Senin, 17 Februari 2020

Polresta Samarinda Terus Kembangkan Kasus Meninggalnya Balita Yusuf


Samarinda - Polresta Samarinda bersama Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Samarinda (P2TP2A) menggelar Konferensi Pers terkait perkembangan penanganan penyidikan kasus Balita Achmad Yusuf Gozali, bertempat di Aula Serbaguna Polresta Samarinda Jl. Slamet Riyadi No. 01 Kota Samarinda, Senin (17/02/2020).
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman,S.I.K,MH., menjelaskan bahwa penyidikan kasus balita Yusuf telah berjalan sesuai prosedur dan sampai saat ini pihak Kepolisian tidak berhenti dalam penyidikan.
Arif menjelaskan pihaknya sudah semaksimal mungkin melakukan penyidikan kasus kematian Yusuf. Hasilnya yaitu dengan menahan dua orang, Tri Suprana Yanti dan Marliana sebagai pengasuh di penitipan anak Jannatul Atfhal tempat Yusuf hilang. Keduanya dikenakan pasal 359 KUHP tentang kelalaian mengakibatkan orang lain meninggal dunia.
“Dari hasil penyidikan kepolisian sementara menyimpulkan Yusuf hanyut di sungai selama 16 hari dan organ tubuh nya tidak terdapat tindak kekerasan”tuturnya
“kami juga telah koordinasi dokter forensik di Samarinda, namun tidak ada ditemukan unsur kekerasan di tubuh Yusuf. Dari perjalanan kasus ini, kami tidak menutup diri apabila ada bukti baru,” kata Arif.
Lebih lanjut ia meminta masyarakat untuk bersabar menunggu hasil penyidikan dan dalam waktu dekat akan ada otopsi jenazah lanjutan oleh dokter forensik terbaik dari Mabes Polri yaitu Kombes Pol. Dr dr Sumy Hastry Purwanti, SpF, DFM.
Kombes Pol. Arif menjelaskan alasan mengapa memilih dokter forensik berkelas seperti dokter Hastry, itu dengan pertimbangan bahwa beliau adalah dokter forensik terbaik yang dimiliki oleh POLRI.
“Kami ingin kasus ini bisa segera tuntas dan terungkap dengan jelas apa penyebab kematian Yusuf. Agar semua dugaan – dugaan yang menjadi polemik di masyarakat juga segera mereda setelah ini dan tentunya agar kepolisian juga bisa bekerja dengan baik berdasarkan hasil dari proses otopsi nanti seperti apa,” tuturnya.
Sumber : Humas Polda Kaltim

Sabtu, 15 Februari 2020

Kapolda Kaltim Konferensi Pers Keberhasilan Polresta Samarinda Selama Sepekan amankan Sabu berjumlah 3 Kg lebih, dan 1690 Butir Pil Ekstasi.



SAMARINDA, Polrestasamarinda.com, - Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Drs. Muktiono, S.H., M.H. gelar Konferensi Pers terkait Keberhasilan Polresta Samarinda  selama sepekan dalam mengungkap kasus Penyalahgunaan Narkotika, Sabtu (15/2) pukul 11.30 WITA di Lobby Polresta Samarinda.

Dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltim, didampingi dengan Dir Resnarkoba Polda Kaltim Kombes Pol. Drs. Ahmad Saury, S.H., M.H., Kabid Humas Polda Kaltim Kombes. Pol. Ade Yaya Suryana, S.I.K., M.H., Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si., Kasat Resnarkoba Polresta Samarinda Kompol. R. Sigit Satrio Hutomo, S.E., dan dihadiri Pejabat Utama Polresta Samarinda, serta wartawan media mainstream, media online, media sosial, media cetak dan elektronik se Kota Samarinda.

Kapolda Kaltim menyampaikan hasil tangkapan yang berhasil diamankan Polresta Samarinda selama sepekan berjumlah sabu seberat 3.276,33 Gram Brutto dan 1.690 butir Pil Ekstasi/Inex.

"Ini merupakan Komitmen kita secara tegas dan terus menerus untuk memerangi narkoba khususnya di Kalimantan Timur, Kasus ini terus kita kembangkan Kita terus bergerak agar terungkap sampai ke bandar dan pelaku-pelaku lainnya", Ucap Kapolda Kaltim

"Hasil Tangkapan yang berhasil kita amankan ini bernilai miliaran rupiah namun jangan diliat nilainya tapi dampak buruknya bagi bangsa dan negara, dan kita bersama sudah menyelamatkan ratusan bahkan ribuan orang untuk tidak menggunakan barang haram ini", Imbuhnya.


Kami berharap dukungan dari semua komponen masyarakat dalam memberantas narkoba, karena ini merupakan tanggung jawab kita semua, untuk melindungi anak-anak kita, generasi penerus bangsa agar jangan sampai terjerumus kepada Narkoba yang menghancurkan masa depan mereka.
Tentunya Untuk Para Tersangka kita proses dengan hukum yang berlaku, dan komitmen kita "Terus Berantas Narkoba sampai ke akar-akarnya". Tutup Kapolda Kaltim.

-Humas Polresta Samarinda-

Jumat, 14 Februari 2020

Sat Resnarkoba Polresta Samarinda Berhasil Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika Pil Ekstasi Warna Coklat Berbentuk "LOVE" Sebanyak 1.015 Butir.



Jumat (14/02/20) Berawal dari Pengembangan Kasus Terhadap Tersangka AM dan NY yang berhasil diamankan Anggota Sat Resnarkoba Pada hari Kamis 13 Februari 2020 sekitar jam 20.00 WITA atas perbuatannya melanggar hukum penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu Seberat 45,07 Gram Brutto, setelah kedua tersangka dan barang bukti diamankan ke Mako Polresta Samarinda, Pada hari itu juga Sekitar Pukul 21.15 WITA Anggota Sat Resnarkoba melakukan pengembangan kasus dengan menuju rumah kediaman tersangka AM di Jl. Sentosa Dalam Rt.83 No.05 Kel.Singai Pinang Dalam Kec.Sungai Pinang Kota Samarinda, Sesampainya di TKP Anggota Sat Resnarkoba melakukan penggeledahan di rumah tersebut di temukan barang bukti di dalam kamar yang sebelumnya ditempati oleh tersangka AM.
                                                                                               
                                                                                                                                                 
Barang Bukti yang dapat diamankan antara lain 11 (sebelas) bungkus yang diduga Pil Ekstasi warna coklat berbentuk "LOVE" sebanyak 1.015 (seribu lima belas) Butir dengan berat 395,85 (tiga ratus sembilan puluh lima koma delapan lima) Gram Netto, 2 (dua) buah buku tabungan Bank BCA an. Tersangka, 3 (tiga) buah sendok penakar, 1 (satu) buah timbangan digital merk Constant, 1 (satu) buah alat press warna biru, 2 (dua) lembar plastik klip besar, 1 (satu) bendel klip plastik ukuran 8x12, 1 (satu) bendel klip plastik ukuran 10x7, 2 (dua) bendel klip plastik ukuran 5x8, 1 (satu) bendel klip kecil, dan 1 (satu) lembar klip plastik bekas pembungkus pil ekstasi/inex.

