Kamis, 12 Juni 2014

PELEPASAN MURID TK KEMALA BHAYANGKARI 02 LOA JANAN


Samarinda, Kamis tanggal 12 Juni 2014 pukul 09.00 wita bertempat di aula Asrama Polisi Loa Janan Samarinda, berlangsungnya acara Pelepasan Murid TK Kemala Bhayangkari 02 Loa Janan Tahun Ajaran 2013 – 2014 angkatan ke 7 yang diresmikan langsung oleh Kapolresta Samarinda Kombes Pol Drs. A. Wisnu Sutirta serta pemberian bingkisan. Adapun jumlah murid  TK Kemala Bhayangkari 02 sebanyak 31 orang dan guru 4 orang, demikian situasi terkendali.

Jumat, 06 Juni 2014

PENGECEKAN SENJATA API POLSEK KAWASAN PELABUHAN


Polsek Kawasan Pelabuhan melakukan pengecekan rutin, senjata api (senpi) inventaris yang ada pada personel,  Kapolsek Kawasan Pelabuhan Kompol Suko Widodo, SH menjelaskan, pengecekan senpi merupakan kegiatan rutin yang dilakukan pejabat polsek dan Unit Provost dan dilakukan secara berkala. Pengecekan meliputi kelengkapan administrasi dan surat menyurat, yang meliputi izin memegang senpi dan persyaratan tertulis lainnya. Surat menyurat berkenaan izin memegang senpi dicek. Karena ada masa berlaku memegang senpi. Kalau sudah habis masa berlaku, wajib diurus dan tentunya harus sesuai dengan prosedur. Sementara pengecekan kelayakan maupun kebersihan senpi dilakukan, untuk memastikan jika senpi selalu siap digunakan. Selama ini senpi lebih dikenal sebagai “Istri kedua” yang harus selalu terawat dan siap pakai. Untuk itulah mesti terawat dan siap pakai untuk keperluan tugas.

Rabu, 04 Juni 2014

BANGUNAN RUKO TIGA TINGKAT ROBOH


Samarinda, Selasa tanggal 03 Juni 2014 pukul 06.15 wita  Telah terjadi peristiwa bangunan roboh/runtuh berupa ruko tiga lantai terbagi 17 pitntu milik Sdr. Yuliansyah Gojali alias Liang Yun (PT. Firma Abadi) yang sedang dalam proses pembangunan adapun lokasi pembangunan berada diperum Komp Ruko Cendrawasih Permai Jl. Ahmad Yani Samarinda. Ruko yang roboh/runtuh tersebut sedang dalam proses pengerjaan yang dikerjakan oleh PT. Firma Abadi dengan pengawas bangunan yang ditunjuk adalah Sdr. Nanang dengan mandor Sdr. Siswanto yang memperkerjakan karyawan sebanyak 136 orang, terdiri dari 84 orang berasal dari daerah Jawa dan sisannya pekerja lokal tinggal dirumah masing-masing sedangkan untuk pekerja asal dari jawa tinggal dilokasi bangunan, adapun bangunan ruko tersebut terdiri dari 2 bangunan utama yang tiap bangunannya terdiri dari 17 pintu dengan luas ukuran 25 m X 103 m. Saksi yang menyaksikan awal mula robohnya bangunan ruko tersebut diantaranya Siswanto 44 Th, Wahyu Ridwantono 54 Th dan Supardi 40 Th, menurut keterangan saksi bahwa sekitar pukul 05.00 wita sebagian buruh selesai melakukan kegiatan pengecoran di lantai tiga dan sekitar pukul 06.15 wita tiba-tiba bangunan ruko roboh dan menimpa para buruh yang masih beraktivitas dan sebagian istirahat disekitar bangunan ruko tersebut. Pada pukul 07.00 wita team evakuasi yang terdiri dari Personil Polri Polresta Samarinda 130 personil, Brimob satu kompi, TNI, BNPB, PMI, Sat Pol PP, Bina Marga, Pemadam Kebakaran, Para Relawan dan masyarakat setempat melakukan Evakuasi karyawan yang selamat dari reruntuhan bangunan sebanyak 68 orang yang ditampung di Posko seluruhnya berasal dari jawa, evakuasi dilanjutkan dengan menyelamatkan karyawan yang tertimpa reruntuhan bangunan dengan menggunakan alat berat sebanyak 4 unit eskavator. Dari 16 orang yang diperkirakan tertimbun di dalam reruntuhan bangunan telah berhasil dievakuasi sebanyak 9 orang dengan rincian korban meninggal dunia  5 orang antara lain Kasiran 42 Th, Khadori 25 Th, Abdul Makrub 27 Th, Surani 29 Th, Jarwo 32 Th. Korban yang masih Hidup 4 orang antara lain Paiman, Suroto 47 Th, Suyaji, Dwiyanur Hartono 20 Th dan Korban yang belum di temukan 7 orang antara lain Toni, Peron Pamudi, Toyo, Rudi Surianto, Jono, Sugiyanto dan Jarno. Sementara hingga pukul 08.00 Wita evakuasi hingga saat ini masih berlangsung.

Polresta Samarinda berhasil ungkap laporan palsu pencurian modus pecah kaca dengan kerugian senilai 800 Juta.

Polresta Samarinda berhasil ungkap laporan palsu pencurian modus pecah kaca dengan kerugian senilai 800 Juta. Polresta Samarinda pada h...