuturnya.
Sumber : Humas Polda Kaltim

Sabtu, 15 Februari 2020

Kapolda Kaltim Konferensi Pers Keberhasilan Polresta Samarinda Selama Sepekan amankan Sabu berjumlah 3 Kg lebih, dan 1690 Butir Pil Ekstasi.



SAMARINDA, Polrestasamarinda.com, - Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Drs. Muktiono, S.H., M.H. gelar Konferensi Pers terkait Keberhasilan Polresta Samarinda  selama sepekan dalam mengungkap kasus Penyalahgunaan Narkotika, Sabtu (15/2) pukul 11.30 WITA di Lobby Polresta Samarinda.

Dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltim, didampingi dengan Dir Resnarkoba Polda Kaltim Kombes Pol. Drs. Ahmad Saury, S.H., M.H., Kabid Humas Polda Kaltim Kombes. Pol. Ade Yaya Suryana, S.I.K., M.H., Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si., Kasat Resnarkoba Polresta Samarinda Kompol. R. Sigit Satrio Hutomo, S.E., dan dihadiri Pejabat Utama Polresta Samarinda, serta wartawan media mainstream, media online, media sosial, media cetak dan elektronik se Kota Samarinda.

Kapolda Kaltim menyampaikan hasil tangkapan yang berhasil diamankan Polresta Samarinda selama sepekan berjumlah sabu seberat 3.276,33 Gram Brutto dan 1.690 butir Pil Ekstasi/Inex.

"Ini merupakan Komitmen kita secara tegas dan terus menerus untuk memerangi narkoba khususnya di Kalimantan Timur, Kasus ini terus kita kembangkan Kita terus bergerak agar terungkap sampai ke bandar dan pelaku-pelaku lainnya", Ucap Kapolda Kaltim

"Hasil Tangkapan yang berhasil kita amankan ini bernilai miliaran rupiah namun jangan diliat nilainya tapi dampak buruknya bagi bangsa dan negara, dan kita bersama sudah menyelamatkan ratusan bahkan ribuan orang untuk tidak menggunakan barang haram ini", Imbuhnya.


Kami berharap dukungan dari semua komponen masyarakat dalam memberantas narkoba, karena ini merupakan tanggung jawab kita semua, untuk melindungi anak-anak kita, generasi penerus bangsa agar jangan sampai terjerumus kepada Narkoba yang menghancurkan masa depan mereka.
Tentunya Untuk Para Tersangka kita proses dengan hukum yang berlaku, dan komitmen kita "Terus Berantas Narkoba sampai ke akar-akarnya". Tutup Kapolda Kaltim.

-Humas Polresta Samarinda-

Jumat, 14 Februari 2020

Sat Resnarkoba Polresta Samarinda Berhasil Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika Pil Ekstasi Warna Coklat Berbentuk "LOVE" Sebanyak 1.015 Butir.



Jumat (14/02/20) Berawal dari Pengembangan Kasus Terhadap Tersangka AM dan NY yang berhasil diamankan Anggota Sat Resnarkoba Pada hari Kamis 13 Februari 2020 sekitar jam 20.00 WITA atas perbuatannya melanggar hukum penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu Seberat 45,07 Gram Brutto, setelah kedua tersangka dan barang bukti diamankan ke Mako Polresta Samarinda, Pada hari itu juga Sekitar Pukul 21.15 WITA Anggota Sat Resnarkoba melakukan pengembangan kasus dengan menuju rumah kediaman tersangka AM di Jl. Sentosa Dalam Rt.83 No.05 Kel.Singai Pinang Dalam Kec.Sungai Pinang Kota Samarinda, Sesampainya di TKP Anggota Sat Resnarkoba melakukan penggeledahan di rumah tersebut di temukan barang bukti di dalam kamar yang sebelumnya ditempati oleh tersangka AM.
                                                                                               
                                                                                                                                                 
Barang Bukti yang dapat diamankan antara lain 11 (sebelas) bungkus yang diduga Pil Ekstasi warna coklat berbentuk "LOVE" sebanyak 1.015 (seribu lima belas) Butir dengan berat 395,85 (tiga ratus sembilan puluh lima koma delapan lima) Gram Netto, 2 (dua) buah buku tabungan Bank BCA an. Tersangka, 3 (tiga) buah sendok penakar, 1 (satu) buah timbangan digital merk Constant, 1 (satu) buah alat press warna biru, 2 (dua) lembar plastik klip besar, 1 (satu) bendel klip plastik ukuran 8x12, 1 (satu) bendel klip plastik ukuran 10x7, 2 (dua) bendel klip plastik ukuran 5x8, 1 (satu) bendel klip kecil, dan 1 (satu) lembar klip plastik bekas pembungkus pil ekstasi/inex.