Dari kejadian tersebut, kemudian barang bukti diamankan ke Mako Polresta Samarinda untuk di proses lebih lanjut sesuai hukum yg berlaku, Atas perbuatannya tersangka AM dikenakan pasal 112 ayat (2) dan 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman Pidana Penjara maksimal 20 Tahun.

Sat Resnarkoba Polresta Samarinda Ungkap Kasus Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu Seberat 45,07 Gram Brutto.




Jumat (14/2/20) Berawal dari laporan masyarakat, Pada hari Kamis tanggal 13 Februari 2020 sekitar jam 20.00  WITA bahwa telah terjadi transaksi Narkotika di sekitaran Jl. Sultan Alimuddin Gg.Langsat (tepatnya di depan GG. Langsat) Kelurahan Selili Kecamatan Samarinda Ilir Kota Samarinda.

Menanggapi Laporan Masyarakat tersebut anggota Satresnarkoba Polresta Samarinda berangkat menuju tempat yang di maksud, sesampainya di TKP terlihat 2 (dua) orang yang mencurigakan, kemudian di lakukan penangkapan terhadap 2 (dua) orang tersebut yang berinisial AM dan NY, Selanjutnya dilakukan penggeledahan oleh Petugas dan di temukan barang bukti berupa 1 ( satu ) poket sabu di  dalam kantong plastik warna hitam yang di genggam Saudari NY di tangan kiri.


Adapun barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas 1 bungkus/poket Narkotika jenis sabu dengan berat 45,07 Gram Brutto, 1 (satu) Unit Hp Android Merk Vivo warna merah, 1 (satu) unit Hp Android Merk Samsung, 1 (satu) Unit Hp android merk Oppo, 1 (satu) unit Hp Android Merk Vivo warna Gold, 1 (satu) unit R2 Honda Scoopy KT 2726 BCP, dan 1 (satu) unit R2 Honda Vario KT 2525 IN

Selanjutnya kedua tersangka dan seluruh barang bukti diamankan ke Mako Polresta Samarinda untuk penyelidikan lebih lanjut, atas perbuatannya Kedua tersangka dikenakan Pasal 112 ayat (2) dan 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Kamis, 13 Februari 2020

Polsek Samarinda Ulu Berhasil Ungkap Kasus Curanmor


Berawal dari laporan masyarakat yang telah Kehilangan 1 (satu) Unit Sepeda Motor, Pelapor memberikan keterangan bahwa awal mula kejadian Pada hari Jum’at tanggal 23 Januari 2020 sekitar jam 04.00 Wita Pelapor memarkirkan kendaraanya di Jl. Perniagaan Kel. Sidodadi Kec. Samarinda Ulu Kota Samarinda (tepatnya komplek pasar pagi depan Toko Nunung) dalam keadaan terkunci stang. Kemudian pelapor masuk kedalam rumah untuk buang air dan meletakan kunci motor diatas meja jualan didepan rumah, setelah kembali melihat sepeda motor sudah tidak ada lagi.

Selanjutnya Unit Reskrim Polsek Samarinda Ulu melakukan penyelidikan untuk kasus ini, tidak jauh dari TKP tempat Pelapor kehilangan kendaraanya, Unit Reskrim Polsek Samarinda Ulu menemukan Pelaku Curanmor tersebut berinisial AF, Selanjutnya dilakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap pelaku, ditemukan 1 (satu) unit  sepeda motor honda vario dengan nopol KT-6710-IN  Warna merah, tahun 2015.

Yang mana modus dari Tersangka Curanmor ini adalah dengan merubah Nopol pada kendaraan yang dicuri yang tadinya honda vario warna merah dengan nopol KT-6710-IN  menjadi Nopol KT-3484-BU.



Selanjutnya Tersangka dan Barang Bukti diamankan ke Mako Polsek Samarinda Ulu untuk Penyelidikan Lebih lanjut, Atas kejadian tersebut Tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP Tentang Pencurian, dengan ancaman hukuman Pidana Penjara Paling lama 5 (lima) tahun.

Kapolresta Samarinda Rilis Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu Seberat 923, 76 Gram Brutto


Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si. Merilis Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu Seberat 923, 76 Gram Brutto, kepada awak media di Mako Polsek Samarinda Kota, Kamis (13/2/2020).

Berawal dari informasi masyarakat bahwa akan adanya  transaksi narkotika jenis sabu di Jalan Perniagaan Gg. Ernawati Kel. Bandara Kota Samarinda, selanjutnya pada hari Rabu  tanggal 12 Februari  2020, sekira pukul 19.00 WITA Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota berangkat menuju TKP. 

"Setelah dilakukan penyelidikan di daerah tersebut, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota tertuju pada salah satu bangsalan (di Gg. Ernawati) dan ditemukan kedua pelaku penyalahgunaan narkotika kemudian dilakukan penangkapan terhadap kedua pelaku", Ucap Kapolresta Samarinda.

Selanjutnya dilakukan penggeledahan badan, pakaian dan tempat tinggal, alhasil ditemukan 1 buah tas warna hitam merk no fear yang disimpan didalam jok sepeda motor milik pelaku, berisikan 18 bungkus plastik klip narkotika jenis sabu seberat 902,3 Gram Brutto dan 1 buah tas kecil berwarna hijau merk moodzy supply, berisikan 5 bungkus plastik klip narkotika jenis sabu dengan berat 21,46 Gram Brutto. 


