Kamis, 30 Januari 2020

Polresta Samarinda Optimalkan Peran Serta Masyarakat Dalam Harkamtibmas di Kota Samarinda


Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman S.I.K M.Si dan Wakapolresta Samarinda AKBP Dedi Agustono S.I.K., M.H. memimpin Focus Group Discussion bersama dengan jajaran Bhabinkamtibmas, Babinsa, Dishub, Satpol PP, Mitra Kamtibmas, FKPM dan Relawan bertempat di Aula Polresta Samarinda dengan tema " Optimalisasi Peran Serta Masyarakat Dalam Harkamtibmas Di Kota Samarinda".

Pada kesempatan ini Kapolresta Samarinda menyampaikan beberapa kasus menonjol yang terjadi di Kota Samarinda diantaranya yaitu kasus penyalahgunaan narkoba. Baru 1 minggu Kapolresta Samarinda berdinas, anggotanya sudah mengamankan 1 Kg Sabu dan 560 Pil Ekstasi, kemudian tidak lama berselang bersama dengan anggota Polda Kaltim berhasil mengamankan narkoba 10 Kg Sabu dan 3,7 Kg sabu yang tersangkanya di tembak mati.

" Saya minta kepada bapak ibu untuk lebih waspada terhadap peredaran narkoba, bisa kita bekerja sama maupun bertukar informasi, saya pesan bapak ibu juga dapat mengedukasi para generasi penerus bangsa akan bahayanya efek dari Narkoba", pesan Kapolresta Samarinda

Beberapa waktu di Kota Samarinda juga ada kasus - kasus yang beredar luas di Masyarakat seperti Kasus hilangnya Balita Yusuf, Pembunuhan dibawah Fly Over Jembatan Mahakam, pemalakan di Jl Jelawat maupun pungutan liar di SPBU Jl Urip Sumoharjo. Kasus - kasus ini sudah dalam penanganan Polresta Samarinda dan juga sudah ada orang - orang yang diamankan.

Dalam hal kasus premanisme seperti yang terjadi di Jl Jelawat dan Jl Urip Sumoharjo, Kapolresta Samarinda menekankan tidak akan mentolerir aksi - aksi premanisme yang terjadi di Kota Samarinda. " Kepada Bapak Ibu apabila memiliki informasi yang akurat terkait kasus premanisme di Kota Samarinda agar bisa melaporkannya kepada kami, jangan takut untuk melaporkannya" ucap Kapolresta.

Polresta Samarinda dalam menjaga dan memelihara Kamtibmas juga sudah berkoordinasi dengan Walikota Samarinda agar dapat memperbanyak CCTV dan mengusulkan kepada masyarakat yang hendak mengajukan IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) harus dilengkapi CCTV. CCTV ini sangat membantu tugas kepolisian untuk mengungkap kasus - kasus kriminal yang terjadi di Kota Samarinda.

Rasa aman adalah kebutuhan hakiki semua orang karena dengan rasa aman masyarakat dapat melaksanakan aktivitas kesehariannya tanpa rasa khawatir. Dalam memberikan rasa aman ini Polri berperan menegakkan hukum, memelihara Kamtibmas, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat.

Polri dalam memelihara Kamtibmas ini juga memerlukan kerjasama dengan Instansi terkait dan seluruh komponen masyarakat. Seperti contoh FKPM, Mitra Kamtibmas dan relawan - relawan Kota Samarinda yang selalu sigap apabila terjadi sesuatu masalah seperti banjir, kebakaran, lakalantas maupun gangguan Kamtibmas lainnya.Para peserta dari kalangan Masyarakat menyatakan siap membantu sesuai dengan kemampunnya terhadap TNI - Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban Masyarakat Kota Samarinda.

" Mari kita bangun kerjasama yang baik untuk memelihara Kamtibmas Kota Penyangga Ibu Kota Negara Indonesia ini" tutup Kapolresta Samarinda.

Tidak ada komentar:

Satlantas Samarinda mengudara di radio kumala

  Polresta Samarinda kembali mengudara di  Radio Kumala Samarinda, melalui Sat Lantas dengan program siaran Dialog Interaktif yang mengangka...