Dari kejadian tersebut, kemudian barang bukti diamankan ke Mako Polresta Samarinda untuk di proses lebih lanjut sesuai hukum yg berlaku, Atas perbuatannya tersangka AM dikenakan pasal 112 ayat (2) dan 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman Pidana Penjara maksimal 20 Tahun.

Sat Resnarkoba Polresta Samarinda Ungkap Kasus Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu Seberat 45,07 Gram Brutto.




Jumat (14/2/20) Berawal dari laporan masyarakat, Pada hari Kamis tanggal 13 Februari 2020 sekitar jam 20.00  WITA bahwa telah terjadi transaksi Narkotika di sekitaran Jl. Sultan Alimuddin Gg.Langsat (tepatnya di depan GG. Langsat) Kelurahan Selili Kecamatan Samarinda Ilir Kota Samarinda.

Menanggapi Laporan Masyarakat tersebut anggota Satresnarkoba Polresta Samarinda berangkat menuju tempat yang di maksud, sesampainya di TKP terlihat 2 (dua) orang yang mencurigakan, kemudian di lakukan penangkapan terhadap 2 (dua) orang tersebut yang berinisial AM dan NY, Selanjutnya dilakukan penggeledahan oleh Petugas dan di temukan barang bukti berupa 1 ( satu ) poket sabu di  dalam kantong plastik warna hitam yang di genggam Saudari NY di tangan kiri.


Adapun barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas 1 bungkus/poket Narkotika jenis sabu dengan berat 45,07 Gram Brutto, 1 (satu) Unit Hp Android Merk Vivo warna merah, 1 (satu) unit Hp Android Merk Samsung, 1 (satu) Unit Hp android merk Oppo, 1 (satu) unit Hp Android Merk Vivo warna Gold, 1 (satu) unit R2 Honda Scoopy KT 2726 BCP, dan 1 (satu) unit R2 Honda Vario KT 2525 IN

Selanjutnya kedua tersangka dan seluruh barang bukti diamankan ke Mako Polresta Samarinda untuk penyelidikan lebih lanjut, atas perbuatannya Kedua tersangka dikenakan Pasal 112 ayat (2) dan 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Kamis, 13 Februari 2020

Polsek Samarinda Ulu Berhasil Ungkap Kasus Curanmor


Berawal dari laporan masyarakat yang telah Kehilangan 1 (satu) Unit Sepeda Motor, Pelapor memberikan keterangan bahwa awal mula kejadian Pada hari Jum’at tanggal 23 Januari 2020 sekitar jam 04.00 Wita Pelapor memarkirkan kendaraanya di Jl. Perniagaan Kel. Sidodadi Kec. Samarinda Ulu Kota Samarinda (tepatnya komplek pasar pagi depan Toko Nunung) dalam keadaan terkunci stang. Kemudian pelapor masuk kedalam rumah untuk buang air dan meletakan kunci motor diatas meja jualan didepan rumah, setelah kembali melihat sepeda motor sudah tidak ada lagi.

Selanjutnya Unit Reskrim Polsek Samarinda Ulu melakukan penyelidikan untuk kasus ini, tidak jauh dari TKP tempat Pelapor kehilangan kendaraanya, Unit Reskrim Polsek Samarinda Ulu menemukan Pelaku Curanmor tersebut berinisial AF, Selanjutnya dilakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap pelaku, ditemukan 1 (satu) unit  sepeda motor honda vario dengan nopol KT-6710-IN  Warna merah, tahun 2015.

Yang mana modus dari Tersangka Curanmor ini adalah dengan merubah Nopol pada kendaraan yang dicuri yang tadinya honda vario warna merah dengan nopol KT-6710-IN  menjadi Nopol KT-3484-BU.