"Jadi berat keseluruhan Narkotika Jenis Sabu yang dapat diamankan adalah seberat 923, 76 Gram Brutto". Imbuhnya

Selanjutnya keseluruhan barang bukti diperlihatkan kepada pelaku dan diakuinya bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya dan selanjutnya tersangka beserta barang bukti diamankan ke Polsek Samarinda Kota untuk proses hukum lebih lanjut.

"Atas perbuatannya Kedua Tersangka kami kenakan Pasal 112 ayat (2) dan 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 20 tahun”, Tutup Kapolresta Samarinda.

Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota Berhasil Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu Seberat 923, 76 Gram Brutto



Berawal dari informasi masyarakat bahwa akan adanya  transaksi narkotika jenis sabu di Jalan Perniagaan Gg. Ernawati Kel. Bandara Kota Samarinda, selanjutnya pada hari Rabu  tanggal 12 Februari  2020, sekira pukul 19.00 WITA Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota berangkat menuju TKP. 

Setelah dilakukan penyelidikan di daerah tersebut, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota tertuju pada salah satu bangsalan (di Gg. Ernawati) dan ditemukan kedua pelaku penyalahgunaan narkotika kemudian dilakukan penangkapan terhadap kedua pelaku.

Selanjutnya dilakukan penggeledahan badan, pakaian dan tempat tinggal, alhasil ditemukan 1 buah tas warna hitam merk no fear yang disimpan didalam jok sepeda motor milik pelaku, berisikan 18 bungkus plastik klip narkotika jenis sabu seberat 902,3 Gram Brutto dan 1 buah tas kecil berwarna hijau merk moodzy supply, berisikan 5 bungkus plastik klip narkotika jenis sabu dengan berat 21,46 Gram Brutto. Jadi berat keseluruhan Narkotika Jenis Sabu yang dapat diamankan adalah seberat 923, 76 Gram Brutto.


Selanjutnya keseluruhan barang bukti diperlihatkan kepada pelaku dan diakuinya bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya dan selanjutnya tersangka beserta barang bukti diamankan ke Polsek Samarinda Kota untuk proses hukum lebih lanjut.

Rabu, 12 Februari 2020

Sat Resnarkoba Polresta Samarinda Berhasil Amankan Sabu Seberat 2.066,5 Gram Brutto




Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si. Merilis Hasil Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jenis Shabu Seberat Total 2.066,5 Gram Brutto kepada awak media di Mako Polresta Samarinda, Rabu (12/2/2020).

Bermula pada hari Selasa tanggal 11 Februari 2020 sekitar jam 21.00  Wita Pelapor dan Saksi mendapat informasi dari masyarakat bahwa di sekitaran Jl. Poros Samarinda-Bontang telah terjadi transaksi narkotika, kemudian anggota Satresnarkoba Polresta Samarinda berangkat menuju ke tempat yang di maksud.

Sesampainya di TKP, tersangka telah melarikan diri kemudian di lakukan pengejaran oleh Anggota Sat Resnarkoba dan berhasil dilakukan penangkapan terhadap tersangka yang berinisial ABD.

“Selanjutnya dilakukan penggeledahan terhadap tersangka ABD di temukan barang bukti berupa 22 poket sabu didalam kantong plastik warna hitam yang berada di stang motor tersangka”, Ucap Kapolresta Samarinda.

“Atas kejadian tersebut selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan ke Mako Polresta Samarinda untuk proses penyidikan lebih lanjut”, Tambahnya.

Adapun Barang bukti yang kami amankan dalam perkara ini adalah 22 (dua puluh dua)  bungkus/poket Narkotika jenis sabu dengan berat total 2.066,5 (dua ribu enam puluh enam koma lima) Gram Brutto.

“Dalam Kasus ini tersangka kami kenakan Pasal 112 ayat (2) dan 114 ayat (2) JO Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 20 tahun”, Tutup Kapolresta Samarinda.


Polrestasamarinda - Kapolresta Samarinda Kombes pol Arif  Budiman, Rabu pagi (12/02/2020). Menerima Tim Litbang Mabes Polri. Ke tiga orang yang tergabung tim tersebut hadir di kota Markas Polisi Samarinda guna memastikan tingkat kepuasan masyarakat Kota Samarinda terhadap kinerja Polresta Sebelumnya.

Tim yang ketuai Kombes Pol. Dadang, itu melakukan survei lapangan kepada Kejaksaan Negeri Samarinda, kantor Sat Pol PP,Bank Kaltim, Dinas Perhubungan,Lapas IIA, Pedagang dan sejumlah warga kota Samarinda.Dalam pengambilan sampel itu Tim ini, mengambil sampel dari sepuluh petugas dan warga di masing-masing tempat lokasi survey.

Kepada media Ini Salah satu Tim Puslitbang Polri, AKBP Hanafiah Nembo menyampaikan, jika kedatangannya tersebut guna membuktikan pelayanan yang optimal Pihak Polresta Samarinda kepada warga kota Samarinda. "Kegiatan ini secara spontan kami lakukan, gunanya untuk membesarkan tingkat pelayanan Pihak Polresta Samarinda, sesuai fakta dan bukan hanya mengada-ngada, dalam survey kali ini kami terdiri dari tiga orang yang diketuai oleh Kombes Pol.Dadang (Mabes Polri),Ujarnya.

Dikatakan Hanafiah, pasca pertemuannya dengan Kapolresta Samarinda, pihaknya kembali akan melanjutkan surveynya lagi ke beberapa tempat di kota Samarinda.Kami  melakukan survey kepada warga kota Samarinda terkait kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polresta Samarinda, adapun hari ini kami akan kembali melakukan survey lagi ke sejumlah warga kota Samarinda yang kebetulan berada di berbagai unit, seperti Unit pelayanan SIM, SKCK, SPKT (terkait tahanan), Sabhara, dan Reskrim," ungkapnya.


Terpisah, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman dan Jajarannya,menyambut baik kegiatan yang terbilang dadakan tersebut, menurutnya kegiatan tersebut. "Saya menyambut baik kegiatan ini, dengan adanya tim seperti ini akan dapat lebih meningkatkan disiplin anggota Polresta Samarinda dalam memberikan pelayanan optimal kepada warga kota Samarinda tanpa pamrih, selain itu hal ini juga demi mewujudkan bukti prestasi Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang pernah kami Sabet beberapa bulan yang lalu,"terang Kapolresta Samarinda.

