Senin, 14 Januari 2019

Polresta Samarinda Ungkap Kasus Prostitusi Online

Sat Reskrim Polresta Samarinda Ungkap Kasus Prostitusi Online pada Jum'at dini hari (11/1)

Dipimpin Kasubnit 1 Unit Eksus Ipda Reno Chandra Wibowo S.Tr.k, personel melaksanakan penyelidikan berdasarkan laporan masyarakat terkait dugaan adanya transaksi perdagangan orang melalui media Whatsapp. Dari hasil penyelidikan, personel mendapat informasi bahwa seorang wanita GD benar menawarkan 2 orang wanita untuk prostitusi dengan tarif 1 wanita sebesar Rp 1.000.000,-.
.
Saudari GD pun sepakat dengan pelanggan kemudian mengantarkan RD dan GA ke pelanggan yang telah menunggu di 2 hotel berbeda di Kota Samarinda. GD terlebih dahulu mengantarkan RD ke kamar hotel, setelah RD masuk ke kamar GD pun menunggu di parkiran. Selang beberapa waktu personel Sat Reskrim melakukan penggerebekan terhadap kamar yang di masuki RD tadi dan juga langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka mucikari GD.

Selanjutnya personel melakukan pengembangan dan mengamankan GA yang telah berada didalam kamar hotel lainnya untuk diperiksa di Polresta Samarinda. Dari hasil penggerebekan personel mengamankan uang tunai Rp 2.000.000 , 1 unit handphone dan bukti percakapan antara GD dengan pelanggan.

Dari hasil pendalaman GD mengaku telah melakukan perbuatannya sejak tahun 2017 dan menerima uang dari 1 temannya berkisar Rp 150.000 - Rp 200.000 atau ditraktir makan. Saat ini GD telah ditetapkan menjadi tersangka dan disangkakan melanggar pasal 2 UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang dan atau pasal 296 KUHP.

Tidak ada komentar:

Polresta Samarinda berhasil ungkap laporan palsu pencurian modus pecah kaca dengan kerugian senilai 800 Juta.

Polresta Samarinda berhasil ungkap laporan palsu pencurian modus pecah kaca dengan kerugian senilai 800 Juta. Polresta Samarinda pada h...