Selanjutnya Tersangka dan Barang Bukti diamankan ke Mako Polsek Samarinda Ulu untuk Penyelidikan Lebih lanjut, Atas kejadian tersebut Tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP Tentang Pencurian, dengan ancaman hukuman Pidana Penjara Paling lama 5 (lima) tahun.

Kapolresta Samarinda Rilis Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu Seberat 923, 76 Gram Brutto


Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si. Merilis Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu Seberat 923, 76 Gram Brutto, kepada awak media di Mako Polsek Samarinda Kota, Kamis (13/2/2020).

Berawal dari informasi masyarakat bahwa akan adanya  transaksi narkotika jenis sabu di Jalan Perniagaan Gg. Ernawati Kel. Bandara Kota Samarinda, selanjutnya pada hari Rabu  tanggal 12 Februari  2020, sekira pukul 19.00 WITA Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota berangkat menuju TKP. 

"Setelah dilakukan penyelidikan di daerah tersebut, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota tertuju pada salah satu bangsalan (di Gg. Ernawati) dan ditemukan kedua pelaku penyalahgunaan narkotika kemudian dilakukan penangkapan terhadap kedua pelaku", Ucap Kapolresta Samarinda.

Selanjutnya dilakukan penggeledahan badan, pakaian dan tempat tinggal, alhasil ditemukan 1 buah tas warna hitam merk no fear yang disimpan didalam jok sepeda motor milik pelaku, berisikan 18 bungkus plastik klip narkotika jenis sabu seberat 902,3 Gram Brutto dan 1 buah tas kecil berwarna hijau merk moodzy supply, berisikan 5 bungkus plastik klip narkotika jenis sabu dengan berat 21,46 Gram Brutto. 


"Jadi berat keseluruhan Narkotika Jenis Sabu yang dapat diamankan adalah seberat 923, 76 Gram Brutto". Imbuhnya

Selanjutnya keseluruhan barang bukti diperlihatkan kepada pelaku dan diakuinya bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya dan selanjutnya tersangka beserta barang bukti diamankan ke Polsek Samarinda Kota untuk proses hukum lebih lanjut.

"Atas perbuatannya Kedua Tersangka kami kenakan Pasal 112 ayat (2) dan 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 20 tahun”, Tutup Kapolresta Samarinda.

Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota Berhasil Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu Seberat 923, 76 Gram Brutto



Berawal dari informasi masyarakat bahwa akan adanya  transaksi narkotika jenis sabu di Jalan Perniagaan Gg. Ernawati Kel. Bandara Kota Samarinda, selanjutnya pada hari Rabu  tanggal 12 Februari  2020, sekira pukul 19.00 WITA Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota berangkat menuju TKP. 

Setelah dilakukan penyelidikan di daerah tersebut, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota tertuju pada salah satu bangsalan (di Gg. Ernawati) dan ditemukan kedua pelaku penyalahgunaan narkotika kemudian dilakukan penangkapan terhadap kedua pelaku.

Selanjutnya dilakukan penggeledahan badan, pakaian dan tempat tinggal, alhasil ditemukan 1 buah tas warna hitam merk no fear yang disimpan didalam jok sepeda motor milik pelaku, berisikan 18 bungkus plastik klip narkotika jenis sabu seberat 902,3 Gram Brutto dan 1 buah tas kecil berwarna hijau merk moodzy supply, berisikan 5 bungkus plastik klip narkotika jenis sabu dengan berat 21,46 Gram Brutto. Jadi berat keseluruhan Narkotika Jenis Sabu yang dapat diamankan adalah seberat 923, 76 Gram Brutto.


Selanjutnya keseluruhan barang bukti diperlihatkan kepada pelaku dan diakuinya bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya dan selanjutnya tersangka beserta barang bukti diamankan ke Polsek Samarinda Kota untuk proses hukum lebih lanjut.

Rabu, 12 Februari 2020

Sat Resnarkoba Polresta Samarinda Berhasil Amankan Sabu Seberat 2.066,5 Gram Brutto




Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si. Merilis Hasil Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jenis Shabu Seberat Total 2.066,5 Gram Brutto kepada awak media di Mako Polresta Samarinda, Rabu (12/2/2020).