Jalin Komunikasi dengan Baik, Polresta Samarinda Gelar Apel Fungsi


Sebelum pelaksanaan tugas sehari-hari, seluruh Personel Polresta Samarinda terlebih dahulu melaksanakan apel pagi. Apel pagi sebagai bentuk komunikasi dua arah antara pimpinan dan anggotanya. Selain itu, sebagai sarana penyampaian arahan kebijakan pimpinan, agar tugas yang diemban dapat dilaksanakan sesuai dengan arah kebijakan pimpinan Polri. 


Setiap hari Rabu setelah melaksanakan Apel Pagi seluruh personel dilanjutkan lagi dengan Apel Fungsi. Bertempat di Lapangan Apel Mako Polresta Samarinda,(12/2/2020). Masing-masing Kepala Bagian (Kabag), Kepala Satuan (Kasat), dan Kepala Fungsi (Kasi) memberikan arahan kepada anggotanya.




Ditempat terpisah, Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si. menjelaskan bahwa kegiatan apel fungsi bertujuan agar Personel menerima arahan langsung dari penanggungjawab fungsi masing-masing tentang mengevaluasi tugas-tugas yang telah dilaksanakan.


"Apel Fungsi ini sekaligus sebagai sarana kedekatan langsung antara pimpinan dengan bawahannya untuk saling bertukar pikiran", Tambahnya


Anev kegiatan yang telah dilaksanakan maupun rencana kegiatan masing-masing fungsi bisa disampaikan langsung kepada anggota dalam apel tersebut.


"Tentunya tujuan apel fungsi ini memberikan motivasi kepada anggota dalam menjalankan tugas untuk lebih profesional, bertanggung jawab, dan berintegritas tinggi, serta mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat". Tutup Kapolresta Samarinda.



Selasa, 11 Februari 2020

Personel Polresta Samarinda Binrohtal Rutin Setiap Minggu



Kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental Personel yang beragama Hindu dilaksanakan di Ruang Rapat Kapolresta Samarinda (11/1/2020), yang dilakukan setiap hari Selasa setelah melaksanakan Apel Pagi.

Binrohtal kali ini dipimpin oleh Kapolsek Sungai Kunjang Kompol IKG Suardana, S.H., dengan tema binrohtal "Tanpa kerja orang tak akan mencapai kebebasan". 

Pada kesempatan Binrohtal ini Kompol IKG Suardana, S.H. mengajak anggota polri di polresta samarinda dan jajaran khususnya yg beragama Hindu untuk melaksanakan tugas dengan baik, jujur dan iklas. 



Dalam ceramahnya Kompol IKG Suardana, S.H. menyampaikan didalam Hindu meyakini bahwa Hindu sangat menyatu dan harmonis dengan alam beserta isinya, " Didalam Hindu juga sangat menjunjung prinsip Tuhan yang maha pengampun dan didalam tatanan persembahyangan Hindu juga mengenal aneka cara memuja Tuhan sesuai kemampuan dan kedekatan spiritual", Tutupnya.

PEMBINAAN ROHANI DAN MENTAL PERSONEL YANG BERAGAMA NASRANI


Kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) rutin setiap hari selasa pagi (11/2/2020), Pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) sebagai wadah untuk membentuk karakter Anggota Polri menjadi lebih berkarakter dan spiritual, sehingga bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dalam menjalankan tugas sehari-hari.


Binrohtal pada pagi ini dipimpin Pdt. Royke Joyke, S.Th. (Gembala Oikumene Loa Janan). Ibadah bersama personel yang beragama Nasrani ini  dilakukan  di Aula Polresta Samarinda ini dengan tema Thema kotbah : 1 Tawarik 14 (8 - 17) .

Binrohtal ini bertujuan positif bagi Anggota Polri untuk memberikan siraman rohani dan moral setiap Anggota agar menjadi lebih baik serta menjadi alat kontrol diri, ini merupakan upaya dalam meningkatkan kwalitas keimanan dan ketaqwaan Personel Polresta Samarinda.

TINGKATKAN IMAN & TAKWA PERSONEL PERSONEL POLRESTA SAMARINDA GELAR PEMBINAAN ROHANI DAN MENTAL


Kota Samarinda – Untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, Personel Polresta Samarinda mengadakan Pembinaan Rohani Mental (Binrohtal) di Masjid Nurul Iman, Selasa (11/02/2020).

Kegiatan yang diadakan setiap hari selasa, kali ini menghadirkan  Ustadz Aslam Agussalam dan diikuti oleh seluruh Personel Polresta Samarinda dan Bhayangkari.

Ceramah Ustadz Aslam Agussalam menyampaikan tema “Sedekah Dan Infaq.”

Ini salah satu diantara bentuk kemurahan hati seorang mukmin, yaitu di dalam dirinya ada sifat suka membantu. Yaitu ada kemurahan hati sehingga dia mau berbagi kepada sesama. Ini merupakan akhlak yang mulia. Lawannya adalah orang yang bakhil, kikir, pelit, ini adalah akhlak yang tercela.


Tentu saja tidak ada orang yang menyukai sifat orang yang memiliki sifat kikir, bakhil, tidak mau berbagi didalam kehidupannya. maka dari itu Islam menganjurkan kepada pemeluknya, kepada umatNya, kepada kaum muslimin supaya gemar Bersedekah dan menjadikannya ini sebagai salah satu syiar kaum muslimin. Yaitu mereka suka berbagi kepada sesama. Karena salah satu rukun Islam adalah membayar zakat yang bentuknya adalah mengeluarkan harta.

Ustadz Aslam mengajak kepada seluruh personel Polresta Samarinda dan Bhayangkari untuk membiasakan Sedekah dan Infaq.

” Dengan sedekah akan dilipat gandakan kekayaan kita oleh Allah SWT, maka bersegeralah untuk bersedekah,” ajak Ustadz Aslam Agussalam.

Senin, 10 Februari 2020

Tim Buru Sergap Polsek Samarinda Seberang Berhasil Ringkus 2 Bandar Narkoba dan 1 Kaki Tangannya




Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Suko Widodo, S.H., didampingi Wakapolsek Samarinda Seberang AKP Sutrisno,S.H., Kanit Reskrim Iptu Edi Susanto,S.H. dan Tim Buser merilis hasil pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika dengan jumlah barang bukti 675 butir pil ekstasi dan 241 gram bruto sabu kepada awak media di Polsek Samarinda Seberang.(9/2)

Keberhasilan ini berawal dari informasi masyarakat bahwa di Jl P. Bendahara Kel. Tenun Kec. Samarinda Seberang sering dijadikan tempat transaksi dan pesta narkoba. Berdasarkan informasi tersebut Tim Buser Polsek Samarinda Seberang melaksanakan penyelidikan kurang lebih 3 hari dan setelah informasi akurat pada pagi hari tadi (9/2) sekitar pukul 05.00 WITA tim melakukan penangkapan terhadap Sunardi di rumahnya.

Dari hasil penggeledahan, tim menemukan 1 buah tas di kamar Sunardi yang berisi 9 Piket Sabu seberat 141 Gram Bruto, 175 butir pil ekstasi dan 1 buah timbangan digital. Kemudian dari hasil keterangan Sunardi bahwa barang tersebut didapat dari Suardi warga Kel. Purwajaya Kec. Loa Janan Kab. Kukar, tim langsung meluncur ke TKP.


Setibanya di rumah Suardi tim menemukan barang bukti 1 buah tas yang berisikan 2 poket sabu seberat 100 gram bruto dan 500 butir pil ekstasi merk Post. Dirumah tersebut Tim juga mengamankan Saharudin yang merupakan kaki tangan dari Suardi. Saharudin berperan mengantarkan barang dari Suardi ke Sunardi.

Dari keseluruhan hasil penggeledahan ini, Polsek Samarinda Seberang menetapkan 3 orang tersangka dimana Suardi dan Sunardi adalah residivis.

" Sunardi dan Suardi alias Bandung ini lebih dikenal sebagai bandar " ucap Kapolsek.

Ketiga tersangka ini disangkakan melanggar pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman minimal 6 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.

Kapolsek Samarinda Seberang pada kesempatan ini juga menyampaikan akan menindaklanjuti sekecil apapun laporan dari Masyarakat.

" Tidak ada kata ampun, tidak ada kata toleransi apabila memang betul informasi tersebut akan kita sikat " tutup Kapolsek

Sabtu, 08 Februari 2020

Polsek Sungai Pinang Amankan Penjual Pil Ekstasi

Jum'at malam (7/2) sekitar pukul 23.00 WITA unit Reskrim dan Unit Intel Polsek Sungai Pinang menerima laporan dari warga akan adanya transaksi narkotika di  Gg Pulau Indah Jl D.I. Panjaitan Setelah menerima informasi tersebut unit Reskrim dan unit Intel bergerak ke Lokasi untuk memastikan informasi tersebut.


Sesampainya di lokasi personel mencurigai seorang pengendara sepeda motor yang keluar dari Gg. Pulau Indah. Setelah dilakukan penggeledahan badan personel menemukan lipatan uang sebesar Rp. 794.000,- yang didalamnya terdapat dapat 5 Butir Pil Ekstasi (Inex) merk Love warna merah muda yang dibungkus tisu. Barang bukti tersebut ditemukan di saku celana bagian depan sebelah kanan.

"Hasil pemeriksaan sementara, tersangka HG ini mengaku akan menjual barang bukti Inex ini kepada seseorang yang memesan melalui via telepon." ucap Kanit Reskrim Iptu Fahrudi.

Selanjutnya tersangka HG dan barang bukti berupa 5 butir pil Ekstasi, uang tunai Rp. 794.000,-, 1 unit sepeda motor, 1 buah kartu ATM dan 1 unit telepon genggam diamankan ke Polsek Sungai Pinang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

" Tersangka kita amankan ke Polsek Sungai Pinang karena telah melanggar pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, sementara untuk barang ini didapat dari mana dan siapa yang memesan masih kita lakukan pendalaman lebih lanjut." tutup Kanit Reskrim


Kamis, 06 Februari 2020

Tim Macan Borneo Polresta Samarinda Rilis Ungkap Kasus Pencurian Alat Berat


Polrestasamarinda - Tim Macan Borneo Unit Jatanras Sat Reskrim Polresta Samarinda merilis hasil ungkap kasus Pencurian Alat Berat kepada awak media di Mako Polresta Samarinda, Kamis (6/2).

Berawal pada hari hari Jumat tanggal 31 Januari sekira pukul 20.00 Wita di Cafe BSS Alaya. Sdr I dengan membawa sdr RT bertemu dengan Sdr H, sdr PS, sdr YY dan sdr RH membicara masalah ongkos pemotongan alat berat Exacavator dan saat itu disepakati ongkos pemotongan sebesar Rp. 20.000.000,00 dengan DP sebesar Rp. 5.000.000,00 yang dipergunakan untuk membeli liquid dalam tabung besar warna silver dan Gas Elpiji 15 Kg sebanyak 2 tabung, stang blander, mata blander, dan kebutuhan pada saat pemotongan. 


Kemudian, pada hari Minggu 2 Februari 2020 sekira Pukul 01.00 WITA Sdr H, Sdr PS dan Sdr RT bekerja memotong alat berat tersebut dan pada pukul 03.30 WITA Sdr I pulang sementara Sdr RT pulang setelahnya. Kemudian pada pukul 08.30 WITA sdr YY, sdr H, Sdr PS dan Sdr RT melanjutkan pekerjaan melakukan pemotongan alat berat itu dan pada pukul 12.00 WITA, beristirahat dan dilanjutkan kembali pada pukul 14.00 WITA sampai pukul 17.00 WITA.

Saat dihentikan warga dan menanyakan alat berat itu milik siapa dan siapa yang menyuruh maka tidak ada dokumen yang ditinggalkan sampai datang H. BUDI yang mengakui pemilik alatnya. Kemudian H. Budi melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Samarinda. 


"Selanjutnya Tim Macan Borneo Unit Jatanras Sat Reskrim Polresta Samarinda mengamankan ke 5 tersangka berinisial Y,  H,  PS, RT dan RS ke Mako Polresta Samarinda", Ucap Kasat Reskrim Kompol Damus Asa, S.H.,S.I.K.