Bermula pada hari Selasa tanggal 11 Februari 2020 sekitar jam 21.00  Wita Pelapor dan Saksi mendapat informasi dari masyarakat bahwa di sekitaran Jl. Poros Samarinda-Bontang telah terjadi transaksi narkotika, kemudian anggota Satresnarkoba Polresta Samarinda berangkat menuju ke tempat yang di maksud.

Sesampainya di TKP, tersangka telah melarikan diri kemudian di lakukan pengejaran oleh Anggota Sat Resnarkoba dan berhasil dilakukan penangkapan terhadap tersangka yang berinisial ABD.

“Selanjutnya dilakukan penggeledahan terhadap tersangka ABD di temukan barang bukti berupa 22 poket sabu didalam kantong plastik warna hitam yang berada di stang motor tersangka”, Ucap Kapolresta Samarinda.

“Atas kejadian tersebut selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan ke Mako Polresta Samarinda untuk proses penyidikan lebih lanjut”, Tambahnya.

Adapun Barang bukti yang kami amankan dalam perkara ini adalah 22 (dua puluh dua)  bungkus/poket Narkotika jenis sabu dengan berat total 2.066,5 (dua ribu enam puluh enam koma lima) Gram Brutto.

“Dalam Kasus ini tersangka kami kenakan Pasal 112 ayat (2) dan 114 ayat (2) JO Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 20 tahun”, Tutup Kapolresta Samarinda.


Polrestasamarinda - Kapolresta Samarinda Kombes pol Arif  Budiman, Rabu pagi (12/02/2020). Menerima Tim Litbang Mabes Polri. Ke tiga orang yang tergabung tim tersebut hadir di kota Markas Polisi Samarinda guna memastikan tingkat kepuasan masyarakat Kota Samarinda terhadap kinerja Polresta Sebelumnya.

Tim yang ketuai Kombes Pol. Dadang, itu melakukan survei lapangan kepada Kejaksaan Negeri Samarinda, kantor Sat Pol PP,Bank Kaltim, Dinas Perhubungan,Lapas IIA, Pedagang dan sejumlah warga kota Samarinda.Dalam pengambilan sampel itu Tim ini, mengambil sampel dari sepuluh petugas dan warga di masing-masing tempat lokasi survey.

Kepada media Ini Salah satu Tim Puslitbang Polri, AKBP Hanafiah Nembo menyampaikan, jika kedatangannya tersebut guna membuktikan pelayanan yang optimal Pihak Polresta Samarinda kepada warga kota Samarinda. "Kegiatan ini secara spontan kami lakukan, gunanya untuk membesarkan tingkat pelayanan Pihak Polresta Samarinda, sesuai fakta dan bukan hanya mengada-ngada, dalam survey kali ini kami terdiri dari tiga orang yang diketuai oleh Kombes Pol.Dadang (Mabes Polri),Ujarnya.

Dikatakan Hanafiah, pasca pertemuannya dengan Kapolresta Samarinda, pihaknya kembali akan melanjutkan surveynya lagi ke beberapa tempat di kota Samarinda.Kami  melakukan survey kepada warga kota Samarinda terkait kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polresta Samarinda, adapun hari ini kami akan kembali melakukan survey lagi ke sejumlah warga kota Samarinda yang kebetulan berada di berbagai unit, seperti Unit pelayanan SIM, SKCK, SPKT (terkait tahanan), Sabhara, dan Reskrim," ungkapnya.


Terpisah, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman dan Jajarannya,menyambut baik kegiatan yang terbilang dadakan tersebut, menurutnya kegiatan tersebut. "Saya menyambut baik kegiatan ini, dengan adanya tim seperti ini akan dapat lebih meningkatkan disiplin anggota Polresta Samarinda dalam memberikan pelayanan optimal kepada warga kota Samarinda tanpa pamrih, selain itu hal ini juga demi mewujudkan bukti prestasi Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang pernah kami Sabet beberapa bulan yang lalu,"terang Kapolresta Samarinda.

Penyemprotan disinfektan TNI - POLRI

Polresta samarinda melakukan pencegahan penyebaran virus covid-19 di area terminal samarinda-balikpapan dan pelabuhan samarinda-melak di j...