Kemudian Barang Bukti yang berhasil yang diamankan 1 unit Blender Asetelin,2 buah tabung LPG berat 12 kg,1 Unit Genset, 1 biji Linggis,1 buah Palu,1 (satu) Unit Mobil Suzuki Carry dengan Nomor Polisi KT 8485 NH, Alat berat jenis Hydraulic Excavator Merk Dossan DX 700,1 unit Sepeda Motor Merk Yamaha Mio J Nomor Polisi KT 6897 SB Dan 1 unit Sepeda Motor Yamaha Alpa Nomor Polisi KT 2392 BDP.


Setelah kami lakukan pengembangan lebih lanjut terhadap kasus ini kami temukan tersangka baru berinisial A yang sudah kami amankan ke Mako Polresta Samarinda  dan tersangka I  yang masih berstatus DPO . 

"Jadi sampai saat ini pelaku yang kami amankan sebanyak 6 orang dan kami kenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun", Tutup Kasat Reskrim Polresta Samarinda.

Unit Jatanras Sat Reskrim Polresta Samarinda Berhasil Amankan Pelaku Kasus Pencurian Dengan Pemberatan



Selasa (04/02/2020). Unit Jatanras Sat Reskrim Polresta Samarinda berhasil mengamankan pelaku sebanyak 5(Lima) orang yang berinisial RT,YY,H,PS dan RH.Berawal pada hari hari Jumat tanggal 31 Januari sekira pukul 20.00 Wita di Cafe BSS Alaya. 

Sdr I dengan membawa sdr RT bertemu dengan Sdr H, sdr PS, sdr YY dan sdr RH membicara masalah ongkos pemotongan alat berat Exacavator dan saat itu disepakati ongkos pemotongan sebesar Rp. 20.000.000,00 dengan DP sebesar Rp. 5.000.000,00 yang dipergunakan untuk membeli liquid dalam tabung besar warna silver dan Gas Elpiji 15 Kg sebanyak 2 tabung, stang blander, mata blander, dan kebutuhan pada saat pemotongan. 

Kemudian, pada hari Minggu 2 Februari 2020 sekira Pukul 01.00 WITA Sdr H, Sdr PS dan Sdr RT bekerja memotong alat berat tersebut dan pada pukul 03.30 WITA Sdr I pulang sementara Sdr RT pulang setelahnya. Kemudian pada pukul 08.30 WITA sdr YY, sdr H, Sdr PS dan Sdr RT melanjutkan pekerjaan melakukan pemotongan alat berat itu dan pada pukul 12.00 WITA, beristirahat dan dilanjutkan kembali pada pukul 14.00 WITA sampai pukul 17.00 WITA.

Saat dihentikan warga dan menanyakan alat berat itu milik siapa dan siapa yang menyuruh maka tidak ada dokumen yang ditinggalkan sampai datang H. BUDI yang mengakui pemilik alatnya kemudian,Sdr Y, Sdr H, Sdr PS, Sdr RT dan Sdr RS dibawa ke Polresta Samarinda.

Kemudian Barang Bukti yang berhasil yang diamankan  1 unit Blender Asetelin,2 buah tabung LPG berat 12 kg,1 Unit Genset, 1 biji Linggis,1 buah Palu,1 (satu) Unit Mobil Suzuki Carry dengan Nomor Polisi KT 8485 NH, Alat berat jenis Hydraulic Excavator Merk Dossan DX 700,1 unit Sepeda Motor Merk Yamaha Mio J Nomor Polisi KT 6897 SB Dan 1 unit Sepeda Motor Yamaha Alpa Nomor Polisi KT 2392 BDP.

Untuk ke 5 tersangka dan barang bukti diamankan ke mako Polresta Samarinda untuk pengembangan lebih lanjut, Atas perbuatannya Kelima pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian.

Jelang Kenaikan Pangkat, Personel Polresta Samarinda Ujian Bela Diri


Polrestasamarinda - Ujian beladiri Polri merupakan salah satu syarat mutlak yang harus dilalui untuk mendapatkan kenaikan pangkat bagi semua anggota Polri. Bela Diri Polri ini harus dikuasai oleh setiap anggota Polri dalam menunjang tugasnya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Sebanyak 76 Personel Polresta Samarinda mengikuti Ujian Beladiri Persyaratan Kenaikan Pangkat TMT 1 JUli 2020 di lapangan apel mako Polresta Samarinda, Kamis (6/2).

Berseragam putih baju beladiri, para bhayangkara negara ini tengah mengikuti Apel sebelum pelaksanaan Ujian Beladiri Persyaratan Kenaikan Pangkat dilaksanakan.



Dalam apel tersebut Kabag Sumda Polresta Samarinda Kompol Fatich Nurhadi, S.H., M.H. menyampaikan Manfaat dan kegunaan bela diri sangat banyak, salah satunya adalah untuk melatih jiwa disiplin, menjaga kesehatan dan metabolisme bagi tubuh.

Karena bela diri sama dengan olahraga pada umumnya, namun bela diri digunakan untuk benteng pertahanan diri dari pelaku kejahatan maupun tindak kriminal.

"Kenaikan Pangkat merupakan reword dari institusi bagi anggota polri yang memenuhi persyaratan, untuk itu salah satu syaratnya harus memiliki kemampuan bela diri," Ucap Kabag Sumda.

"Rekan-rekan sekalian sudah dinyatakan memenuhi syarat administrasi, sekarang kemampuan bela diri rekan-rekan akan dinilai oleh tim penguji, saya berharap semuanya bisa lulus" Tutupnya.


Rabu, 05 Februari 2020

30 MURID TK KEMALA BHAYANGKARI 2 SAMARINDA BERKUNJUNG KE ISTANA BUNGA JEMBAYAN KUKAR





 SAMARINDA-Untuk lebih mengenal anak usia dini terhadap lingkungan,Sekolah TK Kemala Bhayangkari  2 (Dua) Samarinda melaksanakan kunjungan ke Istana Bunga Jembayen,Kutai kartanegara.Kegiatan ini merupakan salah satu  program TK Kemala Bhayangkari 2 (Dua) untuk mengenalkan jenis-jenis bunga.




  Kegiatan kunjungan Sekolah TK Kemala Bhayangkari 2 (Dua) ini didampingi langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Kota Samarinda Ny.Sari  Arif Budima beserta seluruh  Pengurus TK Kemala Bhayangkari 2 Samarinda.Jumlah murid yang ikut dalam rombongan kunjungan sebanyak 30 orang.
















Polri Jaga Silaturahmi & Komunikasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama


Rabu (5/20) Jajaran Kapolda Kaltim dipimpin Irjen Pol Drs. Muktiono, SH, MH, jajaran PJU Polda Kaltim , jajaran Kapolresta Samarinda dibawah koordinasi Kombes Pol Arif Budiman, SIK, M.Si bersilaturahim dengan FKUB Provinsi Kaltim yang diketuai Drs. H. Asmuni Ali dengan melaksanakan pertemuan di Kanwil Kemenag Prov Kaltim Jl. Basuki Rahmat II Samarinda.
Pertemuan ini  bertujuan untuk bersama-sama sepakat mengawal kondusifitas Pilkada serentak di Kaltim September mendatang. 
"Mengawal langkah untuk bersama menjaga Kaltim menciptakan suasana kondusif jelang Pilkada, pengurus FKUB Prov. Kaltim tetap membuka jalur komunikasi aktif dengan jajaran kepolisian," ucap Ketua FKUB Provinsi Kaltim, Drs. H. Asmuni Ali.
Dari pertemuan ini diharapkan kerjasama dengan Kepolisian untuk bersama menjaga Kaltim menciptakan suasana kondusif, Dengan begitu, peran para Ketua Lintas Agama dalam memberikan masukan dan kontribusi yang positif  pada pihak Kepolisian khususnya Polda Kaltim untuk menyelesaikan permasalahan yg muncul ditengah masyarakat, bisa lebih terbentuk dan efektif.
“Selain tentu saja menjaga toleransi antar umat beragama dengan saling menghargai agama satu dengan yang lainnya,” katanya.
Meresponsnya, Kepolisian memberi apresiasi pada FKUB Prov. Kaltim yang selama ini telah menjaga dan memelihara kerukunan antar umat beragama di Kaltim dalam momen besar apapun.
“Jelang Pilkada, Kepolisian sangat mengharapkan peran serta bukan hanya FKUB Prov. Kaltim saja tetapi seluruh stake holder untuk membantu memberikan rasa aman kepada masyarakat, untuk menghindari celah terpecah-belahnya warga dikarenakan pilihan politik yang berbeda ” ucap Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman.
"Tentu saja kita memohon doa dari semuanya agar Polri dapat mengamankan proses Pilkada serentak dari awal hingga akhir nanti, dengan lancar dan aman,” tutupnya.

Polsek Samarinda Seberang Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Dengan Kekerasan


Rabu (05/02/2020) Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Suko Widodo, S.H., merilis hasil ungkap kasus pencurian dengan kekerasan kepada awak media di Mako Polsek Samarinda Seberang.

Polsek Samarinda Seberang pada hari Minggu, 2 Februari 2020 menerima laporan akan adanya pencurian dengan kekerasan di rumah korban Syahidah Jl Daeng Mangkona Kel. Baqa Kec. Samarinda Seberang. Awalnya Pelaku masuk kedalam rumah korban sekitar pukul 04.30 WITA kemudian mengambil barang korban berupa 1 unit telepon genggam merk Samsung. Kemudian tak lama berselang aksi pelaku diketahui oleh korban, pelaku yang berusaha melarikan diri melakukan pemukulan dan mengenai bibir korban. 



Berdasarkan laporan tersebut unit Reskrim Polsek Samarinda Seberang melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka MY serta barang bukti 1 unit telepon genggam merk Samsung. Selanjutnya tersangka dan barang bukti saat diamankan di Polsek untuk proses pemeriksaan lebih lanjut sementara korban dibuatkan Visum di Rumah Sakit sebagai barang bukti.

Tersangka MY melanggar pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan diancam hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Selasa, 04 Februari 2020

Kepedulian Kapolresta Samarinda Jenguk Anggota yang sedang sakit


Samarinda- Ditengah kesibukannya,Kapolresta Samarinda Kombes Pol.Arif Budiman,S.I.K.,M.Si.,di dampingi Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Kota Samarinda Dan PJU Polresta Samarinda Menjenguk anggota Polsek Samarinda Kota yang sedang  sakitd Jln.PM Noor Kota Samarinda,Selasa(04/02/2020).

"Hal ini merupakan bentuk kepedulian Pimpinan terhadap anggota yang sakit,untuk memberikan motivasi agar lekas sembuh dari sakitnya,"Ungkap Kapolresta.



Dengan adanya dukungan moril dari Kapolresta kepada personel yang sakit tersebut merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam hubungan kekeluargaan.

“Kami semua mendoakan agar Bapak Aiptu H.Muhtar  yang sakit segera sembuh dan dapat beraktfitas seperti sedia kala.” Tutupnya.

Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota Berhasil Amankan Pelaku Curanmor


Bermula pada hari minggu tanggal 26 Januari 2020, sekira pukul 21.00 WITA Pelapor mengetahui bahwa sepeda motornya yang ditinggal parkir di jalan Milono Gg. 1a Kel. Bugis Kota Samarinda sudah tidak berada ditempatnya, selanjutnya Pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Samarinda Kota.

Kemarin sekitar pukul 21.00 WITA (3/2) Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota berhasil meringkus pelaku curanmor dengan 2 orang tersangka berinisial RR & HG di Jl. Sultan Alimuddin. 

Setelah dilakukan pengembangan, tersangka HG mengakui pernah melakukan curanmor juga di daerah sambutan dan jalan sultan alimudin kecamatan samarinda kota. Barang bukti yang berhasil diamankan 1 unit sepeda motor Suzuki type FU-150, 1 unit motor matic Honda vario, dan 1 unit motor matic Scoopy.



Selanjutnya kedua tersangka dan barang bukti diamankan ke Polsek Samarinda Kota dengan sangkaan melanggar Pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara.

Pembinaan Rohani & Mental Untuk Membentuk Karakter Personel



Selasa (04/02/2020) Kegiatan Pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) Personel Polresta Samarinda yang beragama Hindu sebagai wadah untuk membentuk karakter Anggota Polri menjadi lebih Berkarakter dan Humanis dalam menjalankan tugasnya sehari-hari.

Bertempat di Ruang Rapat Kapolresta Samarinda, Binrohtal kali ini sebagai Pendarma wacana adalah  Aiptu i wayan seden dengan membawakan tema " Tanpa kerja orang tak akan mencapai kebebasan".





Pada kesempatan Binrohtal ini Aiptu i wayan seden mengajak anggota polri di polresta samarinda dan jajaran khususnya yg beragama Hindu untuk melaksanakan tugas dengan baik, jujur dan iklas. 

Pesan  Aiptu i wayan seden kepada personel yang beragama Hindu pada binrohtal kali ini :
“Bekerjalah untuk kebaikan, lakukan setiap pekerjaan sebagai persembahan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Jangan bekerja untuk orang lain, karena itu pasti berujung pamrih. Yakinilah bahwa bekerja itu adalah yadnya dan tak ada yadnya yang sia-sia”. 

BINROHTAL, TINGKATKAN KARAKTER ANGGOTA POLRI MENJADI INSAN YANG TERUS BERJUANG


(04/02/2020) Melaksanakan kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) rutin setiap hari selasa pagi  Pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) sebagai wadah untuk membentuk karakter Anggota Polri menjadi menjadi insan yang terus berjuang dalam kesehariannya , sehingga bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dalam menjalankan tugas sehari-hari..




Binrohtal pada pagi ini dipimpin Pdt. Marson Apui, S.Th.,  ibadah bersama personel yang beragama Nasrani ini dilakukan  di Ruang Vicon Polresta Samarinda ini bertemakan (Filipi 1 : 27 - 30)  "Nasihat supaya tetap berjuang".
 
'Hanya, hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus, supaya apabila aku datang aku melihat dan apabila aku tidak datang aku mendengar, bahwa kamu teguh berdiri teguh berdiri dalam satu roh dan sehati sejiwa berjuang untuk iman yang timbul dari Berita Injil..


Binrohtal ini bertujuan positif bagi Anggota Polri untuk memberikan siraman rohani dan moral setiap Anggota agar menjadi lebih baik serta menjadi alat kontrol diri, ini merupakan upaya dalam meningkatkan kwalitas diri dalam setiap anggota Personel Polresta Samarinda .

BINROHTAL PERSONEL POLRESTA SAMARINDA DENGAN TEMA MENJADI ORANG SHOLEH


(04/02/2020) Kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) rutin setiap hari Selasa  pagi ini dilakukan untuk meningkatkan iman dan taqwa seluruh personel yang beragama islam di polresta samarinda.

Pada Kesempatan Binrohtal Kali ini dengan penceramah Ustad Bachtiar dengan tema ceramah yang dibawakan adalah “ MENJADI ORANG YANG SHOLEH”.


Dalam tausyiahnya Ustad Bachtiar mengajak seluruh Personel Polresta Samarinda  berlomba-lomba mencari ridho Allah SWT dan terus berusaha berbuat amal kebajikan kepada sesama makhluk ciptaan Allah Subhanahu Wa Ta'ala

Dengan harapan sikap mental personel Polri khususnya Polresta Samarinda yang baik akan menciptakan hasil pelaksanaan tugas yang baik dan bijaksana serta dapat dipertanggung-jawabkan, sehingga citra Polri akan semakin baik dimata masyarakat di masa yang akan datang.

Senin, 03 Februari 2020

Kasat Resnarkoba Rilis Hasil Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jenis Shabu seberat 14,59 gram




Kasat Resnarkoba Polresta Samarinda Kompol R. Sigit Satrio Utomo, S.E., merilis hasil ungkap kasus penyalahgunaan narkotika dengan barang bukti 4 bungkus narkotika jenis Shabu seberat 14,59 Gram Brutto, kepada awak media di Mako Polresta Samarinda.

Pada hari Sabtu tanggal 1 Februari 2020 sekitar pukul 20.30 WITA Sat Resnarkoba Polresta Samarinda menerima laporan dari masyarakat bahwa di Jl. Kahoi, Kec. Sungai Kunjang kota Samarinda dicurigai sering terjadi transaksi narkotika, kemudian kami menuju tempat tersebut dan melakukan penyelidikan.



Seorang laki-laki yang mencurigakan keluar dari sebuah kos-kosan dengan mengendarai motor kemudian kami melakukan penangkapan & penggeledahan ditemukan 1 buah tas yang berisi dompet didalamnya terdapat 4 bungkus Narkotika Jenis Shabu seberat 14,59 gram brutto, atas kejadian tersebut tersangka yang berinisial AG dan barang bukti kami amankan di Mako Polresta Samarinda untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

"Tersangka berinisial AG ini kami kenakan Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) Tentang Narkotika", tutup Kasat Resnarkoba.

Kasat Resnarkoba Rilis Hasil Ungkap Kasus 2 Kg Ganja





Kasat Resnarkoba Polresta Samarinda Kompol R. Sigit Satrio Utomo, S.E., merilis hasil ungkap kasus penyalahgunaan narkotika dengan barang bukti sekitar 2 Kg Ganja kepada awak media di Mako Polresta Samarinda.

Pada hari Sabtu sekitar pukul 17.00 WITA Sat Reskrim dan Sat Resnarkoba bersama sama berhasil mengamankan 2 kg Ganja di sebuah kamar kos Perumahan Sempaja Mas. Berawal dari Sat Reskrim yang menerima laporan masyarakat akan adanya transaksi online satwa yang dilindungi. Tim langsung bergerak cepat untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Tim kemudian mendatangi sebuah kos - kosan di Perumahan Sempaja Mas dan melakukan penggeledahan kamar kos.

Dengan didampingi ketua RT setempat, tim menemukan sebuah paket di kamar sdri. IA yang diduga berisi satwa yang dilindungi. Namun setelah dibuka ternyata paket tersebut berisikan ganja seberat 2 Kilogram, menurut keterangan IA barang tersebut di kirim oleh seseorang yang mengatasnamakan sebuah toko mainan di Medan, Sumatera Utara.



Tersangka inisial IA yang berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kota Samarinda ini mengaku pengiriman paket ini sudah berlangsung 2 kali. Untuk pengiriman yang kedua ini, tersangka IA menerima langsung paket tersebut dengan modus pengiriman barang mainan melalui salah satu jasa pengiriman barang.

" Kami mengamankan 2 orang namun 1 orang berstatus saksi yaitu LZ, sementara untuk pengirim barang dan bagaimana barang ini bisa lolos sampai kesini masih kita lakukan penyelidikan lebih lanjut", tutup Kasat Resnarkoba

Polresta Samarinda Terus Kembangkan Kasus Meninggalnya Balita Yusuf

Samarinda - Polresta Samarinda bersama Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Samarinda (P2TP2A) menggelar Konfere...